<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Akui Penyaluran Bansos Berbelit-belit</title><description>Problemnya masalah prosedur yang berbelit-belit</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/20/320/2216561/presiden-jokowi-akui-penyaluran-bansos-berbelit-belit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/20/320/2216561/presiden-jokowi-akui-penyaluran-bansos-berbelit-belit"/><item><title>Presiden Jokowi Akui Penyaluran Bansos Berbelit-belit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/20/320/2216561/presiden-jokowi-akui-penyaluran-bansos-berbelit-belit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/20/320/2216561/presiden-jokowi-akui-penyaluran-bansos-berbelit-belit</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2020 03:00 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/19/320/2216561/presiden-jokowi-akui-penyaluran-bansos-berbelit-belit-Wur6oJVvma.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/19/320/2216561/presiden-jokowi-akui-penyaluran-bansos-berbelit-belit-Wur6oJVvma.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengakui banyak kendala penyaluran bantuan sosial di lapangan sehingga bantuan belum sampai ke tangan masyarakat. Hal ini karena prosedur yang berbelit-belit.
&amp;ldquo;Memang di lapangan banyak kendala dan problemnya masalah prosedur yang berbelit-belit. Padahal situasinya adalah situasi yang tidak normal yang bersifat extraordinary,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Sebelumnya, Taslimah (68) salah seorang warga RT 1/7, Dusun Cengis, Desa Sewaka mengatakan, dirinya tidak mendapatkan bantuan. Padahal, ia hanya seorang janda yang mengandalkan hidupnya dari jualan krupuk keliling.
Dia berharap kepada pemerintah baik pusat maupun daerah untuk lebih teliti lagi dalam memberikan bantuan kepada warganya.
Baca Selengkapnya: Masyarakat Belum Terima Bansos, Jokowi: Prosedurnya Berbelit-belit
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengakui banyak kendala penyaluran bantuan sosial di lapangan sehingga bantuan belum sampai ke tangan masyarakat. Hal ini karena prosedur yang berbelit-belit.
&amp;ldquo;Memang di lapangan banyak kendala dan problemnya masalah prosedur yang berbelit-belit. Padahal situasinya adalah situasi yang tidak normal yang bersifat extraordinary,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Sebelumnya, Taslimah (68) salah seorang warga RT 1/7, Dusun Cengis, Desa Sewaka mengatakan, dirinya tidak mendapatkan bantuan. Padahal, ia hanya seorang janda yang mengandalkan hidupnya dari jualan krupuk keliling.
Dia berharap kepada pemerintah baik pusat maupun daerah untuk lebih teliti lagi dalam memberikan bantuan kepada warganya.
Baca Selengkapnya: Masyarakat Belum Terima Bansos, Jokowi: Prosedurnya Berbelit-belit
</content:encoded></item></channel></rss>
