<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sampoerna Tutup Pabrik di Jatim Imbas 2 Pekerja Meninggal karena Covid-19</title><description>Pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) terpapar virus Corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/01/320/2207742/sampoerna-tutup-pabrik-di-jatim-imbas-2-pekerja-meninggal-karena-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/01/320/2207742/sampoerna-tutup-pabrik-di-jatim-imbas-2-pekerja-meninggal-karena-covid-19"/><item><title>Sampoerna Tutup Pabrik di Jatim Imbas 2 Pekerja Meninggal karena Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/01/320/2207742/sampoerna-tutup-pabrik-di-jatim-imbas-2-pekerja-meninggal-karena-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/01/320/2207742/sampoerna-tutup-pabrik-di-jatim-imbas-2-pekerja-meninggal-karena-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 01 Mei 2020 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/01/320/2207742/sampoerna-tutup-pabrik-di-jatim-imbas-2-pekerja-meninggal-karena-covid-19-nAk0lFQ2lF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tenaga Medis (reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/01/320/2207742/sampoerna-tutup-pabrik-di-jatim-imbas-2-pekerja-meninggal-karena-covid-19-nAk0lFQ2lF.jpg</image><title>Tenaga Medis (reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) terpapar virus Corona atau Covid-19. Di mana, ada 2 pekerjanya yang meninggal karena virus tersebut.

Sebanyak dua karyawan pabrik rokok di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) dikabarkan meninggal dunia akibat terpapar virus corona (Covid-19). Kemudian tim tracing baik dari Gugus Tugas maupun Dinas Kesehatan Jatim melakukan rapid test terhadap karyawan pabrik rokok tersebut.
&amp;nbsp;Baca juga: Rapid Test, 98 Karyawan Sampoerna Positif Terindikasi Corona
Hasilnya 98 pekerja PT HM Sampoerna reaktif atau positif terindikasi terpapar corona. Sebagian mereka besar masih diisiolasi. Mereka masih menjalani uji swab dengan metode PCR untuk memastikan positif Covid-19 atau tidak.

Direktur PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita mengatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk melakukan penghentian sementara kegiatan produksi di pabrik Rungkut 2. Di mana telah berlaku sejak tanggal 27 April 2020 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kena Corona, 2 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Meninggal&amp;nbsp;
&quot;Penghentian sementara ini bertujuan agar kami  dapat  melaksanakan  pembersihan  dan  sanitasi  secara  menyeluruh  di  area  pabrik  Rungkut  2  guna menghentikan tingkat penyebaran virus COVID-19 yang saat ini telah berdampak pada beberapa karyawan kami di lokasi tersebut,&quot; ujarnya mengutip keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (1/5/2020).

PT HM Sampoerna telah menyerahkan  data  dan  informasiterkait  karyawan  kamikepada Gugus  Tugas  Percepatan Penanganan  COVID-19  Surabayadan  Jawa  Timur. Dengan  memegang  prinsip  perlindungan  data  pribadi  atas karyawan kami yang terdampak, maka kami tidak memberikan data dan informasi kepada pihak lain selain pihak yang berwenang.

Selanjutnya,  sesuai  arahan  dan  koordinasi  dengan  Pemerintah  Kota Surabaya dan  Pemerintah  Provinsi  Jawa Timur,  Pihaknya juga telah menerapkan protokol yang dianjurkan antara lain penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas pabrik, melakukan contact tracing, meminta karyawan untuk karantina mandiri, melakukan test COVID-19, dan bekerjasama dengan rumah sakit setempat.

&quot;Prioritas kami saat ini adalah memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan kami dengan menerapkan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah, serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan Gugus Tugas di tingkat Kota dan Provinsiuntuk mencegah penyebaran,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) terpapar virus Corona atau Covid-19. Di mana, ada 2 pekerjanya yang meninggal karena virus tersebut.

Sebanyak dua karyawan pabrik rokok di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) dikabarkan meninggal dunia akibat terpapar virus corona (Covid-19). Kemudian tim tracing baik dari Gugus Tugas maupun Dinas Kesehatan Jatim melakukan rapid test terhadap karyawan pabrik rokok tersebut.
&amp;nbsp;Baca juga: Rapid Test, 98 Karyawan Sampoerna Positif Terindikasi Corona
Hasilnya 98 pekerja PT HM Sampoerna reaktif atau positif terindikasi terpapar corona. Sebagian mereka besar masih diisiolasi. Mereka masih menjalani uji swab dengan metode PCR untuk memastikan positif Covid-19 atau tidak.

Direktur PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita mengatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk melakukan penghentian sementara kegiatan produksi di pabrik Rungkut 2. Di mana telah berlaku sejak tanggal 27 April 2020 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kena Corona, 2 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Meninggal&amp;nbsp;
&quot;Penghentian sementara ini bertujuan agar kami  dapat  melaksanakan  pembersihan  dan  sanitasi  secara  menyeluruh  di  area  pabrik  Rungkut  2  guna menghentikan tingkat penyebaran virus COVID-19 yang saat ini telah berdampak pada beberapa karyawan kami di lokasi tersebut,&quot; ujarnya mengutip keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (1/5/2020).

PT HM Sampoerna telah menyerahkan  data  dan  informasiterkait  karyawan  kamikepada Gugus  Tugas  Percepatan Penanganan  COVID-19  Surabayadan  Jawa  Timur. Dengan  memegang  prinsip  perlindungan  data  pribadi  atas karyawan kami yang terdampak, maka kami tidak memberikan data dan informasi kepada pihak lain selain pihak yang berwenang.

Selanjutnya,  sesuai  arahan  dan  koordinasi  dengan  Pemerintah  Kota Surabaya dan  Pemerintah  Provinsi  Jawa Timur,  Pihaknya juga telah menerapkan protokol yang dianjurkan antara lain penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas pabrik, melakukan contact tracing, meminta karyawan untuk karantina mandiri, melakukan test COVID-19, dan bekerjasama dengan rumah sakit setempat.

&quot;Prioritas kami saat ini adalah memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan kami dengan menerapkan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah, serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan Gugus Tugas di tingkat Kota dan Provinsiuntuk mencegah penyebaran,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
