<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Melihat Likuiditas Bank BUMN di Tengah Gempuran Covid-19, Aman?</title><description>Komisi VI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual bersama bank-bank BUMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/30/320/2207212/melihat-likuiditas-bank-bumn-di-tengah-gempuran-covid-19-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/30/320/2207212/melihat-likuiditas-bank-bumn-di-tengah-gempuran-covid-19-aman"/><item><title>   Melihat Likuiditas Bank BUMN di Tengah Gempuran Covid-19, Aman?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/30/320/2207212/melihat-likuiditas-bank-bumn-di-tengah-gempuran-covid-19-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/30/320/2207212/melihat-likuiditas-bank-bumn-di-tengah-gempuran-covid-19-aman</guid><pubDate>Kamis 30 April 2020 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/30/320/2207212/melihat-likuiditas-bank-bumn-di-tengah-gempuran-covid-19-aman-MljgR0XCYM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/30/320/2207212/melihat-likuiditas-bank-bumn-di-tengah-gempuran-covid-19-aman-MljgR0XCYM.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - Komisi VI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual bersama bank-bank BUMN di antaranya BNI, BTN, BRI dan Bank Mandiri. Rapat kali ini membahas terkait dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Sunarso menyebut di tengah pandemi Covid-19 ini, kinerja keuangan bank BUMN masih tumbuh positif dari segi likuiditas maupun pertumbuhan kredit hingga Maret 2020.

&quot;Likuiditas kami (Himbara), masih tercukupi di antaranya berdasarkan LDR (loan to deposit ratio) BRI pada level 90,39%, Bank Mandiri 94,91%, BNI 92,3% dan BTN 114,2%. Jadi sampai dengan Maret likuiditas bank Himbara masih baik,&quot; ujar dia pada telekonferensi, Kamis (30/4/2020).

Dia menjelaskan, untuk pertumbuhan aset secara keseluruhan bank BUMN masih tumbuh 7,09% dengan nilai Rp3.530 triliun. Seperti BRI tumbuh 5,82%, Bank Mandiri 9,15%, BNI 7,9% dan BTN hanya tumbuh 2,27%.

&quot;Sementara dari sisi pertumbuhan kredit secara keseluruhan masih mampu tumbuh 11,03% diantaranya BRI tumbuh 9,38%, Bank Mandiri 14,84%, BNI 11,2%, BTN sebesar 4,59%,&quot; tandas dia.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keungan (OJK), mencatat likuiditas dan permodalan industri perbankan secara keseluruhan hingga Maret 2020 berada pada level yang memadai. Rasio alat likuid/non-core deposit terpantau di level 112,90%, di atas threshold 50%.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/04/24/63335/323249_medium.jpg&quot; alt=&quot; Rupiah Melemah Pagi Ini ke Rp15.525/USD &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>
JAKARTA - Komisi VI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual bersama bank-bank BUMN di antaranya BNI, BTN, BRI dan Bank Mandiri. Rapat kali ini membahas terkait dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Sunarso menyebut di tengah pandemi Covid-19 ini, kinerja keuangan bank BUMN masih tumbuh positif dari segi likuiditas maupun pertumbuhan kredit hingga Maret 2020.

&quot;Likuiditas kami (Himbara), masih tercukupi di antaranya berdasarkan LDR (loan to deposit ratio) BRI pada level 90,39%, Bank Mandiri 94,91%, BNI 92,3% dan BTN 114,2%. Jadi sampai dengan Maret likuiditas bank Himbara masih baik,&quot; ujar dia pada telekonferensi, Kamis (30/4/2020).

Dia menjelaskan, untuk pertumbuhan aset secara keseluruhan bank BUMN masih tumbuh 7,09% dengan nilai Rp3.530 triliun. Seperti BRI tumbuh 5,82%, Bank Mandiri 9,15%, BNI 7,9% dan BTN hanya tumbuh 2,27%.

&quot;Sementara dari sisi pertumbuhan kredit secara keseluruhan masih mampu tumbuh 11,03% diantaranya BRI tumbuh 9,38%, Bank Mandiri 14,84%, BNI 11,2%, BTN sebesar 4,59%,&quot; tandas dia.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keungan (OJK), mencatat likuiditas dan permodalan industri perbankan secara keseluruhan hingga Maret 2020 berada pada level yang memadai. Rasio alat likuid/non-core deposit terpantau di level 112,90%, di atas threshold 50%.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/04/24/63335/323249_medium.jpg&quot; alt=&quot; Rupiah Melemah Pagi Ini ke Rp15.525/USD &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
