<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Tengah Covid-19, Menteri Teten Sebut Penjualan Online Solusi bagi UMKM</title><description>Teten Masduki mengatakan pola konsumsi masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 mengalami perubahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/28/320/2206245/di-tengah-covid-19-menteri-teten-sebut-penjualan-online-solusi-bagi-umkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/28/320/2206245/di-tengah-covid-19-menteri-teten-sebut-penjualan-online-solusi-bagi-umkm"/><item><title>Di Tengah Covid-19, Menteri Teten Sebut Penjualan Online Solusi bagi UMKM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/28/320/2206245/di-tengah-covid-19-menteri-teten-sebut-penjualan-online-solusi-bagi-umkm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/28/320/2206245/di-tengah-covid-19-menteri-teten-sebut-penjualan-online-solusi-bagi-umkm</guid><pubDate>Selasa 28 April 2020 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/28/320/2206245/di-tengah-covid-19-menteri-teten-sebut-penjualan-online-solusi-bagi-umkm-VZU2b92ZKR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belanja Online (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/28/320/2206245/di-tengah-covid-19-menteri-teten-sebut-penjualan-online-solusi-bagi-umkm-VZU2b92ZKR.jpg</image><title>Belanja Online (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pola konsumsi masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 mengalami perubahan. Di mana dari belanja secara offline kini bergeser menjadi online.
Menurut dia, dengan pergeseran pola konsumsi tersebut menjadi peluang baru bagi UMKM untuk menjual produknya melalui e-commerce atau online. Apalagi UMKM menjadi salah satu sektor yang berdampak besar akibat virus tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menkop Prediksi Stay at Home Economy Jadi Tren di Masa Depan
&quot;Jadi, penjualan secara online sebuah solusi bagi UMKM yang masih bisa menjalankan usahanya untuk tetap dapat memasarkan produknya sesuai dengan protokol pencegahan virus corona,&quot; ujar dia pada telekonferensi di BNPB, Selasa (28/4/2020).
Kemudian, lanjut dia, berdasarkan hasil riset menunjukkan produk makanan jadi, herbal, buah-buahan, hingga sayur-sayuran berpotensi dan memungkinkan untuk laku dijual di tengah pandemi corona. Pasalnya selain praktis, mudah diolah, produk-produk tersebut juga tahan lama.
&quot;Permintaan terhadap produk yang siap olah praktis sekarang banyak di produk UMKM memproduksi makanan kaleng yang tinggal di panaskan,&quot; ungkap dia.
Dia menambahkan, dari data yang diperoleh tren peningkatan transaksi produk selama Covid-19 ini di berapa platform online terus mengalami peningkatan.
&quot;Seperti produk outdoor dan indoor seperti game dan perlengkapan olahraga naik 70%, produk kesehatan masker, hand sanitizer, termometer juga mengalami peningkatan sebesar 90%,&quot; jelas dia.Lalu, tutur dia, produk makanan dan minuman herbal atau instan naik  200% dan produk bahan pokok yang naik juga hingga 350% yang bersumber  dari Bukalapak.
Tak hanya itu jumlah pembuatan akun baru untuk penjualan masker dan  vitamin juga meningkat hingga 250%. Dengan demikian data ini menunjukkan  efektivitas e-commerce atau penjualan di market online dalam masa  pandemi saat ini cukup efektif.
&quot;Saya mengajak seluruh pelaku koperasi dan UMKM memanfaatkan momentum  Covid-19 sebagai bagian untuk belajar lebih aktif memanfaatkan  teknologi digital mengatasi permasalahan salah satunya yaitu pemasaran,&quot;  tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pola konsumsi masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 mengalami perubahan. Di mana dari belanja secara offline kini bergeser menjadi online.
Menurut dia, dengan pergeseran pola konsumsi tersebut menjadi peluang baru bagi UMKM untuk menjual produknya melalui e-commerce atau online. Apalagi UMKM menjadi salah satu sektor yang berdampak besar akibat virus tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menkop Prediksi Stay at Home Economy Jadi Tren di Masa Depan
&quot;Jadi, penjualan secara online sebuah solusi bagi UMKM yang masih bisa menjalankan usahanya untuk tetap dapat memasarkan produknya sesuai dengan protokol pencegahan virus corona,&quot; ujar dia pada telekonferensi di BNPB, Selasa (28/4/2020).
Kemudian, lanjut dia, berdasarkan hasil riset menunjukkan produk makanan jadi, herbal, buah-buahan, hingga sayur-sayuran berpotensi dan memungkinkan untuk laku dijual di tengah pandemi corona. Pasalnya selain praktis, mudah diolah, produk-produk tersebut juga tahan lama.
&quot;Permintaan terhadap produk yang siap olah praktis sekarang banyak di produk UMKM memproduksi makanan kaleng yang tinggal di panaskan,&quot; ungkap dia.
Dia menambahkan, dari data yang diperoleh tren peningkatan transaksi produk selama Covid-19 ini di berapa platform online terus mengalami peningkatan.
&quot;Seperti produk outdoor dan indoor seperti game dan perlengkapan olahraga naik 70%, produk kesehatan masker, hand sanitizer, termometer juga mengalami peningkatan sebesar 90%,&quot; jelas dia.Lalu, tutur dia, produk makanan dan minuman herbal atau instan naik  200% dan produk bahan pokok yang naik juga hingga 350% yang bersumber  dari Bukalapak.
Tak hanya itu jumlah pembuatan akun baru untuk penjualan masker dan  vitamin juga meningkat hingga 250%. Dengan demikian data ini menunjukkan  efektivitas e-commerce atau penjualan di market online dalam masa  pandemi saat ini cukup efektif.
&quot;Saya mengajak seluruh pelaku koperasi dan UMKM memanfaatkan momentum  Covid-19 sebagai bagian untuk belajar lebih aktif memanfaatkan  teknologi digital mengatasi permasalahan salah satunya yaitu pemasaran,&quot;  tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
