<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kookmin Korea Bank Bakal Jadi Pemegang Saham Pengendali Bukopin</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (JK) akan segera memproses penyesuaian kepemilikan saham di PT Bank Bukopin</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/18/278/2215663/kookmin-korea-bank-bakal-jadi-pemegang-saham-pengendali-bukopin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/18/278/2215663/kookmin-korea-bank-bakal-jadi-pemegang-saham-pengendali-bukopin"/><item><title>Kookmin Korea Bank Bakal Jadi Pemegang Saham Pengendali Bukopin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/18/278/2215663/kookmin-korea-bank-bakal-jadi-pemegang-saham-pengendali-bukopin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/18/278/2215663/kookmin-korea-bank-bakal-jadi-pemegang-saham-pengendali-bukopin</guid><pubDate>Senin 18 Mei 2020 08:17 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/18/278/2215663/kookmin-korea-bank-bakal-jadi-pemegang-saham-pengendali-bukopin-Os4vhHUZI7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/18/278/2215663/kookmin-korea-bank-bakal-jadi-pemegang-saham-pengendali-bukopin-Os4vhHUZI7.jpg</image><title>Bank (Foto: Shutterstock)</title></images><description> 
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (JK) akan segera memproses penyesuaian kepemilikan saham di PT Bank Bukopin setelah sebelumnya ada kesepakatan dengan calon investor dari Korea, Kookmin Bank.

&quot;OJK menerima informasi dari Bank Bukopin yang telah mencapai kesepakatan dengan calon investor yaitu Kookmin Korea Bank untuk menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin,&quot; kata  Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (18/5/2020).
Baca Juga: Pengawasan OJK ke Perbankan Lemah, Begini 4 Fakta yang Terungkap
Anto menjelaskan, OJK akan segera memproses penyesuan ini dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, penguatan aspek permodalan dan likuiditas oleh pemegang saham dan/atau investor diperlukan agar Bank Bukopin dapat meningkatkan kesehatan bank dan menjaga kestabilan sistem keuangan.
Baca Juga: OJK Siapkan Bank Sistemik Penyangga Likuiditas Hadapi Corona
Sebagai informasi, Kookmin Korea Bank merupakan salah satu pemegang saham terbesar kedua Bank Bukopin dengan kepemilikan saham 21,99%. Adapun PT Bosowa Corporindo sebanyak 23,39%, Negara Republik Indonesia 8,91% dan Kopelindo 5,13%. Sementara itu, 40,55% sisanya dimiliki oleh publik.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (JK) akan segera memproses penyesuaian kepemilikan saham di PT Bank Bukopin setelah sebelumnya ada kesepakatan dengan calon investor dari Korea, Kookmin Bank.

&quot;OJK menerima informasi dari Bank Bukopin yang telah mencapai kesepakatan dengan calon investor yaitu Kookmin Korea Bank untuk menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin,&quot; kata  Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (18/5/2020).
Baca Juga: Pengawasan OJK ke Perbankan Lemah, Begini 4 Fakta yang Terungkap
Anto menjelaskan, OJK akan segera memproses penyesuan ini dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, penguatan aspek permodalan dan likuiditas oleh pemegang saham dan/atau investor diperlukan agar Bank Bukopin dapat meningkatkan kesehatan bank dan menjaga kestabilan sistem keuangan.
Baca Juga: OJK Siapkan Bank Sistemik Penyangga Likuiditas Hadapi Corona
Sebagai informasi, Kookmin Korea Bank merupakan salah satu pemegang saham terbesar kedua Bank Bukopin dengan kepemilikan saham 21,99%. Adapun PT Bosowa Corporindo sebanyak 23,39%, Negara Republik Indonesia 8,91% dan Kopelindo 5,13%. Sementara itu, 40,55% sisanya dimiliki oleh publik.</content:encoded></item></channel></rss>
