<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sri Mulyani Akui Virus Corona Ciptakan Ketidakpastian Bahkan Kepanikan</title><description>Pandemi virus corona atau Covid-19 telah menganggu sistem perekonomian dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/320/2212086/sri-mulyani-akui-virus-corona-ciptakan-ketidakpastian-bahkan-kepanikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/320/2212086/sri-mulyani-akui-virus-corona-ciptakan-ketidakpastian-bahkan-kepanikan"/><item><title>   Sri Mulyani Akui Virus Corona Ciptakan Ketidakpastian Bahkan Kepanikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/320/2212086/sri-mulyani-akui-virus-corona-ciptakan-ketidakpastian-bahkan-kepanikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/320/2212086/sri-mulyani-akui-virus-corona-ciptakan-ketidakpastian-bahkan-kepanikan</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 09:46 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/320/2212086/sri-mulyani-sebut-virus-corona-ciptakan-ketidakpastian-bahkan-kepanikan-wA1EWTRdwn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/320/2212086/sri-mulyani-sebut-virus-corona-ciptakan-ketidakpastian-bahkan-kepanikan-wA1EWTRdwn.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, pandemi virus corona atau Covid-19 telah menganggu sistem perekonomian dunia. Hal ini terlihat dari hasil pertumbuhan ekonomi berbagai negara yang mencatatkan hasil minus.
Baca Juga: Sri Mulyani: Dana Asing Keluar Rp145 Triliun, 2 Kali Lipat dari Krisis Keuangan Global 2008
Untuk Indonesia sendiri, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020 mencapai 2,97%. Pertumbuhan ekonomi ini melambat dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.
&quot;Dengan gangguan di sisi demand dan supply, maka ini sebabkan suatu potensi gangguan ke ekonomi dan potensi gangguan sistem keuangan,&quot; kata Sri Mulyani dalam telekonferensi, Jakarta, Senin (11/5/2020).
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Menko Luhut: Kejadian yang Belum Pernah Dirasakan Umat Manusia
Pemerintah pun langsung mengantisipasi perlambatan ekonomi dunia dan Indonesia dengan menggelar rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur BI Perry Warjiyo, Dewan Komisioner OJK dan LPS.
&quot;Momentum dari perbaikan perekonomian sudah mulai terlihat awal 2020. Tapi kemudian mengalami perubahan arah sangat signifikan akibat pandemi global covid disease, covid 19,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Sejak disampaikan WHO sebagai pandemi, virus corona telah menyebar  dengan cepat lebih dari 200 negara yang sebabkan gangguan di bidang  kesehatan dan ancaman kematian. Berawal di Wuhan pada akhir 2019 virus  corona telah menyebabkan sampai dengan Minggu 10 Mei 2020 4,1 juta orang  mengalami infeksi dan lebih dari 281.000 orang meninggal dunia akibat  covid.
&quot;Episenturm penyebaran bergeser dari RRT (China) ke Eropa dan Amerika  Serikat. Saat ini penyebaran masih sangat eskalatif di berbagai negara  termasuk Indonesia. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian, bahkan  kepanikan. Tidak ada satu negara pun yang siap dan saat ini dapat  prediksi kapan pandemi berakhir,&quot; kata Sri Mulyani.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, pandemi virus corona atau Covid-19 telah menganggu sistem perekonomian dunia. Hal ini terlihat dari hasil pertumbuhan ekonomi berbagai negara yang mencatatkan hasil minus.
Baca Juga: Sri Mulyani: Dana Asing Keluar Rp145 Triliun, 2 Kali Lipat dari Krisis Keuangan Global 2008
Untuk Indonesia sendiri, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020 mencapai 2,97%. Pertumbuhan ekonomi ini melambat dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.
&quot;Dengan gangguan di sisi demand dan supply, maka ini sebabkan suatu potensi gangguan ke ekonomi dan potensi gangguan sistem keuangan,&quot; kata Sri Mulyani dalam telekonferensi, Jakarta, Senin (11/5/2020).
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Menko Luhut: Kejadian yang Belum Pernah Dirasakan Umat Manusia
Pemerintah pun langsung mengantisipasi perlambatan ekonomi dunia dan Indonesia dengan menggelar rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur BI Perry Warjiyo, Dewan Komisioner OJK dan LPS.
&quot;Momentum dari perbaikan perekonomian sudah mulai terlihat awal 2020. Tapi kemudian mengalami perubahan arah sangat signifikan akibat pandemi global covid disease, covid 19,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Sejak disampaikan WHO sebagai pandemi, virus corona telah menyebar  dengan cepat lebih dari 200 negara yang sebabkan gangguan di bidang  kesehatan dan ancaman kematian. Berawal di Wuhan pada akhir 2019 virus  corona telah menyebabkan sampai dengan Minggu 10 Mei 2020 4,1 juta orang  mengalami infeksi dan lebih dari 281.000 orang meninggal dunia akibat  covid.
&quot;Episenturm penyebaran bergeser dari RRT (China) ke Eropa dan Amerika  Serikat. Saat ini penyebaran masih sangat eskalatif di berbagai negara  termasuk Indonesia. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian, bahkan  kepanikan. Tidak ada satu negara pun yang siap dan saat ini dapat  prediksi kapan pandemi berakhir,&quot; kata Sri Mulyani.</content:encoded></item></channel></rss>
