<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Siap-Siap, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2020 Akan Diumumkan</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia selama kuartal I-2020 pada hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209321/siap-siap-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i-2020-akan-diumumkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209321/siap-siap-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i-2020-akan-diumumkan"/><item><title>   Siap-Siap, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2020 Akan Diumumkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209321/siap-siap-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i-2020-akan-diumumkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209321/siap-siap-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i-2020-akan-diumumkan</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2020 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/05/320/2209321/siap-siap-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i-2020-akan-diumumkan-oLoGDw2knO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/05/320/2209321/siap-siap-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i-2020-akan-diumumkan-oLoGDw2knO.jpg</image><title>Ekonomi Indonesia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia selama kuartal I-2020 pada hari ini. Pengumuman ini dilakukan secara virtual pada pukul 11.00 WIB.

Direktur Eksekutif Institute Development of Economic and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, pertumbuhan kuartal I-2020, memang masih cukup tinggi. Namun dirinya memperkirakan angkanya akan berada di bawah 4,5%.
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Mulai Pulih di Akhir Tahun
Hal tersebut dikarenakan data dan indikator ekonomi pada awal tahun yakni Januari dan Februari masih cukup positif. Namun pada Maret, seluruh indikator ekonomi khususnya yang berasal dari sektoral mulai mengalami penurunan secara drastis.

&quot;Kalau dilihat dari data sektoral itu kelihatan banyak sekali perkembangan yang Januari Februari masih positif tapi di Maret itu baru mulai drop karena itu saya melihat katakanlah di bulan Maret itu langsung drop jadi angkanya masih diatas 4% tapi masih di bawah 4,5%,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I hanya 4,5%
Sebelumnya, Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 hanya sekitar 4,5% hingga 4,6%. Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi awal pertumbuhan ekonomi yang berada di kisaran 5%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, angka pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama ini disumbang oleh perbaikan ekonomi dari tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari positifnya pertumbuhan ekonomi pada periode Januari hingga awal pekan Maret.

Jadi Januari hingga Maret ada momentum pemulihan dari 2019 yang cukup lemah di kuartal I itu kita proyeksi 4,5% dan 4,6% masih tinggi meskipun turun di bawah 5%,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/05/05/63675/324465_medium.jpg&quot; alt=&quot;Arus Lalu Lintas di Budaran Hotel Indonesia Ramai Lancar&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia selama kuartal I-2020 pada hari ini. Pengumuman ini dilakukan secara virtual pada pukul 11.00 WIB.

Direktur Eksekutif Institute Development of Economic and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, pertumbuhan kuartal I-2020, memang masih cukup tinggi. Namun dirinya memperkirakan angkanya akan berada di bawah 4,5%.
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Mulai Pulih di Akhir Tahun
Hal tersebut dikarenakan data dan indikator ekonomi pada awal tahun yakni Januari dan Februari masih cukup positif. Namun pada Maret, seluruh indikator ekonomi khususnya yang berasal dari sektoral mulai mengalami penurunan secara drastis.

&quot;Kalau dilihat dari data sektoral itu kelihatan banyak sekali perkembangan yang Januari Februari masih positif tapi di Maret itu baru mulai drop karena itu saya melihat katakanlah di bulan Maret itu langsung drop jadi angkanya masih diatas 4% tapi masih di bawah 4,5%,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I hanya 4,5%
Sebelumnya, Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 hanya sekitar 4,5% hingga 4,6%. Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi awal pertumbuhan ekonomi yang berada di kisaran 5%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, angka pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama ini disumbang oleh perbaikan ekonomi dari tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari positifnya pertumbuhan ekonomi pada periode Januari hingga awal pekan Maret.

Jadi Januari hingga Maret ada momentum pemulihan dari 2019 yang cukup lemah di kuartal I itu kita proyeksi 4,5% dan 4,6% masih tinggi meskipun turun di bawah 5%,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/05/05/63675/324465_medium.jpg&quot; alt=&quot;Arus Lalu Lintas di Budaran Hotel Indonesia Ramai Lancar&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
