<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Cara Atasi Cabin Fever Akibat Terlalu Lama WFH</title><description>Para pekerja melakukan pekerjaannya dari rumah atau yang dikenal dengan istilah Work From Home (WFH).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/20/320/2216961/begini-cara-atasi-cabin-fever-akibat-terlalu-lama-wfh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/20/320/2216961/begini-cara-atasi-cabin-fever-akibat-terlalu-lama-wfh"/><item><title>Begini Cara Atasi Cabin Fever Akibat Terlalu Lama WFH</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/20/320/2216961/begini-cara-atasi-cabin-fever-akibat-terlalu-lama-wfh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/20/320/2216961/begini-cara-atasi-cabin-fever-akibat-terlalu-lama-wfh</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2020 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Fajriah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/20/320/2216961/begini-cara-atasi-cabin-fever-akibat-terlalu-lama-wfh-I5TyYC7bGl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/20/320/2216961/begini-cara-atasi-cabin-fever-akibat-terlalu-lama-wfh-I5TyYC7bGl.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description> 
JAKARTA - Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, sebagian besar para pekerja melakukan pekerjaannya dari rumah atau yang dikenal dengan istilah Work From Home (WFH).

Terlalu lama melaksanakan WFH dapat membuat psikologis Anda terganggu. Timbulnya rasa cemas, gelisah, dan lesu serta mudah sedih. Jika Anda merasakan demikian, kemungkinan Besar Anda mengalami cabin fever.
Baca Juga: Twitter Terapkan WFH Selamanya, Google dan Facebook Sampai Akhir 2020
Cabin fever merupakan suatu kondisi saat seseorang terisolasi dalam sebuah ruangan selama jangka waktu tertentu.

Selain gelisah, terdapat gejala lain seperti sulit berkonsentrasi dan kurang sabar, nafsu makan menurun atau meningkat secara drastis, sulit tidur atau sulit bangun.
Baca Juga: Semua PNS Tetap WFH, Termasuk yang Usianya di Bawah 45 Tahun
Tak hanya itu, Anda juga kemungkinan enggan berinteraksi dengan orang lain, produktivitas menurun sehingga pekerjaan terbengkalai, hingga tidak lagi memperhatikan penampilan.

Agar hal tersebut tak bertambah buruk, Anda diharapkan untuk segera  mengatasi cabin fever tersebut. Dikutip dari akun Instagram @kemnaker  pada Rabu (20/5/2020), berikut cara mengatasinya:

1. Tingkatkan intensitas komunikasi di dunia maya dengan atasan dan  rekan kerja. Ini penting untuk mendukung penyelesaian pekerjaanmu.

2. Luangkan waktu untuk olahraga ringan, berjemur sebentar di pagi hari dan memindahkan tempat kerja ke spot lain.

3. Lakukanlah sejumlah aktivitas yang bermanfaat untuk mengasah otak  seperti mengisi TTS, bermain game online, membaca buku, atau mempelajari  keterampilan baru.

4. Usahakan untuk tetap menjaga keseimbangan pola makan.


</description><content:encoded> 
JAKARTA - Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, sebagian besar para pekerja melakukan pekerjaannya dari rumah atau yang dikenal dengan istilah Work From Home (WFH).

Terlalu lama melaksanakan WFH dapat membuat psikologis Anda terganggu. Timbulnya rasa cemas, gelisah, dan lesu serta mudah sedih. Jika Anda merasakan demikian, kemungkinan Besar Anda mengalami cabin fever.
Baca Juga: Twitter Terapkan WFH Selamanya, Google dan Facebook Sampai Akhir 2020
Cabin fever merupakan suatu kondisi saat seseorang terisolasi dalam sebuah ruangan selama jangka waktu tertentu.

Selain gelisah, terdapat gejala lain seperti sulit berkonsentrasi dan kurang sabar, nafsu makan menurun atau meningkat secara drastis, sulit tidur atau sulit bangun.
Baca Juga: Semua PNS Tetap WFH, Termasuk yang Usianya di Bawah 45 Tahun
Tak hanya itu, Anda juga kemungkinan enggan berinteraksi dengan orang lain, produktivitas menurun sehingga pekerjaan terbengkalai, hingga tidak lagi memperhatikan penampilan.

Agar hal tersebut tak bertambah buruk, Anda diharapkan untuk segera  mengatasi cabin fever tersebut. Dikutip dari akun Instagram @kemnaker  pada Rabu (20/5/2020), berikut cara mengatasinya:

1. Tingkatkan intensitas komunikasi di dunia maya dengan atasan dan  rekan kerja. Ini penting untuk mendukung penyelesaian pekerjaanmu.

2. Luangkan waktu untuk olahraga ringan, berjemur sebentar di pagi hari dan memindahkan tempat kerja ke spot lain.

3. Lakukanlah sejumlah aktivitas yang bermanfaat untuk mengasah otak  seperti mengisi TTS, bermain game online, membaca buku, atau mempelajari  keterampilan baru.

4. Usahakan untuk tetap menjaga keseimbangan pola makan.


</content:encoded></item></channel></rss>
