<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beli 3 Gedung Rp3,5 Triliun, Bank Milik Miliarder Tahir Lakukan Right Issue</title><description>Bank Mayapada berencana melakukan right issue Rp4,5 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/14/278/2214097/beli-3-gedung-rp3-5-triliun-bank-milik-miliarder-tahir-lakukan-right-issue</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/14/278/2214097/beli-3-gedung-rp3-5-triliun-bank-milik-miliarder-tahir-lakukan-right-issue"/><item><title>Beli 3 Gedung Rp3,5 Triliun, Bank Milik Miliarder Tahir Lakukan Right Issue</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/14/278/2214097/beli-3-gedung-rp3-5-triliun-bank-milik-miliarder-tahir-lakukan-right-issue</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/14/278/2214097/beli-3-gedung-rp3-5-triliun-bank-milik-miliarder-tahir-lakukan-right-issue</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2020 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/14/278/2214097/beli-3-gedung-rp3-5-triliun-bank-milik-miliarder-tahir-lakukan-right-issue-AFgusPnoeU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/14/278/2214097/beli-3-gedung-rp3-5-triliun-bank-milik-miliarder-tahir-lakukan-right-issue-AFgusPnoeU.jpg</image><title>(Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA - Bank milik taipan Tahir yang merupakan  salah satu miliarder Indonesia, PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) akan melakukan penambahan modal.

Untuk itu, perseroan berencana untuk melaksanakan right issue atau penambahan modal melalui hak memesan efek efek terlebih dahulu.

Right issue ini direncanakan akan dilakukan pada akhir 2020. Besaran dana yang akan dihasilkan dari aksi korporasi ini adalah Rp4,5 triliun.

Demikian terungkap dalam keterbukaan informasi BEI yang ditandatangani Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Intip Kekayaan Crazy Rich Surabayan, Tahir sang Pendiri Mayapada Grup

Pelaksanaan RUPS terkait penambahan moda ini dan tahapan-tahapannya  masih dalam perencanaan.
Walau begitu, sebelum dilakukan right issue ini, perseroan telah  melakukan transaksi pembelian aset tiga properti senilai Rp3,5 triliun.  Walau begitu, transaksi ini merupakan transaksi yang dilakukan oleh  Tahir sendiri.

Tiga properti tersebut adalah, pertama Menara Topas dengan nilai  transaksi Rp1,5 trriliun. Kedua, Gedung perkantoran Surabaya senilai Rp1  triliun dan terakhir Gedung Bali Rp1 triliun.

Pemilik dari tiga properti tersebut adalah perusahaan-perusahaan dengan pemegang saham adalah Tahir.

&quot;Bank memperoleh kepastikan kepemilikan atas aset strategis dan  pemegang saham pengendali bersedia menempatkan kembali ke perseroan  seluruh dana hasil penjualan asetnya sebagai dana setoran modal. Hal ini  dimungkinkan hanya jika perseroan melakukan transaksi dengan pihak  terafilisi,&quot; jelas Hariyono.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank milik taipan Tahir yang merupakan  salah satu miliarder Indonesia, PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) akan melakukan penambahan modal.

Untuk itu, perseroan berencana untuk melaksanakan right issue atau penambahan modal melalui hak memesan efek efek terlebih dahulu.

Right issue ini direncanakan akan dilakukan pada akhir 2020. Besaran dana yang akan dihasilkan dari aksi korporasi ini adalah Rp4,5 triliun.

Demikian terungkap dalam keterbukaan informasi BEI yang ditandatangani Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Intip Kekayaan Crazy Rich Surabayan, Tahir sang Pendiri Mayapada Grup

Pelaksanaan RUPS terkait penambahan moda ini dan tahapan-tahapannya  masih dalam perencanaan.
Walau begitu, sebelum dilakukan right issue ini, perseroan telah  melakukan transaksi pembelian aset tiga properti senilai Rp3,5 triliun.  Walau begitu, transaksi ini merupakan transaksi yang dilakukan oleh  Tahir sendiri.

Tiga properti tersebut adalah, pertama Menara Topas dengan nilai  transaksi Rp1,5 trriliun. Kedua, Gedung perkantoran Surabaya senilai Rp1  triliun dan terakhir Gedung Bali Rp1 triliun.

Pemilik dari tiga properti tersebut adalah perusahaan-perusahaan dengan pemegang saham adalah Tahir.

&quot;Bank memperoleh kepastikan kepemilikan atas aset strategis dan  pemegang saham pengendali bersedia menempatkan kembali ke perseroan  seluruh dana hasil penjualan asetnya sebagai dana setoran modal. Hal ini  dimungkinkan hanya jika perseroan melakukan transaksi dengan pihak  terafilisi,&quot; jelas Hariyono.
</content:encoded></item></channel></rss>
