<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Tol Sumsel-Bengkulu Baru 20%</title><description>Pembangunan tol yang menghubungkan Sumatera Selatan-Bengkulu, seksi I  Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, sudah mencapai 20%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/18/320/2215707/pembangunan-tol-sumsel-bengkulu-baru-20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/18/320/2215707/pembangunan-tol-sumsel-bengkulu-baru-20"/><item><title>Pembangunan Tol Sumsel-Bengkulu Baru 20%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/18/320/2215707/pembangunan-tol-sumsel-bengkulu-baru-20</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/18/320/2215707/pembangunan-tol-sumsel-bengkulu-baru-20</guid><pubDate>Senin 18 Mei 2020 10:07 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/18/320/2215707/pembangunan-tol-sumsel-bengkulu-baru-20-LAXlJU1Hfj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/18/320/2215707/pembangunan-tol-sumsel-bengkulu-baru-20-LAXlJU1Hfj.jpg</image><title>Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BENGKULU - Pembangunan tol yang menghubungkan Sumatera Selatan-Bengkulu, seksi I Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, sudah mencapai 20%. Pembangunan tol, kata Koordinator Legal dan Humas, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Chandra Irawan, tetap dilakukan meskipun tengah pandemi covid-19. Namun, pembangunan tetap mengikuti standar protokol pengamanan covid-19.
''Progres jalan tol Bengkulu, Curup-Lubuk Linggau. Seksi I Taba Penanjung sudah mencapai 20% pembangunan. Pembebasan lahan 8 km yang sudah terbuka,'' kata Chandra dalam keterangannya yang diterima Okezone, Senin (18/5/2020).
Baca Juga: Bangun Jalan Tol Layang Pertama di Makassar, Menteri Basuki: Mengurangi Kemacetan
Ruas tol ini, terang Chandra, merupakan bagian dari pembangunan JTTS koridor Palembang &amp;ndash; Bengkulu terdiri atas ruas tol Sp. Indralaya&amp;ndash;Muara Enim (119 km), ruas tol Muara Enim&amp;ndash;Lubuk Linggau (114,5 km) dan ruas tol Lubuk Linggau&amp;ndash;Bengkulu (95,8 km).

Ke-3 ruas ini, jelas Chandra, perluasan dari ruas Palembang&amp;ndash;Sp. Indralaya sepanjang 22 km yang telah beroperasi sejak 2018 silam.
''Pembangunan tetap dikebut demi pembangunan. 2021 Bengkulu-Taba Penanjung, secara keseluruhan 2022 sampai Lubuk Linggau,'' sampai Chandra.
Baca Juga: Menteri Basuki: Pembangunan Tol Pettarani Harus Dikerjakan Siang Malam!
Ruas tol Lubuk Linggau&amp;ndash;Curup&amp;ndash;Bengkulu, lanjut Chandra, terdiri dari 3 (tiga) seksi yakni seksi 1 Bengkulu&amp;ndash;Taba Penanjung (17,6 km), seksi 2 Taba Penanjung&amp;ndash;Kepahiang (23,7 km) dan seksi 3 Kepahiang&amp;ndash;Lubuk Linggau (54,5 km).
''Dari rencana pembangunan konstruksi ruas tol Lubuk Linggau&amp;ndash;Bengkulu ini nantinya akan dilengkapi terowongan (tunnel) sepanjang 7 km yang menembus bukit barisan dengan kedalaman maksimal 352 m dan jembatan bentang panjang (longspan bridge) sepanjang 1,6 km yang membentang di atas lembah dengan ketinggian pilar mencapai 45-90 m,'' pungkas Chandra Irawan.</description><content:encoded>BENGKULU - Pembangunan tol yang menghubungkan Sumatera Selatan-Bengkulu, seksi I Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, sudah mencapai 20%. Pembangunan tol, kata Koordinator Legal dan Humas, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Chandra Irawan, tetap dilakukan meskipun tengah pandemi covid-19. Namun, pembangunan tetap mengikuti standar protokol pengamanan covid-19.
''Progres jalan tol Bengkulu, Curup-Lubuk Linggau. Seksi I Taba Penanjung sudah mencapai 20% pembangunan. Pembebasan lahan 8 km yang sudah terbuka,'' kata Chandra dalam keterangannya yang diterima Okezone, Senin (18/5/2020).
Baca Juga: Bangun Jalan Tol Layang Pertama di Makassar, Menteri Basuki: Mengurangi Kemacetan
Ruas tol ini, terang Chandra, merupakan bagian dari pembangunan JTTS koridor Palembang &amp;ndash; Bengkulu terdiri atas ruas tol Sp. Indralaya&amp;ndash;Muara Enim (119 km), ruas tol Muara Enim&amp;ndash;Lubuk Linggau (114,5 km) dan ruas tol Lubuk Linggau&amp;ndash;Bengkulu (95,8 km).

Ke-3 ruas ini, jelas Chandra, perluasan dari ruas Palembang&amp;ndash;Sp. Indralaya sepanjang 22 km yang telah beroperasi sejak 2018 silam.
''Pembangunan tetap dikebut demi pembangunan. 2021 Bengkulu-Taba Penanjung, secara keseluruhan 2022 sampai Lubuk Linggau,'' sampai Chandra.
Baca Juga: Menteri Basuki: Pembangunan Tol Pettarani Harus Dikerjakan Siang Malam!
Ruas tol Lubuk Linggau&amp;ndash;Curup&amp;ndash;Bengkulu, lanjut Chandra, terdiri dari 3 (tiga) seksi yakni seksi 1 Bengkulu&amp;ndash;Taba Penanjung (17,6 km), seksi 2 Taba Penanjung&amp;ndash;Kepahiang (23,7 km) dan seksi 3 Kepahiang&amp;ndash;Lubuk Linggau (54,5 km).
''Dari rencana pembangunan konstruksi ruas tol Lubuk Linggau&amp;ndash;Bengkulu ini nantinya akan dilengkapi terowongan (tunnel) sepanjang 7 km yang menembus bukit barisan dengan kedalaman maksimal 352 m dan jembatan bentang panjang (longspan bridge) sepanjang 1,6 km yang membentang di atas lembah dengan ketinggian pilar mencapai 45-90 m,'' pungkas Chandra Irawan.</content:encoded></item></channel></rss>
