<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar 10 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar, Beda dengan Akhir Tahun</title><description>Daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami perubahan jika dibandingkan dengan akhir tahun.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/278/2208372/daftar-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-beda-dengan-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/278/2208372/daftar-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-beda-dengan-akhir-tahun"/><item><title>Daftar 10 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar, Beda dengan Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/278/2208372/daftar-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-beda-dengan-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/278/2208372/daftar-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-beda-dengan-akhir-tahun</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2020 06:24 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/03/278/2208372/daftar-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-beda-dengan-akhir-tahun-ngxWjRcBH4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/03/278/2208372/daftar-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-beda-dengan-akhir-tahun-ngxWjRcBH4.jpg</image><title>(Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Covid-19 membuat perubahan signifikan dalam tataran bisnis, termasuk di pasar modal. Kapitalisasi pasar dari para emiten juga mengalami perubahan.

Soal kapitalisasi pasar, situasinya kini mulai membaik ketimbang &quot;puncak ketegangan&quot; yang terjadi pada awal virus corona ini merebak di awal Maret 2020.

&quot;IHSG berada pada level 4.716,403 (pada 30 April 2020) dari 4.496,064 pada pekan sebelumnya, sementara itu nilai kapitalisasi pasar menjadi Rp5.453,503 triliun dari Rp5.198,707 triliun pada penutupan perdagangan pekan lalu,&quot; sebut Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Sepanjang 2020 ini, terjadi perubahan pada kapitalisasi pasar dari emiten-emiten di bursa efek. Hal ini terlihat dari 10 emiten dengan kapitaliasi pasar terbesar.

Baca juga: Kapitalisasi Pasar Bursa Naik 4,9% pada Pekan Pertama Ramadhan

Daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami perubahan jika dibandingkan dengan posisi di akhir tahun.

Berikut daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar:

30 April 2020
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp631 triliun (11,6%)
2. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)  Rp347 triliun (6,4%)
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp333 triliun (6,1%)
4. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp316 triliun (5,8%).
5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp206 triliun (3,8%)
6. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp186 triliun (3,4%)
7. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp160 triliun (2,9%)
8. PT Astra International Tbk (ASII) Rp156 triliun (2,9%)
9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp129 triliun (2,4%)
10. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp115 triliun (2,1%)

&amp;nbsp;

Desember 2019
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp815,85 triliun (11,23%)
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp537,29 triliun (7,4%)
3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp393,28 triliun (5,41%)
4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp354,58 triliun (4,88%)
5. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp320,46 triliun (4,41%).
6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp280,35 triliun (3,86%)
7. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp244,27 triliun (3,36%)
8. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp185,02 triliun (2,55%)
9. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp144,93 triliun (1,99%)
10. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp134,4 triliun (1,85%).</description><content:encoded>JAKARTA - Covid-19 membuat perubahan signifikan dalam tataran bisnis, termasuk di pasar modal. Kapitalisasi pasar dari para emiten juga mengalami perubahan.

Soal kapitalisasi pasar, situasinya kini mulai membaik ketimbang &quot;puncak ketegangan&quot; yang terjadi pada awal virus corona ini merebak di awal Maret 2020.

&quot;IHSG berada pada level 4.716,403 (pada 30 April 2020) dari 4.496,064 pada pekan sebelumnya, sementara itu nilai kapitalisasi pasar menjadi Rp5.453,503 triliun dari Rp5.198,707 triliun pada penutupan perdagangan pekan lalu,&quot; sebut Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Sepanjang 2020 ini, terjadi perubahan pada kapitalisasi pasar dari emiten-emiten di bursa efek. Hal ini terlihat dari 10 emiten dengan kapitaliasi pasar terbesar.

Baca juga: Kapitalisasi Pasar Bursa Naik 4,9% pada Pekan Pertama Ramadhan

Daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami perubahan jika dibandingkan dengan posisi di akhir tahun.

Berikut daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar:

30 April 2020
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp631 triliun (11,6%)
2. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)  Rp347 triliun (6,4%)
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp333 triliun (6,1%)
4. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp316 triliun (5,8%).
5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp206 triliun (3,8%)
6. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp186 triliun (3,4%)
7. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp160 triliun (2,9%)
8. PT Astra International Tbk (ASII) Rp156 triliun (2,9%)
9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp129 triliun (2,4%)
10. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp115 triliun (2,1%)

&amp;nbsp;

Desember 2019
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp815,85 triliun (11,23%)
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp537,29 triliun (7,4%)
3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp393,28 triliun (5,41%)
4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp354,58 triliun (4,88%)
5. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp320,46 triliun (4,41%).
6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp280,35 triliun (3,86%)
7. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp244,27 triliun (3,36%)
8. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp185,02 triliun (2,55%)
9. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp144,93 triliun (1,99%)
10. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp134,4 triliun (1,85%).</content:encoded></item></channel></rss>
