<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Membaik, AS Tak Akan Luncurkan Stimulus Baru?</title><description>Bahkan pemerintah AS kemungkinan tidak memerlukan paket stimulus baru  untuk menunjang perekonomian yang terimbas oleh pandemi virus corona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/19/320/2216352/ekonomi-membaik-as-tak-akan-luncurkan-stimulus-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/19/320/2216352/ekonomi-membaik-as-tak-akan-luncurkan-stimulus-baru"/><item><title>Ekonomi Membaik, AS Tak Akan Luncurkan Stimulus Baru?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/19/320/2216352/ekonomi-membaik-as-tak-akan-luncurkan-stimulus-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/19/320/2216352/ekonomi-membaik-as-tak-akan-luncurkan-stimulus-baru</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2020 11:11 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/19/320/2216352/ekonomi-membaik-as-tak-akan-luncurkan-stimulus-baru-3BeXwlbkP4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/19/320/2216352/ekonomi-membaik-as-tak-akan-luncurkan-stimulus-baru-3BeXwlbkP4.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perekonomian Amerika telah menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Bahkan pemerintah AS kemungkinan tidak memerlukan paket stimulus baru untuk menunjang perekonomian yang terimbas oleh pandemi virus corona.
Baca Juga: Huawei: Langkah AS Rugikan Miliaran Konsumen
&amp;ldquo;Kalau perekonomian berkembang lebih lamban dari yang diharapkan, ada kemungkinan kami akan menambah jumlah dana stimulus, dan kami siap untuk membahas hal itu dengan Kongres. Tapi sampai saat ini, kami masih akan terus memantau perkembangannya,&amp;rdquo; kata penasihat ekonomi Kevin Hassett dilansir dari VOA, Selasa (19/5/2020).

Kongres Amerika sebelum ini telah menyetujui bantuan dana USD2,9 triliun atau kira-kira 14% dari PDB (produk domestik bruto) Amerika untuk membantu bisnis, negara bagian, pemerintah lokal dan keluarga-keluarga yang terimbas dampak virus corona.
Baca Juga: Dilarang Pakai Android, Huawei Bikin OS Buatan Sendiri?
Hari Jumat lalu, kelompok Demokrat dalam DPR Amerika telah menyetujui paket penyelamatan ekonomi paling besar, bernilai USD3 triliun lagi, tapi tipis kemungkinannya anggaran itu akan disetujui oleh Senat yang dikuasai partai Republik.</description><content:encoded>JAKARTA - Perekonomian Amerika telah menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Bahkan pemerintah AS kemungkinan tidak memerlukan paket stimulus baru untuk menunjang perekonomian yang terimbas oleh pandemi virus corona.
Baca Juga: Huawei: Langkah AS Rugikan Miliaran Konsumen
&amp;ldquo;Kalau perekonomian berkembang lebih lamban dari yang diharapkan, ada kemungkinan kami akan menambah jumlah dana stimulus, dan kami siap untuk membahas hal itu dengan Kongres. Tapi sampai saat ini, kami masih akan terus memantau perkembangannya,&amp;rdquo; kata penasihat ekonomi Kevin Hassett dilansir dari VOA, Selasa (19/5/2020).

Kongres Amerika sebelum ini telah menyetujui bantuan dana USD2,9 triliun atau kira-kira 14% dari PDB (produk domestik bruto) Amerika untuk membantu bisnis, negara bagian, pemerintah lokal dan keluarga-keluarga yang terimbas dampak virus corona.
Baca Juga: Dilarang Pakai Android, Huawei Bikin OS Buatan Sendiri?
Hari Jumat lalu, kelompok Demokrat dalam DPR Amerika telah menyetujui paket penyelamatan ekonomi paling besar, bernilai USD3 triliun lagi, tapi tipis kemungkinannya anggaran itu akan disetujui oleh Senat yang dikuasai partai Republik.</content:encoded></item></channel></rss>
