<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Efek Covid-19, Turis Asal China Anjlok 97,46%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman ke Indonesia pada Maret 2020 hanya 470,9 ribu saja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/426/2209083/efek-covid-19-turis-asal-china-anjlok-97-46</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/426/2209083/efek-covid-19-turis-asal-china-anjlok-97-46"/><item><title>Efek Covid-19, Turis Asal China Anjlok 97,46%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/426/2209083/efek-covid-19-turis-asal-china-anjlok-97-46</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/04/426/2209083/efek-covid-19-turis-asal-china-anjlok-97-46</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2020 19:22 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/04/426/2209083/efek-covid-19-turis-asal-china-anjlok-97-46-m1HlTFhNwZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/04/426/2209083/efek-covid-19-turis-asal-china-anjlok-97-46-m1HlTFhNwZ.jpg</image><title>Pesawat (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman ke Indonesia pada Maret 2020 hanya 470,9 ribu saja. Angka tersebut anjlok 45,50% dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan wisman ini menyusul anjloknya kunjungan dari turis asal China. Pada Maret 2020, jumlah turis asing asal China anjlok 97,46% sekaligus menjadi negara dengan jumlah penurunan yang paling besar jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).
 
Baca juga:&amp;nbsp; Hampir Seperti 2007, Turis Asing ke RI Anjlok 45,5% di Maret Imbas Covid-19
Setelah China, sebenarnya ada Hong Kong yang juga anjlok 96,13% (yoy). Kemudian disusul denga negara Kuwait yang mana jumlah turis yang berkunjung ke Indonesia turun 89,92% (yoy).

Sementara untuk Timor Leste menjadi salah satu negara dengan dengan jumlah penurunan paling rendah dengan 11,12% saja (yoy). Lalu ada Rusia dan Belanda dengan penurunan masing-masin 22,68% dan 37,76% (yoy).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Meski Ada Corona, Turis Malaysia Paling Banyak Jalan-Jalan ke Indonesia
Sedangkan jika dibandingkan bulan lalu, penurunan turis asal Kuwait menjadi yang tertinggi dengan 83,41% (mont to month/mtm). Kemudian ada Taiwan dan Vietnam yang juga anjlok 79,87% dan 77,60% (mtm).

&quot;Berdasarkan kebangsaan, bisa dilihat penurunan paling tajam adalah dari Tiongkok. Turun 97,45%. Hong kong 96%, kuwait 89% dan hampir wisman dari semua negara turun tajam,&quot; ujarnya dalam teleconfrence, Senin (4/5/2020)

Baca juga: Gara-Gara Corona, Jumlah Kunjungan Wisman ke Indonesia Turun 30,42%
Menurut pria yang kerap disapa Kecuk, anjloknya jumlah wisman ini disebab oleh virus corona. Sehingga beberapa negara memutuskan untuk melakukan lock down dan memberhentikan penerbangannya untuk menguragi penyebaran virus corona.

&quot;Karena pembatasan akitvitas sosial, lockdown di beberapa engara dan pemberhentian beberapa penerbangan dan sebagainya,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman ke Indonesia pada Maret 2020 hanya 470,9 ribu saja. Angka tersebut anjlok 45,50% dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan wisman ini menyusul anjloknya kunjungan dari turis asal China. Pada Maret 2020, jumlah turis asing asal China anjlok 97,46% sekaligus menjadi negara dengan jumlah penurunan yang paling besar jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).
 
Baca juga:&amp;nbsp; Hampir Seperti 2007, Turis Asing ke RI Anjlok 45,5% di Maret Imbas Covid-19
Setelah China, sebenarnya ada Hong Kong yang juga anjlok 96,13% (yoy). Kemudian disusul denga negara Kuwait yang mana jumlah turis yang berkunjung ke Indonesia turun 89,92% (yoy).

Sementara untuk Timor Leste menjadi salah satu negara dengan dengan jumlah penurunan paling rendah dengan 11,12% saja (yoy). Lalu ada Rusia dan Belanda dengan penurunan masing-masin 22,68% dan 37,76% (yoy).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Meski Ada Corona, Turis Malaysia Paling Banyak Jalan-Jalan ke Indonesia
Sedangkan jika dibandingkan bulan lalu, penurunan turis asal Kuwait menjadi yang tertinggi dengan 83,41% (mont to month/mtm). Kemudian ada Taiwan dan Vietnam yang juga anjlok 79,87% dan 77,60% (mtm).

&quot;Berdasarkan kebangsaan, bisa dilihat penurunan paling tajam adalah dari Tiongkok. Turun 97,45%. Hong kong 96%, kuwait 89% dan hampir wisman dari semua negara turun tajam,&quot; ujarnya dalam teleconfrence, Senin (4/5/2020)

Baca juga: Gara-Gara Corona, Jumlah Kunjungan Wisman ke Indonesia Turun 30,42%
Menurut pria yang kerap disapa Kecuk, anjloknya jumlah wisman ini disebab oleh virus corona. Sehingga beberapa negara memutuskan untuk melakukan lock down dan memberhentikan penerbangannya untuk menguragi penyebaran virus corona.

&quot;Karena pembatasan akitvitas sosial, lockdown di beberapa engara dan pemberhentian beberapa penerbangan dan sebagainya,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
