<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Ekonomi Mitra Dagang Utama RI Banyak yang Terkontraksi</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju ekonomi di beberapa mitra dagang utama Indonesia mengalami kontraksi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209379/bps-ekonomi-mitra-dagang-utama-ri-banyak-yang-terkontraksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209379/bps-ekonomi-mitra-dagang-utama-ri-banyak-yang-terkontraksi"/><item><title>BPS: Ekonomi Mitra Dagang Utama RI Banyak yang Terkontraksi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209379/bps-ekonomi-mitra-dagang-utama-ri-banyak-yang-terkontraksi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209379/bps-ekonomi-mitra-dagang-utama-ri-banyak-yang-terkontraksi</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2020 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/05/320/2209379/bps-ekonomi-mitra-dagang-utama-ri-banyak-yang-terkontraksi-1zZbvPQRo9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/05/320/2209379/bps-ekonomi-mitra-dagang-utama-ri-banyak-yang-terkontraksi-1zZbvPQRo9.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju ekonomi di beberapa mitra dagang utama Indonesia mengalami kontraksi. Hal ini sebagai dampak lockdown selama masa pandemi covid-19.
&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan mengalami kontraksi karena penyebaran covid-19 yang dimulai pada akhir 2019 di Wuhan,&amp;rdquo; kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Mulai Pulih di Akhir Tahun
Ekonomi China yang merupakan negara tujuan utama ekspor RI pada triwulan I  2020 terkontraksi menjadi minus 6,8%. Kemudian ekonomi AS pada kuartal I 2019 masih tumbuh 2,7% namun pada kuartal I 2020 hanya tumbuh 0,3%.
&amp;ldquo;Singapura minus 2,2%, Korea Selatan melambat jadi 1,3%, Vietnam juga melambat menjadi 3,8%, artinya tidak ada yang kebal terhadap covid-19. Covid-19 tidak mengenal negara maju, berkembang semua terkena dampak tidak terkecuali Indonesia,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga: Melambat, Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 2,97% pada Kuartal I-2020
Di sisi lain, BPS mencatat harga komoditas migas dan hasil tambang di pasar internasional secara umum mengalami penurunan pada kuartal I 2020.  Sebaliknya, harga komoditas makanan seperti minyak kelapa, gandum gula mengalami peningkatan.
&amp;ldquo;Ekonomi mitra dagang utama Indonesia banyak yang mengalami kontrasi sebagai akibat dari lockdown untuk mengendalikan covid-19 misalnya untuk China,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju ekonomi di beberapa mitra dagang utama Indonesia mengalami kontraksi. Hal ini sebagai dampak lockdown selama masa pandemi covid-19.
&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan mengalami kontraksi karena penyebaran covid-19 yang dimulai pada akhir 2019 di Wuhan,&amp;rdquo; kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Mulai Pulih di Akhir Tahun
Ekonomi China yang merupakan negara tujuan utama ekspor RI pada triwulan I  2020 terkontraksi menjadi minus 6,8%. Kemudian ekonomi AS pada kuartal I 2019 masih tumbuh 2,7% namun pada kuartal I 2020 hanya tumbuh 0,3%.
&amp;ldquo;Singapura minus 2,2%, Korea Selatan melambat jadi 1,3%, Vietnam juga melambat menjadi 3,8%, artinya tidak ada yang kebal terhadap covid-19. Covid-19 tidak mengenal negara maju, berkembang semua terkena dampak tidak terkecuali Indonesia,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga: Melambat, Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 2,97% pada Kuartal I-2020
Di sisi lain, BPS mencatat harga komoditas migas dan hasil tambang di pasar internasional secara umum mengalami penurunan pada kuartal I 2020.  Sebaliknya, harga komoditas makanan seperti minyak kelapa, gandum gula mengalami peningkatan.
&amp;ldquo;Ekonomi mitra dagang utama Indonesia banyak yang mengalami kontrasi sebagai akibat dari lockdown untuk mengendalikan covid-19 misalnya untuk China,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
