<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Tengah Covid-19, Laba Indofood Naik 4% Jadi Rp1,4 Triliun pada Kuartal I-2020</title><description>PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar 1% menjadi Rp19,30 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/22/278/2217818/di-tengah-covid-19-laba-indofood-naik-4-jadi-rp1-4-triliun-pada-kuartal-i-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/22/278/2217818/di-tengah-covid-19-laba-indofood-naik-4-jadi-rp1-4-triliun-pada-kuartal-i-2020"/><item><title>Di Tengah Covid-19, Laba Indofood Naik 4% Jadi Rp1,4 Triliun pada Kuartal I-2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/22/278/2217818/di-tengah-covid-19-laba-indofood-naik-4-jadi-rp1-4-triliun-pada-kuartal-i-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/22/278/2217818/di-tengah-covid-19-laba-indofood-naik-4-jadi-rp1-4-triliun-pada-kuartal-i-2020</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2020 09:43 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/22/278/2217818/di-tengah-covid-19-laba-indofood-naik-4-jadi-rp1-4-triliun-pada-kuartal-i-2020-Q7rnQho0BW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Indofood Naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/22/278/2217818/di-tengah-covid-19-laba-indofood-naik-4-jadi-rp1-4-triliun-pada-kuartal-i-2020-Q7rnQho0BW.jpg</image><title>Laba Indofood Naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar 1% menjadi Rp19,30 triliun pada kuartal I-2020, angka ini naik 1% dibandingkan Rp19,17 triliun tahun lalu.

Sementara itu, laba usaha naik 33% menjadi Rp3,43 triliun dari Rp2,58 triliun, dan marjin laba usaha meningkat menjadi 17,8% dari 13,4%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Laba Indofood Naik 25% Jadi Rp3,5 Triliun&amp;nbsp;
Hal ini membuat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 4% menjadi Rp1,40 triliun dari Rp1,35 triliun, dan marjin laba bersih naik menjadi 7,3% dari 7,0%.  Core profit meningkat 23% menjadi Rp1,52 triliun dari Rp1,24 triliun.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, mengatakan Anthoni Salim, di tengah-tengah kondisi global yang penuh tantangan saat ini, Indofood berhasil mempertahankan kinerja yang baik di kuartal pertama tahun 2020.
Baca Juga: Indofood Siapkan Belanja Modal Rp7,4 Triliun

&quot;Ke depannya, kami akan tetap waspada dan terus meningkatkan daya saing kami,&quot; katanya seperti dikutip dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

</description><content:encoded>
JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar 1% menjadi Rp19,30 triliun pada kuartal I-2020, angka ini naik 1% dibandingkan Rp19,17 triliun tahun lalu.

Sementara itu, laba usaha naik 33% menjadi Rp3,43 triliun dari Rp2,58 triliun, dan marjin laba usaha meningkat menjadi 17,8% dari 13,4%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Laba Indofood Naik 25% Jadi Rp3,5 Triliun&amp;nbsp;
Hal ini membuat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 4% menjadi Rp1,40 triliun dari Rp1,35 triliun, dan marjin laba bersih naik menjadi 7,3% dari 7,0%.  Core profit meningkat 23% menjadi Rp1,52 triliun dari Rp1,24 triliun.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, mengatakan Anthoni Salim, di tengah-tengah kondisi global yang penuh tantangan saat ini, Indofood berhasil mempertahankan kinerja yang baik di kuartal pertama tahun 2020.
Baca Juga: Indofood Siapkan Belanja Modal Rp7,4 Triliun

&quot;Ke depannya, kami akan tetap waspada dan terus meningkatkan daya saing kami,&quot; katanya seperti dikutip dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

</content:encoded></item></channel></rss>
