<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Bulan Mei Tak Akan Turun, Sama seperti April</title><description>Harga jual eceran bahan bakar minyak (BBM) pada Mei masih sama dengan bulan April 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/320/2208831/harga-bbm-bulan-mei-tak-akan-turun-sama-seperti-april</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/320/2208831/harga-bbm-bulan-mei-tak-akan-turun-sama-seperti-april"/><item><title>Harga BBM Bulan Mei Tak Akan Turun, Sama seperti April</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/320/2208831/harga-bbm-bulan-mei-tak-akan-turun-sama-seperti-april</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/320/2208831/harga-bbm-bulan-mei-tak-akan-turun-sama-seperti-april</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2020 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/04/320/2208831/harga-bbm-bulan-mei-tak-akan-turun-sama-seperti-april-4Fqzc0RcHc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/04/320/2208831/harga-bbm-bulan-mei-tak-akan-turun-sama-seperti-april-4Fqzc0RcHc.jpg</image><title>Harga BBM (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Harga jual eceran bahan bakar minyak (BBM) pada Mei masih sama dengan bulan April 2020 di tengah penurunan harga minyak dunia.
Dengan demikian, tidak ada penurunan harga BBM pada bulan ini meski sudah ada desakan untuk menurunkan harga BBM.
Baca Juga: Mendag Minta Pasar Rakyat Tetap Buka di Tengah Pandemi
Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam rapat kerja virtual bersama Komisi VII DPR, Senin (4/5/2020).
Arifin mengklaim, saat ini harga BBM di Indonesia salah satu yang termurah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara.
Baca Juga: Dolar AS Menguat 1,5 Persen ke Rp15.112
&quot;Harga BBM di Indonesia merupakan salah satu yang termurah di antara negara-negara ASEAN dan beberapa negara di dunia,&quot; kata Arifin.
&amp;nbsp;Pemerintah juga terus memantau perkembangan harga minyak dunia yang belum stabil atau memiliki volatilitas yang cukup tinggi.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya menunggu pengaruh dari pemotongan  produksi OPEC+ sekitar 9,7 juta barel per hari pada Mei - Juni 2020, dan  pemotongan sebesar 7,7 juta barel per hari pada Juli - Desember 2020  serta 5,8 juta barel per hari pada Januari 2021 - April 2022.
&quot;Jadi, kami (Pemerintah) juga masih menjaga harga tetap karena harga  minyak dunia dan kurs masih tidak stabil serta dapat turun&quot; ujar Arifin.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga jual eceran bahan bakar minyak (BBM) pada Mei masih sama dengan bulan April 2020 di tengah penurunan harga minyak dunia.
Dengan demikian, tidak ada penurunan harga BBM pada bulan ini meski sudah ada desakan untuk menurunkan harga BBM.
Baca Juga: Mendag Minta Pasar Rakyat Tetap Buka di Tengah Pandemi
Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam rapat kerja virtual bersama Komisi VII DPR, Senin (4/5/2020).
Arifin mengklaim, saat ini harga BBM di Indonesia salah satu yang termurah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara.
Baca Juga: Dolar AS Menguat 1,5 Persen ke Rp15.112
&quot;Harga BBM di Indonesia merupakan salah satu yang termurah di antara negara-negara ASEAN dan beberapa negara di dunia,&quot; kata Arifin.
&amp;nbsp;Pemerintah juga terus memantau perkembangan harga minyak dunia yang belum stabil atau memiliki volatilitas yang cukup tinggi.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya menunggu pengaruh dari pemotongan  produksi OPEC+ sekitar 9,7 juta barel per hari pada Mei - Juni 2020, dan  pemotongan sebesar 7,7 juta barel per hari pada Juli - Desember 2020  serta 5,8 juta barel per hari pada Januari 2021 - April 2022.
&quot;Jadi, kami (Pemerintah) juga masih menjaga harga tetap karena harga  minyak dunia dan kurs masih tidak stabil serta dapat turun&quot; ujar Arifin.</content:encoded></item></channel></rss>
