<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Gula hingga Bawang Merah Jadi Pemicu Inflasi</title><description>Salah satu yang mendongkrak inflasi pada tahun ini adalah dari kelompok  makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,09%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/320/2208840/harga-gula-hingga-bawang-merah-jadi-pemicu-inflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/320/2208840/harga-gula-hingga-bawang-merah-jadi-pemicu-inflasi"/><item><title>Harga Gula hingga Bawang Merah Jadi Pemicu Inflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/320/2208840/harga-gula-hingga-bawang-merah-jadi-pemicu-inflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/320/2208840/harga-gula-hingga-bawang-merah-jadi-pemicu-inflasi</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2020 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/04/320/2208840/harga-gula-hingga-bawang-merah-jadi-pemicu-inflasi-L7n9exi2ez.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/04/320/2208840/harga-gula-hingga-bawang-merah-jadi-pemicu-inflasi-L7n9exi2ez.jpeg</image><title>Inflasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi pada April 2020 sebesar 0,08%. Salah satu yang mendongkrak inflasi pada tahun ini adalah dari kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,09% dengan andilnya sebesar 0,02%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, salah satu yang menyebabkan inflasi adalah kenaikan pada harga bawang merah yang mengalami kenaikan sebesar 0,08%. Kemudian ada juga harga gula pasir yang mengalami kenaikan harga sehingga menyumbang inflasi sebesar 0,02%.
Baca juga: Gubernur BI Prediksi Inflasi Selama Ramadan Lebih Rendah
&quot;Kelompok pengeluaran yang sumbang andil inflasi, kelompok makanan minuman dan tembakau inflasi 0,09% dan andilnya kepada inflasi 0,02%. Beberapa komoditas yang berikan andil ke inflasi karena kenaikan harga adalah bawang merah 0,08%, gula pasir andil 0,02%,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Senin (4/5/2020).
Selain itu, ada juga kenaikan pada harga minyak goreng sebesar 0,01%. Selain itu, harga beras hingga Rokok baik filter maupun rokok putih juga mengalami kenaikan hingga 0,01%.
&quot;Beberapa barang seperti minyak goreng, rokok filter, rokok putih, beras. Masing-masing 0,01%,&quot; ucapnya.
Baca Juga: Bahan Pokok Terkendali, BI Catat Inflasi April di 0,18%
Selain itu, ada juga beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga dan menyumbang pada deflasi. Seperti misalnya adalah Cabai Merah yang mengalami penurunan harga sehingga memberikan andil 0,08%. Kemudian ada juga daging ayam ras yang menyumbang kepada deflasi sebesar 0,05%.
Bawang putih karena turun harga sumbang deflasi 0,02%. Jadi untuk makanan, minuman dan tembakau, inflasi rendah 0,09% dan andil 0,02% dengan pergerakan barang yang sudah saya sampaikan,&quot; kata Kecuk.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi pada April 2020 sebesar 0,08%. Salah satu yang mendongkrak inflasi pada tahun ini adalah dari kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,09% dengan andilnya sebesar 0,02%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, salah satu yang menyebabkan inflasi adalah kenaikan pada harga bawang merah yang mengalami kenaikan sebesar 0,08%. Kemudian ada juga harga gula pasir yang mengalami kenaikan harga sehingga menyumbang inflasi sebesar 0,02%.
Baca juga: Gubernur BI Prediksi Inflasi Selama Ramadan Lebih Rendah
&quot;Kelompok pengeluaran yang sumbang andil inflasi, kelompok makanan minuman dan tembakau inflasi 0,09% dan andilnya kepada inflasi 0,02%. Beberapa komoditas yang berikan andil ke inflasi karena kenaikan harga adalah bawang merah 0,08%, gula pasir andil 0,02%,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Senin (4/5/2020).
Selain itu, ada juga kenaikan pada harga minyak goreng sebesar 0,01%. Selain itu, harga beras hingga Rokok baik filter maupun rokok putih juga mengalami kenaikan hingga 0,01%.
&quot;Beberapa barang seperti minyak goreng, rokok filter, rokok putih, beras. Masing-masing 0,01%,&quot; ucapnya.
Baca Juga: Bahan Pokok Terkendali, BI Catat Inflasi April di 0,18%
Selain itu, ada juga beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga dan menyumbang pada deflasi. Seperti misalnya adalah Cabai Merah yang mengalami penurunan harga sehingga memberikan andil 0,08%. Kemudian ada juga daging ayam ras yang menyumbang kepada deflasi sebesar 0,05%.
Bawang putih karena turun harga sumbang deflasi 0,02%. Jadi untuk makanan, minuman dan tembakau, inflasi rendah 0,09% dan andil 0,02% dengan pergerakan barang yang sudah saya sampaikan,&quot; kata Kecuk.</content:encoded></item></channel></rss>
