<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Indonesia Menjadi Tujuan Investasi Menarik di Dunia</title><description>Indonesia masih menjadi tujuan investasi menarik di tengah pandemi virus corona</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/06/320/2210099/erick-thohir-indonesia-menjadi-tujuan-investasi-menarik-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/06/320/2210099/erick-thohir-indonesia-menjadi-tujuan-investasi-menarik-di-dunia"/><item><title>Erick Thohir: Indonesia Menjadi Tujuan Investasi Menarik di Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/06/320/2210099/erick-thohir-indonesia-menjadi-tujuan-investasi-menarik-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/06/320/2210099/erick-thohir-indonesia-menjadi-tujuan-investasi-menarik-di-dunia</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2020 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/06/320/2210099/erick-thohir-indonesia-menjadi-tujuan-investasi-menarik-di-dunia-CqIpE8JGfA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Metneri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/06/320/2210099/erick-thohir-indonesia-menjadi-tujuan-investasi-menarik-di-dunia-CqIpE8JGfA.jpg</image><title>Metneri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai Indonesia masih menjadi tujuan investasi menarik di tengah pandemi virus corona. Hal ini bisa dilihat usai tertariknya para investor terhadap instrumen obligasi dalam dolar AS atau Global Bond yang diterbitkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Dalam proses penawarannya, investor yang membeli Global Bond Bank Mandiri ini dari Asia sebanyak 66% dan 34% dari Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Serikat.  Di mana obligasi Bank Mandiri mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hampir 5 kali.
&quot;Di tengah kondisi pasar global yang tidak pasti, banyaknya minat investor terhadap Global Bond yang diterbitkan BUMN ini menjadi bukti bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi menarik di dunia,&quot; kata Erick Thohir, dalam keterangannya, Rabu (6/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Terbitkan Global Bond, Bank Mandiri Raih Dana USD500 Juta
Untuk itu, Erick Thohir mendorong kepada BUMN lain untuk terus kreatif dalam mencari pendanaan. Tidak hanya mengandalkan kucuran dana dari perbankan, penerbitan obligasi dalam dolar AS ini juga patut untuk ditiru.Seperti diketahui, sehari sebelumnya, PT Hutama Karya (Persero) juga sukses menerbitkan Global Bond sebesar sebesar USD 600 juta dengan kupon yang ditawarkan sebesar 3,75%.
Dalam penawarannya, HK mencatat kelebihan permintaan hingga 6 kali dari nilai yang diterbitkan. Adapun Investor yang melakukan pembelian Global Bonds berasal dari Asia (42%), Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (30%), dan Amerika Serikat (28%).</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai Indonesia masih menjadi tujuan investasi menarik di tengah pandemi virus corona. Hal ini bisa dilihat usai tertariknya para investor terhadap instrumen obligasi dalam dolar AS atau Global Bond yang diterbitkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Dalam proses penawarannya, investor yang membeli Global Bond Bank Mandiri ini dari Asia sebanyak 66% dan 34% dari Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Serikat.  Di mana obligasi Bank Mandiri mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hampir 5 kali.
&quot;Di tengah kondisi pasar global yang tidak pasti, banyaknya minat investor terhadap Global Bond yang diterbitkan BUMN ini menjadi bukti bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi menarik di dunia,&quot; kata Erick Thohir, dalam keterangannya, Rabu (6/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Terbitkan Global Bond, Bank Mandiri Raih Dana USD500 Juta
Untuk itu, Erick Thohir mendorong kepada BUMN lain untuk terus kreatif dalam mencari pendanaan. Tidak hanya mengandalkan kucuran dana dari perbankan, penerbitan obligasi dalam dolar AS ini juga patut untuk ditiru.Seperti diketahui, sehari sebelumnya, PT Hutama Karya (Persero) juga sukses menerbitkan Global Bond sebesar sebesar USD 600 juta dengan kupon yang ditawarkan sebesar 3,75%.
Dalam penawarannya, HK mencatat kelebihan permintaan hingga 6 kali dari nilai yang diterbitkan. Adapun Investor yang melakukan pembelian Global Bonds berasal dari Asia (42%), Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (30%), dan Amerika Serikat (28%).</content:encoded></item></channel></rss>
