<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Virus Corona, Ekonomi Indonesia Diprediksi hanya Tumbuh 1% Tahun Ini</title><description>Bappenas memperkirakan ekonomi Indonesia akan meleset jauh dari target pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/12/320/2212894/imbas-virus-corona-ekonomi-indonesia-diprediksi-hanya-tumbuh-1-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/12/320/2212894/imbas-virus-corona-ekonomi-indonesia-diprediksi-hanya-tumbuh-1-tahun-ini"/><item><title>Imbas Virus Corona, Ekonomi Indonesia Diprediksi hanya Tumbuh 1% Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/12/320/2212894/imbas-virus-corona-ekonomi-indonesia-diprediksi-hanya-tumbuh-1-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/12/320/2212894/imbas-virus-corona-ekonomi-indonesia-diprediksi-hanya-tumbuh-1-tahun-ini</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2020 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/12/320/2212894/imbas-virus-corona-ekonomi-indonesia-diprediksi-hanya-tumbuh-1-tahun-ini-eiW1IWn78j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/12/320/2212894/imbas-virus-corona-ekonomi-indonesia-diprediksi-hanya-tumbuh-1-tahun-ini-eiW1IWn78j.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) atau Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) memperkirakan ekonomi Indonesia akan meleset jauh dari target pada tahun ini. Mengingat pandemi virus corona sangat berpengaruh pada kinerja perekonomian negara.
Kepala Bappenas atau Menteri PPN Suharso Monoarfa mengatakan, pada tahun ini ekonomi Indonesia diperkirakan akan berada di bawah 2,3%. Bahkan diperkirakan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di kisaran 1%.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai Ekspektasi BI, Ini Sebabnya
&quot;Saya cuma pikir kalau dia di bawah 2,3% bahkan bisa 1% tentu yang terkena adalah Bapak Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan sampai kepalang karena pendapatan terputus kembali,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Selasa (12/5/2020)
Suharso menambahkan, bukan tanpa alasan mengapa dirinya memprediksi angka pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh 1% saja. Sebab pada kuartal I-2020 saja ekonomi Indonesia hanya tumbuh 2,97%.
Sementara saat ini, Indonesia memasuki puncak dari pandemi corona. Namun belum ada yang tahu kapan pandemi corona ini akan berakhir.
Baca Juga: Tumbuh 2,97%, Presiden Jokowi: Ekonomi RI Relatif Baik Dibandingkan Negara Lain
&quot;Mengenai Pertumbuhan ekonomi, pada kuartal pertama diumumkan mencapai 2,97%. Dan mudah-mudahan kita benar2 bisa rata rata 2,3% pada 2020,&quot; jelasnya
Suharso menyebut tinggi atau rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini tergantung pada dua hal. Pertama adalah seberapa cepat penanganan virus corona, dan yang kedua adalah bagaimana pemulihan ekonomi yang dilakukan.
&quot;Tapi masih positif karena yang terjadi penurunan dalam kontraksi pada kuartal kedua yang bulan April sampai Juni, Juli mungkin akan lumayan, bergantung pada bagaimana pemulihan ekonomi kita,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) atau Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) memperkirakan ekonomi Indonesia akan meleset jauh dari target pada tahun ini. Mengingat pandemi virus corona sangat berpengaruh pada kinerja perekonomian negara.
Kepala Bappenas atau Menteri PPN Suharso Monoarfa mengatakan, pada tahun ini ekonomi Indonesia diperkirakan akan berada di bawah 2,3%. Bahkan diperkirakan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di kisaran 1%.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai Ekspektasi BI, Ini Sebabnya
&quot;Saya cuma pikir kalau dia di bawah 2,3% bahkan bisa 1% tentu yang terkena adalah Bapak Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan sampai kepalang karena pendapatan terputus kembali,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Selasa (12/5/2020)
Suharso menambahkan, bukan tanpa alasan mengapa dirinya memprediksi angka pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh 1% saja. Sebab pada kuartal I-2020 saja ekonomi Indonesia hanya tumbuh 2,97%.
Sementara saat ini, Indonesia memasuki puncak dari pandemi corona. Namun belum ada yang tahu kapan pandemi corona ini akan berakhir.
Baca Juga: Tumbuh 2,97%, Presiden Jokowi: Ekonomi RI Relatif Baik Dibandingkan Negara Lain
&quot;Mengenai Pertumbuhan ekonomi, pada kuartal pertama diumumkan mencapai 2,97%. Dan mudah-mudahan kita benar2 bisa rata rata 2,3% pada 2020,&quot; jelasnya
Suharso menyebut tinggi atau rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini tergantung pada dua hal. Pertama adalah seberapa cepat penanganan virus corona, dan yang kedua adalah bagaimana pemulihan ekonomi yang dilakukan.
&quot;Tapi masih positif karena yang terjadi penurunan dalam kontraksi pada kuartal kedua yang bulan April sampai Juni, Juli mungkin akan lumayan, bergantung pada bagaimana pemulihan ekonomi kita,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
