<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sri Mulyani: Tak Ada Satu Negara Pun Siap Hadapi Corona</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, tidak ada satu negara yang siap menghadapi pandemi virus corona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/320/2212089/sri-mulyani-tak-ada-satu-negara-pun-siap-hadapi-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/320/2212089/sri-mulyani-tak-ada-satu-negara-pun-siap-hadapi-corona"/><item><title>   Sri Mulyani: Tak Ada Satu Negara Pun Siap Hadapi Corona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/320/2212089/sri-mulyani-tak-ada-satu-negara-pun-siap-hadapi-corona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/320/2212089/sri-mulyani-tak-ada-satu-negara-pun-siap-hadapi-corona</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 09:51 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/320/2212089/sri-mulyani-tak-ada-satu-negara-pun-siap-hadapi-corona-LULq5qO1sh.png" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/320/2212089/sri-mulyani-tak-ada-satu-negara-pun-siap-hadapi-corona-LULq5qO1sh.png</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, tidak ada satu negara yang siap menghadapi pandemi virus corona. Tercatat, saat ini sudah 213 terinfeksi virus corona atau Covid-19 termasuk Indonesia.

&quot;Tidak ada satu negara pun yang siap dan saat ini dapat prediksi kapan pandemi berakhir,&quot; kata Sri Mulyani dalam telekonferensi rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Jakarta, Senin (11/5/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Virus Corona Ciptakan Ketidakpastian Bahkan Kepanikan
Menurut Sri Mulyani, saat ini hampir seluruh negara di dunia dalam mencegah penyebaran Covid-19 melakukan langkah-langkah ekstrem, seperti lockdown maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan Indonesia.

&quot;Diadvokasi WHO, maka dilakukan langkah-langkah ekstrem yakni membatasi interaksi sosial antar manusia. Pembatasan sosial/ social distancing dilakukan dalam bentuk larangan perjalanan, lebih dari 86 negara travel ban, penutupan perbatasan antar negara dan penutupan sekolah, kantor dan tempat ibadah. Ini merupakan satu tindakan ekstrim,&quot; kata Sri Mulyani.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Menko Luhut: Kejadian yang Belum Pernah Dirasakan Umat Manusia
Sejak disampaikan WHO sebagai pandemi, virus corona telah menyebar dengan cepat lebih dari 200 negara yang sebabkan gangguan di bidang kesehatan dan ancaman kematian. Berawal di Wuhan pada akhir 2019 virus corona telah menyebabkan sampai dengan Minggu 10 Mei 2020 4,1 juta orang mengalami infeksi dan lebih dari 281.000 orang meninggal dunia akibat covid.



&quot;Episenturm penyebaran bergeser dari RRT (China) ke Eropa dan Amerika Serikat. Saat ini penyebaran masih sangat eskalatif di berbagai negara termasuk Indonesia,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, tidak ada satu negara yang siap menghadapi pandemi virus corona. Tercatat, saat ini sudah 213 terinfeksi virus corona atau Covid-19 termasuk Indonesia.

&quot;Tidak ada satu negara pun yang siap dan saat ini dapat prediksi kapan pandemi berakhir,&quot; kata Sri Mulyani dalam telekonferensi rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Jakarta, Senin (11/5/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Virus Corona Ciptakan Ketidakpastian Bahkan Kepanikan
Menurut Sri Mulyani, saat ini hampir seluruh negara di dunia dalam mencegah penyebaran Covid-19 melakukan langkah-langkah ekstrem, seperti lockdown maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan Indonesia.

&quot;Diadvokasi WHO, maka dilakukan langkah-langkah ekstrem yakni membatasi interaksi sosial antar manusia. Pembatasan sosial/ social distancing dilakukan dalam bentuk larangan perjalanan, lebih dari 86 negara travel ban, penutupan perbatasan antar negara dan penutupan sekolah, kantor dan tempat ibadah. Ini merupakan satu tindakan ekstrim,&quot; kata Sri Mulyani.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Menko Luhut: Kejadian yang Belum Pernah Dirasakan Umat Manusia
Sejak disampaikan WHO sebagai pandemi, virus corona telah menyebar dengan cepat lebih dari 200 negara yang sebabkan gangguan di bidang kesehatan dan ancaman kematian. Berawal di Wuhan pada akhir 2019 virus corona telah menyebabkan sampai dengan Minggu 10 Mei 2020 4,1 juta orang mengalami infeksi dan lebih dari 281.000 orang meninggal dunia akibat covid.



&quot;Episenturm penyebaran bergeser dari RRT (China) ke Eropa dan Amerika Serikat. Saat ini penyebaran masih sangat eskalatif di berbagai negara termasuk Indonesia,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
