<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OPEC Mulai Pangkas Produksi, Harga Minyak Naik hingga 5%   </title><description>Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan kali ini. Minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik 5%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/02/320/2208031/opec-mulai-pangkas-produksi-harga-minyak-naik-hingga-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/02/320/2208031/opec-mulai-pangkas-produksi-harga-minyak-naik-hingga-5"/><item><title>OPEC Mulai Pangkas Produksi, Harga Minyak Naik hingga 5%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/02/320/2208031/opec-mulai-pangkas-produksi-harga-minyak-naik-hingga-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/02/320/2208031/opec-mulai-pangkas-produksi-harga-minyak-naik-hingga-5</guid><pubDate>Sabtu 02 Mei 2020 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/02/320/2208031/opec-mulai-pangkas-produksi-harga-minyak-naik-hingga-5-sPvb9txy0D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Minyak Mentah  Naik. (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/02/320/2208031/opec-mulai-pangkas-produksi-harga-minyak-naik-hingga-5-sPvb9txy0D.jpg</image><title>Harga Minyak Mentah  Naik. (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan kali ini. Minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik 5%, sementara minyak mentah Brent naik di atas USD26 per barel.
Brent berjangka untuk Juli turun 4 sen, atau 0,2% menjadi USD26,44 per barel. Kontrak Juni berakhir pada Kamis pada  USD25,27. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS mengakhiri sesi 94 sen atau 5% lebih tinggi menjadi USD19,78.
Dengan kedua tolok minyak mentah tersebut, ini merupakan  kenaikan mingguan pertama dalam empat minggu. OPEC dan sekutunya mulai pemotongan  produksi minyak untuk mengatasi kelebihan pasokan karena krisis corona virus.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Mentah Kembali Melonjak, WTI Naik 25%
Organisasi Negara Pengekspor Minyak, Rusia dan produsen lainnya, sepakat untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari mulai 1 Mei.
&quot;Pemotongan produksi akhirnya mendorong kenaikan harga. Harga masih sangat rendah dan dua minggu ke depan kemungkinan akan melihat pengembalian volatilitas ekstrem,&quot; kata  Aalis  Broker OANDA Craig Erlam, dilansir dari Reuters, Sabtu (2/5/2020).
Sementara itu, lada bulan April, minyak mentah AS jatuh ke level terendah sepanjang masa dan diperdagangkan negatif untuk pertama kalinya dalam reko. Sedangkan minyak Brent mencapai level terendah hampir 21 tahun karena pandemi mengikis permintaan OPEC dan produsen lain.Setelah tiga minggu berturut-turut mengalami kerugian, minyak mentah Brent mencatat kenaikan sekitar 23% sementara WTI meningkat sekitar 17%.
WTI juga mendapat dukungan setelah perusahaan energi AS memotong rig minyak selama tujuh minggu berturut-turut, sehingga jumlah totalnya turun menjadi 325, terendah sejak Juni 2016, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes Co (BKR.N).</description><content:encoded>NEW YORK - Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan kali ini. Minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik 5%, sementara minyak mentah Brent naik di atas USD26 per barel.
Brent berjangka untuk Juli turun 4 sen, atau 0,2% menjadi USD26,44 per barel. Kontrak Juni berakhir pada Kamis pada  USD25,27. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS mengakhiri sesi 94 sen atau 5% lebih tinggi menjadi USD19,78.
Dengan kedua tolok minyak mentah tersebut, ini merupakan  kenaikan mingguan pertama dalam empat minggu. OPEC dan sekutunya mulai pemotongan  produksi minyak untuk mengatasi kelebihan pasokan karena krisis corona virus.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Mentah Kembali Melonjak, WTI Naik 25%
Organisasi Negara Pengekspor Minyak, Rusia dan produsen lainnya, sepakat untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari mulai 1 Mei.
&quot;Pemotongan produksi akhirnya mendorong kenaikan harga. Harga masih sangat rendah dan dua minggu ke depan kemungkinan akan melihat pengembalian volatilitas ekstrem,&quot; kata  Aalis  Broker OANDA Craig Erlam, dilansir dari Reuters, Sabtu (2/5/2020).
Sementara itu, lada bulan April, minyak mentah AS jatuh ke level terendah sepanjang masa dan diperdagangkan negatif untuk pertama kalinya dalam reko. Sedangkan minyak Brent mencapai level terendah hampir 21 tahun karena pandemi mengikis permintaan OPEC dan produsen lain.Setelah tiga minggu berturut-turut mengalami kerugian, minyak mentah Brent mencatat kenaikan sekitar 23% sementara WTI meningkat sekitar 17%.
WTI juga mendapat dukungan setelah perusahaan energi AS memotong rig minyak selama tujuh minggu berturut-turut, sehingga jumlah totalnya turun menjadi 325, terendah sejak Juni 2016, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes Co (BKR.N).</content:encoded></item></channel></rss>
