<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AP II Tetapkan Belanja Modal Tahun Ini Rp1,4 Triliun</title><description>PT Angkasa Pura II (Persero) menetapkan belanja modal (capital expenditure/capex) terbaru pada tahun ini sebesar Rp1,4 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209338/ap-ii-tetapkan-belanja-modal-tahun-ini-rp1-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209338/ap-ii-tetapkan-belanja-modal-tahun-ini-rp1-4-triliun"/><item><title>AP II Tetapkan Belanja Modal Tahun Ini Rp1,4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209338/ap-ii-tetapkan-belanja-modal-tahun-ini-rp1-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209338/ap-ii-tetapkan-belanja-modal-tahun-ini-rp1-4-triliun</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2020 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/05/320/2209338/ap-ii-tetapkan-belanja-modal-tahun-ini-rp1-4-triliun-IhnNPJaNxB.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/05/320/2209338/ap-ii-tetapkan-belanja-modal-tahun-ini-rp1-4-triliun-IhnNPJaNxB.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Angkasa Pura II (Persero) menetapkan belanja modal (capital expenditure/capex) terbaru pada tahun ini sebesar Rp1,4 triliun yang berasal dari kas internal perseroan.
Alokasi anggaran Capex tersebut sejalan dengan arah dan strategi perseroan yang kini fokus menjaga Stabilitas dan kinerja usaha perseroan di tengah pandemi global COVID-19.
Adapun sebelumnya, pada awal tahun ini ketika arah dan strategi perseroan adalah Pertumbuhan, capex yang disiapkan masih sekitar Rp7,8 triliun.
Baca Juga: AP II Hemat Biaya Operasional dan Listrik di 19 Bandara
President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, capex tahun ini dialokasikan untuk sejumlah proyek pengembangan bandara yang  bersifat multiyears, lalu pemeliharaan fasilitas guna menjamin keamanan, keselamatan, pelayanan, pemenuhan terhadap peraturan, serta melanjutkan perumusan desain Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
&amp;ldquo;Sejumlah proyek pengembangan multiyears tetap berjalan pada tahun ini, misalnya pembangunan area komersial, perkantoran dan hotel yakni integrated building di Bandara Soekarno-Hatta. Perancangan desain Terminal 4 Soekarno-Hatta juga dilanjutkan dan ditargetkan tuntas 2021 sehingga groundbreaking dapat dilakukan pada Januari 2022,&amp;rdquo; kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Rombak Jajaran Komisaris Angkasa Pura II
Adapun di samping capex Rp1,4 triliun yang berasal dari kas internal, pada tahun ini PT Angkasa Pura II juga mengejar pengembangan bandara yang dilakukan melalui kemitraan strategis bersama strategic partner.
&amp;ldquo;Di situasi dan kondisi ini, kami juga mengejar pengembangan bandara bersama dengan mitra strategis  sehingga dapat berbagi capex dan memungkinkan rencana pengembangan tetap berjalan,&amp;rdquo; ujar Muhammad Awaluddin.Salah satu contoh pengembangan bandara bersama mitra strategis adalah  di Bandara Kualanamu, Deli Serdang. Saat ini, PT Angkasa Pura II masih  melakukan pembahasan intensif dengan sejumlah calon mitra strategis.
&amp;ldquo;Melalui project financing bersama dengan mitra strategis ini maka PT  Angkasa Pura II dan mitra strategis akan berbagi beban dan resiko  dengan tujuan utama tetap menjaga daya saing sektor transportasi  nasional,&amp;rdquo; ujar Muhammad Awaluddin.
Tahun ini juga direncanakan pengembangan bisnis anorganik perusahaan  masih terus berlanjut antara lain untuk pengembangan portofolio  perusahaan, akuisisi bandara baru dan tetap konsisten untuk masuk ke  adjacent business. Pada tahun ini  bandara-bandara PT Angkasa Pura II  melakukan berbagai penghematan biaya guna tetap dapat beroperasi optimal  menjaga konektivitas transportasi udara di tengah pandemi global  Covid-19. Penghematan dilakukan pada biaya operasional bandara, biaya  pemeliharaan fasilitas non prioritas, serta pembatasan capital  expenditure (capex).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Angkasa Pura II (Persero) menetapkan belanja modal (capital expenditure/capex) terbaru pada tahun ini sebesar Rp1,4 triliun yang berasal dari kas internal perseroan.
Alokasi anggaran Capex tersebut sejalan dengan arah dan strategi perseroan yang kini fokus menjaga Stabilitas dan kinerja usaha perseroan di tengah pandemi global COVID-19.
Adapun sebelumnya, pada awal tahun ini ketika arah dan strategi perseroan adalah Pertumbuhan, capex yang disiapkan masih sekitar Rp7,8 triliun.
Baca Juga: AP II Hemat Biaya Operasional dan Listrik di 19 Bandara
President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, capex tahun ini dialokasikan untuk sejumlah proyek pengembangan bandara yang  bersifat multiyears, lalu pemeliharaan fasilitas guna menjamin keamanan, keselamatan, pelayanan, pemenuhan terhadap peraturan, serta melanjutkan perumusan desain Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
&amp;ldquo;Sejumlah proyek pengembangan multiyears tetap berjalan pada tahun ini, misalnya pembangunan area komersial, perkantoran dan hotel yakni integrated building di Bandara Soekarno-Hatta. Perancangan desain Terminal 4 Soekarno-Hatta juga dilanjutkan dan ditargetkan tuntas 2021 sehingga groundbreaking dapat dilakukan pada Januari 2022,&amp;rdquo; kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Rombak Jajaran Komisaris Angkasa Pura II
Adapun di samping capex Rp1,4 triliun yang berasal dari kas internal, pada tahun ini PT Angkasa Pura II juga mengejar pengembangan bandara yang dilakukan melalui kemitraan strategis bersama strategic partner.
&amp;ldquo;Di situasi dan kondisi ini, kami juga mengejar pengembangan bandara bersama dengan mitra strategis  sehingga dapat berbagi capex dan memungkinkan rencana pengembangan tetap berjalan,&amp;rdquo; ujar Muhammad Awaluddin.Salah satu contoh pengembangan bandara bersama mitra strategis adalah  di Bandara Kualanamu, Deli Serdang. Saat ini, PT Angkasa Pura II masih  melakukan pembahasan intensif dengan sejumlah calon mitra strategis.
&amp;ldquo;Melalui project financing bersama dengan mitra strategis ini maka PT  Angkasa Pura II dan mitra strategis akan berbagi beban dan resiko  dengan tujuan utama tetap menjaga daya saing sektor transportasi  nasional,&amp;rdquo; ujar Muhammad Awaluddin.
Tahun ini juga direncanakan pengembangan bisnis anorganik perusahaan  masih terus berlanjut antara lain untuk pengembangan portofolio  perusahaan, akuisisi bandara baru dan tetap konsisten untuk masuk ke  adjacent business. Pada tahun ini  bandara-bandara PT Angkasa Pura II  melakukan berbagai penghematan biaya guna tetap dapat beroperasi optimal  menjaga konektivitas transportasi udara di tengah pandemi global  Covid-19. Penghematan dilakukan pada biaya operasional bandara, biaya  pemeliharaan fasilitas non prioritas, serta pembatasan capital  expenditure (capex).</content:encoded></item></channel></rss>
