<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan 1 Juta Rumah Terdampak Covid-19</title><description>Direktorat Jenderal Perumahan telah menyusun pedoman bagi para pekerja untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/21/470/2217492/pembangunan-1-juta-rumah-terdampak-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/21/470/2217492/pembangunan-1-juta-rumah-terdampak-covid-19"/><item><title>Pembangunan 1 Juta Rumah Terdampak Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/21/470/2217492/pembangunan-1-juta-rumah-terdampak-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/21/470/2217492/pembangunan-1-juta-rumah-terdampak-covid-19</guid><pubDate>Kamis 21 Mei 2020 22:08 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/21/470/2217492/pembangunan-1-juta-rumah-terdampak-covid-19-Rdz4pAbs4U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Program Sejuta Rumah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/21/470/2217492/pembangunan-1-juta-rumah-terdampak-covid-19-Rdz4pAbs4U.jpg</image><title>Program Sejuta Rumah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengakui adanya kendala pembangunan rumah dalam Program Setuja Rumah tahun ini. Hal tersebut karena adanya pandemi Covid &amp;ndash; 19.
&amp;ldquo;Memang cukup berpengaruh pada pelaksanaan Program Sejuta Rumah di lapangan,&amp;rdquo; ujar Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid, dalam keterangannya, Kamis (21/5/2020).
Meskipun demikian, Direktorat Jenderal Perumahan telah menyusun pedoman bagi para pekerja untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan di lapangan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bedah 208.000 Rumah Tak Layak Huni, PUPR Siapkan Rp4,3 Triliun
Pelaksanaan di lapangan selama Pandemi Covid -19, imbuhnya, dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dan berdasarkan Surat Edaran Dirjen Perumahan No.03/SE/Dr/2020 tentang Pedoman pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Pada Direktorat Teknis Di lingkungan Jenderal Perumahan selama Masa Pandemik Covid -19.
&amp;ldquo;Kami tetap  mengupayakan agar di akhir tahun capaian Program Sejuta Rumah bisa menembus 1.000.000 unit. Sedangkan target konservatif keseluruhan hingga akhir tahun sebesar 900.000 unit mengingat adanya pandemi Covid -19,&amp;rdquo; terangnya.Sementara itu, per tanggal 11 Mei 2020, pembangunan Sejuta Rumah telah mencapai 215.662 unit.
&amp;ldquo;Untuk capaian Program Sejuta Rumah per tanggal 11 Mei 2020 sebesar 215.662 unit,&amp;rdquo; ujarnya.
Berdasarkan data, presentase capaian Program Sejuta Rumah masih diprioritaskan untuk pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah yakni 79%. Adapun realisasi pembangunan rumah berasal dari kementerian/lembaga di luar Kementerian PUPR sebanyak 50.863 unit, Pemerintah daerah sebanyak 1.521 unit, rumah tapak yang dibangun oleh pengembang sebanyak 116.933 unit.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengakui adanya kendala pembangunan rumah dalam Program Setuja Rumah tahun ini. Hal tersebut karena adanya pandemi Covid &amp;ndash; 19.
&amp;ldquo;Memang cukup berpengaruh pada pelaksanaan Program Sejuta Rumah di lapangan,&amp;rdquo; ujar Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid, dalam keterangannya, Kamis (21/5/2020).
Meskipun demikian, Direktorat Jenderal Perumahan telah menyusun pedoman bagi para pekerja untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan di lapangan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bedah 208.000 Rumah Tak Layak Huni, PUPR Siapkan Rp4,3 Triliun
Pelaksanaan di lapangan selama Pandemi Covid -19, imbuhnya, dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dan berdasarkan Surat Edaran Dirjen Perumahan No.03/SE/Dr/2020 tentang Pedoman pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Pada Direktorat Teknis Di lingkungan Jenderal Perumahan selama Masa Pandemik Covid -19.
&amp;ldquo;Kami tetap  mengupayakan agar di akhir tahun capaian Program Sejuta Rumah bisa menembus 1.000.000 unit. Sedangkan target konservatif keseluruhan hingga akhir tahun sebesar 900.000 unit mengingat adanya pandemi Covid -19,&amp;rdquo; terangnya.Sementara itu, per tanggal 11 Mei 2020, pembangunan Sejuta Rumah telah mencapai 215.662 unit.
&amp;ldquo;Untuk capaian Program Sejuta Rumah per tanggal 11 Mei 2020 sebesar 215.662 unit,&amp;rdquo; ujarnya.
Berdasarkan data, presentase capaian Program Sejuta Rumah masih diprioritaskan untuk pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah yakni 79%. Adapun realisasi pembangunan rumah berasal dari kementerian/lembaga di luar Kementerian PUPR sebanyak 50.863 unit, Pemerintah daerah sebanyak 1.521 unit, rumah tapak yang dibangun oleh pengembang sebanyak 116.933 unit.</content:encoded></item></channel></rss>
