<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Obat Corona, Bio Farma Gandeng Perusahaan China</title><description>Obat yang akan diproduksi tersebut merupakan  antibiotik dan anti inflamasi untuk pasien corona</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209669/produksi-obat-corona-bio-farma-gandeng-perusahaan-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209669/produksi-obat-corona-bio-farma-gandeng-perusahaan-china"/><item><title>Produksi Obat Corona, Bio Farma Gandeng Perusahaan China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209669/produksi-obat-corona-bio-farma-gandeng-perusahaan-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/05/320/2209669/produksi-obat-corona-bio-farma-gandeng-perusahaan-china</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2020 18:53 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/05/320/2209669/produksi-obat-corona-bio-farma-gandeng-perusahaan-china-EHFH9yZX89.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penanganan Virus Corona di Indonesia. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/05/320/2209669/produksi-obat-corona-bio-farma-gandeng-perusahaan-china-EHFH9yZX89.jpg</image><title>Penanganan Virus Corona di Indonesia. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mendorong perusahaan farmasi untuk memproduksi obat untuk pasien corona. Salah satunya adalah PT Bio Farma yang akan memproduksi chloroquine serta azhitromycin.
Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan, obat yang akan diproduksi tersebut merupakan&amp;nbsp; antibiotik dan anti inflamasi untuk pasien corona. Tak tanggung-tanggung obat tersebut akan diproduksi dalam jumlah banyak.
&quot;Dan siap kami distribusikan ke seluruh rumah sakit Indonesia,&quot; ujarnya dalam rapat virtual dengan DPR, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bank BUMN Berikan Keringanan Kredit ke 801.685 Nasabah UMKM Selama Covid-19
Menurut Budi, dengan perusahaan bioteknologi asal China. Apalagi perusahaan pelat merah lain Bio Farma sudah masuk dalam grup solitaire WHO untuk bisa melakukan clinical trial untuk vaksin Covid-19.
&quot;Kita juga sudah bekerjasama dengan Sinovac perusahaan Bioteknologi dari Tiongkok yang pertama kali bergerak menghadapi virus COVID-19 juga sudah aktif di organisasi dunia mengenai epidemic inovation yg bergerak di bidang vaksin,&quot; ujarnya.Selain Biofarma, ada dua perusahaan plat merah lagi yang akan memproduksi tiga jenis obat untuk perawatan pasien covid-19. Kedua perusahaan tersebut yakni PT Kimia Farma dan PT Indofarma.
Menurut Budi Menurut Budi pada awalnnya memang perusahaan farmasi tersebut kesulitan untuk mendapatkan bahan baku. Mengingat, pihaknya masih harus melakukan impor bahan baku dari India dan China yang saat itu kondisinya sedang Lockdown.
&quot;Kita sempat kesulitan bahan baku karena masih impor dari India dan Cina tapi kami sempat bekerjasama dengan Garuda mengirim pesawat charter membawa oseltamivir,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mendorong perusahaan farmasi untuk memproduksi obat untuk pasien corona. Salah satunya adalah PT Bio Farma yang akan memproduksi chloroquine serta azhitromycin.
Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan, obat yang akan diproduksi tersebut merupakan&amp;nbsp; antibiotik dan anti inflamasi untuk pasien corona. Tak tanggung-tanggung obat tersebut akan diproduksi dalam jumlah banyak.
&quot;Dan siap kami distribusikan ke seluruh rumah sakit Indonesia,&quot; ujarnya dalam rapat virtual dengan DPR, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bank BUMN Berikan Keringanan Kredit ke 801.685 Nasabah UMKM Selama Covid-19
Menurut Budi, dengan perusahaan bioteknologi asal China. Apalagi perusahaan pelat merah lain Bio Farma sudah masuk dalam grup solitaire WHO untuk bisa melakukan clinical trial untuk vaksin Covid-19.
&quot;Kita juga sudah bekerjasama dengan Sinovac perusahaan Bioteknologi dari Tiongkok yang pertama kali bergerak menghadapi virus COVID-19 juga sudah aktif di organisasi dunia mengenai epidemic inovation yg bergerak di bidang vaksin,&quot; ujarnya.Selain Biofarma, ada dua perusahaan plat merah lagi yang akan memproduksi tiga jenis obat untuk perawatan pasien covid-19. Kedua perusahaan tersebut yakni PT Kimia Farma dan PT Indofarma.
Menurut Budi Menurut Budi pada awalnnya memang perusahaan farmasi tersebut kesulitan untuk mendapatkan bahan baku. Mengingat, pihaknya masih harus melakukan impor bahan baku dari India dan China yang saat itu kondisinya sedang Lockdown.
&quot;Kita sempat kesulitan bahan baku karena masih impor dari India dan Cina tapi kami sempat bekerjasama dengan Garuda mengirim pesawat charter membawa oseltamivir,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
