<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bappebti Blokir 114 Situs Pialang Ilegal</title><description>Bappebti Kementerian Perdagangan memblokir 114 situs entitas tidak memiliki izin usaha sebagai Pialang Berjangka.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/08/320/2210870/bappebti-blokir-114-situs-pialang-ilegal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/08/320/2210870/bappebti-blokir-114-situs-pialang-ilegal"/><item><title>Bappebti Blokir 114 Situs Pialang Ilegal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/08/320/2210870/bappebti-blokir-114-situs-pialang-ilegal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/08/320/2210870/bappebti-blokir-114-situs-pialang-ilegal</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2020 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/08/320/2210870/bappebti-blokir-114-situs-pialang-ilegal-HUBjmmxAHI.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/08/320/2210870/bappebti-blokir-114-situs-pialang-ilegal-HUBjmmxAHI.jpeg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan memblokir 114 situs entitas tidak memiliki izin usaha sebagai Pialang Berjangka pada April 2020. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan hingga April 2020, sudah 217 domain situs diblokir oleh Bappebti.
&quot;Pandemi covid-19 yang melanda hampir semua negara di dunia tak terkecuali Indonesia, tidak menyurutkan komitmen Bappebti Kemendag untuk mencegah kerugian masyarakat sebagai akibat pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi dan menciptakan persaingan usaha yang sehat serta kepastian hukum di tengah masyarakat,&quot; tegas Mendag dilansir dari laman Kemendag, Jumat (8/5/2020).
Baca juga: Bappebti Sinergikan PKB, SRG dan PLK
Menurut Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) Tjahya Widayanti, meskipun saat ini pegawai Bappebti melakukan pekerjaan dari rumah (Work From Home/WFH), pengawasan dan pengamatan terhadap pihak-pihak yang melakukan kegiatan usaha di bidang Perdagangan Berjangka tanpa memiliki izin tidak boleh lengah. Ruang gerak mereka harus dipersempit, karena sebagian besar kegiatan yang dilakukannya berpotensi merugikan masyarakat.
&quot;Bappebti akan terus mempersempit ruang gerak entitas-entitas illegal tersebut. Selain pemblokiran domain, ke depan Bappebti akan memblokir media yang digunakan untuk melakukan promosi, termasuk media sosial seperti YouTube,&quot; ujar Tjahya.
Baca juga: Industri Berjangka Semakin Berkembang, Kemendag Resmikan Sistem Pengawasan Tunggal
Sementara itu, Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti M Syist menyatakan, selain bertindak selayaknya Pialang Berjangka dengan menjadi Introducing Broker (IB), Bappebti juga menindak situs yang memfasilitasi pembukaan akun ke broker luar negeri.
&quot;Meskipun berdalih hanya menyediakan informasi dan berita seputar perdagangan berjangka, namun berdasarkan pengamatan Bappebti terdapat halaman yang mengarahkan untuk melakukan pembukaan akun ke broker luar negeri. Tentunya hal tersebut dilarang, karena melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi,&quot; ungkap M Syist.M Syst melanjutkan, selain penawaran investasi mata uang, indeks  saham, dan komoditi, saat ini juga marak penawaran investasi dengan  berkedok menambang kripto. Untuk dapat melakukan aktivitas menambang  kripto, masyarakat ditawarkan untuk bergabung dengan menyediakan  paket-paket sesuai dengan kemampuannya dan mendaftar melalui situs  mereka. Penawaran-penawaran tersebut selain dilakukan melalui situs  internet, juga melalui Whatsapp Group (WAG).
Perekrutan calon peserta dilakukan dengan sistem berjenjang atau  skema piramida. Investasi dengan skema ini berpotensi besar merupakan  skema penipuan (scam) dan dana yang terkumpul umumnya akan dibawa lari  oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
&amp;ldquo;Sebelum berinvestasi, masyarakat diharapkan selalu melakukan  pengecekan atas legalitas pialang berjangka dan kewajaran keuntungan  yang ditawarkan. Selain itu, masyarakat diharapkan tidak tergiur dengan  janji keuntungan di luar kewajaran serta mempelajari terlebih dahulu  mengenai mekanisme transaksi, untung, dan ruginya. Jadi investasi  tersebut harus memiliki legalitas yang jelas dan memberikan keuntungan  yang logis,&amp;rdquo; pungkas M Syist.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan memblokir 114 situs entitas tidak memiliki izin usaha sebagai Pialang Berjangka pada April 2020. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan hingga April 2020, sudah 217 domain situs diblokir oleh Bappebti.
&quot;Pandemi covid-19 yang melanda hampir semua negara di dunia tak terkecuali Indonesia, tidak menyurutkan komitmen Bappebti Kemendag untuk mencegah kerugian masyarakat sebagai akibat pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi dan menciptakan persaingan usaha yang sehat serta kepastian hukum di tengah masyarakat,&quot; tegas Mendag dilansir dari laman Kemendag, Jumat (8/5/2020).
Baca juga: Bappebti Sinergikan PKB, SRG dan PLK
Menurut Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) Tjahya Widayanti, meskipun saat ini pegawai Bappebti melakukan pekerjaan dari rumah (Work From Home/WFH), pengawasan dan pengamatan terhadap pihak-pihak yang melakukan kegiatan usaha di bidang Perdagangan Berjangka tanpa memiliki izin tidak boleh lengah. Ruang gerak mereka harus dipersempit, karena sebagian besar kegiatan yang dilakukannya berpotensi merugikan masyarakat.
&quot;Bappebti akan terus mempersempit ruang gerak entitas-entitas illegal tersebut. Selain pemblokiran domain, ke depan Bappebti akan memblokir media yang digunakan untuk melakukan promosi, termasuk media sosial seperti YouTube,&quot; ujar Tjahya.
Baca juga: Industri Berjangka Semakin Berkembang, Kemendag Resmikan Sistem Pengawasan Tunggal
Sementara itu, Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti M Syist menyatakan, selain bertindak selayaknya Pialang Berjangka dengan menjadi Introducing Broker (IB), Bappebti juga menindak situs yang memfasilitasi pembukaan akun ke broker luar negeri.
&quot;Meskipun berdalih hanya menyediakan informasi dan berita seputar perdagangan berjangka, namun berdasarkan pengamatan Bappebti terdapat halaman yang mengarahkan untuk melakukan pembukaan akun ke broker luar negeri. Tentunya hal tersebut dilarang, karena melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi,&quot; ungkap M Syist.M Syst melanjutkan, selain penawaran investasi mata uang, indeks  saham, dan komoditi, saat ini juga marak penawaran investasi dengan  berkedok menambang kripto. Untuk dapat melakukan aktivitas menambang  kripto, masyarakat ditawarkan untuk bergabung dengan menyediakan  paket-paket sesuai dengan kemampuannya dan mendaftar melalui situs  mereka. Penawaran-penawaran tersebut selain dilakukan melalui situs  internet, juga melalui Whatsapp Group (WAG).
Perekrutan calon peserta dilakukan dengan sistem berjenjang atau  skema piramida. Investasi dengan skema ini berpotensi besar merupakan  skema penipuan (scam) dan dana yang terkumpul umumnya akan dibawa lari  oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
&amp;ldquo;Sebelum berinvestasi, masyarakat diharapkan selalu melakukan  pengecekan atas legalitas pialang berjangka dan kewajaran keuntungan  yang ditawarkan. Selain itu, masyarakat diharapkan tidak tergiur dengan  janji keuntungan di luar kewajaran serta mempelajari terlebih dahulu  mengenai mekanisme transaksi, untung, dan ruginya. Jadi investasi  tersebut harus memiliki legalitas yang jelas dan memberikan keuntungan  yang logis,&amp;rdquo; pungkas M Syist.</content:encoded></item></channel></rss>
