<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Properti Gagal Take Off Tahun Ini</title><description>Pandemi virus corona atau Covid-19 menghempaskan harapan para pelaku industri properti yang bersiap &quot;take off&quot; pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/470/2212287/industri-properti-gagal-take-off-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/470/2212287/industri-properti-gagal-take-off-tahun-ini"/><item><title>Industri Properti Gagal Take Off Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/470/2212287/industri-properti-gagal-take-off-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/11/470/2212287/industri-properti-gagal-take-off-tahun-ini</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/470/2212287/industri-properti-gagal-take-off-tahun-ini-Qjc6Hhs26X.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/470/2212287/industri-properti-gagal-take-off-tahun-ini-Qjc6Hhs26X.jpeg</image><title>Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 menghempaskan harapan para pelaku industri properti yang bersiap &quot;take off&quot; pada tahun ini.
Director Strategic Consulting Cushman &amp;amp; Wakefield Arief Rahardjo menjelaskan, sebetulnya optimisme developer terhadap kondisi pasar properti di Jadebotabek sudah mulai tumbuh di 2 bulan pertama 2020.
&amp;nbsp;Baca juga; Virus Covid-19 Berdampak ke Sektor Properti Tanah Air?
&quot;Dampak pandemi ini baru dirasakan mulai bulan maret 2020,&quot; kata dia kepada Okezone, Senin (11/5/2020).
Menurutnya, sudah tentu pandemi covid-19 ini berdampak sangat negatif terhadap baik penjualan maupun mundurnya jadwal delivery product baru yang akan dilaunching.

&quot;Untuk pasar perkantoran di CBD Jakarta banyak calon penyewa kantor yang membatalkan rencananya,&quot; sebut dia.
Bahkan, pada kuartal I-2020 tercatat penyerapan kantor sebanyak 12.600 meter persegi. &quot;Ini adalah penyerapan per kuartal terendah yang terjadi 4 tahun terakhir,&quot; sebut dia.
Baca juga: BI Catat Harga Properti Residensial Tumbuh Terbatas di Kuartal IV-2019
Dia melanjutkan, pusat perbelanjaan di Jakarta beberapa tenant cinema dan fashion masih sempat buka di 2 bulan pertama 2020. Setelah itu, hampir semua pusat perbelanjaan mengurangi jam operasinya dan tutup selama masa PSBB diberlakukan.
&quot;Untuk pasar apartemen jual atau kondominium di Jadebotabek penjualan turun hampir 47% selama kuartal pertama 2020 dibandingkan kuartal pertama 2019,&quot; cetus dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 menghempaskan harapan para pelaku industri properti yang bersiap &quot;take off&quot; pada tahun ini.
Director Strategic Consulting Cushman &amp;amp; Wakefield Arief Rahardjo menjelaskan, sebetulnya optimisme developer terhadap kondisi pasar properti di Jadebotabek sudah mulai tumbuh di 2 bulan pertama 2020.
&amp;nbsp;Baca juga; Virus Covid-19 Berdampak ke Sektor Properti Tanah Air?
&quot;Dampak pandemi ini baru dirasakan mulai bulan maret 2020,&quot; kata dia kepada Okezone, Senin (11/5/2020).
Menurutnya, sudah tentu pandemi covid-19 ini berdampak sangat negatif terhadap baik penjualan maupun mundurnya jadwal delivery product baru yang akan dilaunching.

&quot;Untuk pasar perkantoran di CBD Jakarta banyak calon penyewa kantor yang membatalkan rencananya,&quot; sebut dia.
Bahkan, pada kuartal I-2020 tercatat penyerapan kantor sebanyak 12.600 meter persegi. &quot;Ini adalah penyerapan per kuartal terendah yang terjadi 4 tahun terakhir,&quot; sebut dia.
Baca juga: BI Catat Harga Properti Residensial Tumbuh Terbatas di Kuartal IV-2019
Dia melanjutkan, pusat perbelanjaan di Jakarta beberapa tenant cinema dan fashion masih sempat buka di 2 bulan pertama 2020. Setelah itu, hampir semua pusat perbelanjaan mengurangi jam operasinya dan tutup selama masa PSBB diberlakukan.
&quot;Untuk pasar apartemen jual atau kondominium di Jadebotabek penjualan turun hampir 47% selama kuartal pertama 2020 dibandingkan kuartal pertama 2019,&quot; cetus dia.</content:encoded></item></channel></rss>
