<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>New Normal versi Pengusaha, Perusahaan Selalu Sediakan Hand Sanitizer</title><description>Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia pun menyiapkan langkah untuk memulai new normal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/22/320/2217865/new-normal-versi-pengusaha-perusahaan-selalu-sediakan-hand-sanitizer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/22/320/2217865/new-normal-versi-pengusaha-perusahaan-selalu-sediakan-hand-sanitizer"/><item><title>New Normal versi Pengusaha, Perusahaan Selalu Sediakan Hand Sanitizer</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/22/320/2217865/new-normal-versi-pengusaha-perusahaan-selalu-sediakan-hand-sanitizer</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/22/320/2217865/new-normal-versi-pengusaha-perusahaan-selalu-sediakan-hand-sanitizer</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2020 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Fajriah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/22/320/2217865/new-normal-versi-pengusaha-perusahaan-selalu-sediakan-hand-sanitizer-8pS7v7Xg49.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/22/320/2217865/new-normal-versi-pengusaha-perusahaan-selalu-sediakan-hand-sanitizer-8pS7v7Xg49.jpeg</image><title>Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Provinsi DKI Jakarta berpeluang untuk dijadikan daerah percontohan penyesuaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan penerapan new normal Covid-19.
Untuk itu, para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia pun menyiapkan langkah untuk memulai new normal. Apalagi istilah ini muncul saat perekonomian akan kembali dimulai meski virus corona belum selesai.
Baca Juga: New Normal BUMN Ala Erick Thohir, DPR: Produktivitas Ekonomi Bisa Meningkat
Menurut Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani, new normal akan mengubah tren bisnis hingga sosial di kalangan masyarakat. Fenomena new normal ini terjadi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
&quot;Dengan adanya new normal ini, nanti masyarakat akan terbiasa memakai masker, mencuci tangan, serta perusahaan akan siap menyediakan hand sanitizer,&quot; ungkapnya, Jumat (22/5/2020).
Baca Juga: Mendalami Skenario New Normal Ala Erick Thohir
Sedangkan tata cara pelaksanaannya, Menurut ketua Asosiasi Pusat Belanja APPBI Ellen Hidayat mengatakan, pihak mal akan beroperasi kembali pada 5 Juni mendatang. Persiapannya pun sedang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dari masing-masing pihak mal.
&quot;Pihak mal akan menginfokan ke semua tenant mengenai tanggal buka toko dan minta para tenant melakukan persiapan karyawan dan perlengkapannya,&quot; ungkap Ellen saat dihubungi pihak Okezone baru-baru ini.Selain mempersiapkan para karyawan agar siap bekerja kembali, Ellen  tak lupa mengingatkan tentang pentingnya protokol kesehatan. Seperti  menjaga kebersihan dan kerapihan toko.
&quot;Tak lupa pihak mal juga akan menginfokan para tenant agar general cleaning terhadap area sewa serta peralatannya utk siap pake kembali,&quot; paparnya.
Mengenai kesiapan tenant untuk kembali beroperasi, Ellen melanjutkan, pihak mal  juga diwajibkan untuk mengatur para pengunjung. Seperti mengingatkan  pengunjung agar menerapkan physical distanding, menggunakan masker saat  mengunjungi mal, hingga mengimbau untuk menggunakan hand sanitiser yang akan disediakan oleh pihak pengelola mal.
&quot;Pentingnya menjaga ketertiban pengunjung menjadi poin utama dalam  era new normal nanti. Pihak pengelola gedung diwajibkan untuk  menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Provinsi DKI Jakarta berpeluang untuk dijadikan daerah percontohan penyesuaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan penerapan new normal Covid-19.
Untuk itu, para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia pun menyiapkan langkah untuk memulai new normal. Apalagi istilah ini muncul saat perekonomian akan kembali dimulai meski virus corona belum selesai.
Baca Juga: New Normal BUMN Ala Erick Thohir, DPR: Produktivitas Ekonomi Bisa Meningkat
Menurut Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani, new normal akan mengubah tren bisnis hingga sosial di kalangan masyarakat. Fenomena new normal ini terjadi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
&quot;Dengan adanya new normal ini, nanti masyarakat akan terbiasa memakai masker, mencuci tangan, serta perusahaan akan siap menyediakan hand sanitizer,&quot; ungkapnya, Jumat (22/5/2020).
Baca Juga: Mendalami Skenario New Normal Ala Erick Thohir
Sedangkan tata cara pelaksanaannya, Menurut ketua Asosiasi Pusat Belanja APPBI Ellen Hidayat mengatakan, pihak mal akan beroperasi kembali pada 5 Juni mendatang. Persiapannya pun sedang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dari masing-masing pihak mal.
&quot;Pihak mal akan menginfokan ke semua tenant mengenai tanggal buka toko dan minta para tenant melakukan persiapan karyawan dan perlengkapannya,&quot; ungkap Ellen saat dihubungi pihak Okezone baru-baru ini.Selain mempersiapkan para karyawan agar siap bekerja kembali, Ellen  tak lupa mengingatkan tentang pentingnya protokol kesehatan. Seperti  menjaga kebersihan dan kerapihan toko.
&quot;Tak lupa pihak mal juga akan menginfokan para tenant agar general cleaning terhadap area sewa serta peralatannya utk siap pake kembali,&quot; paparnya.
Mengenai kesiapan tenant untuk kembali beroperasi, Ellen melanjutkan, pihak mal  juga diwajibkan untuk mengatur para pengunjung. Seperti mengingatkan  pengunjung agar menerapkan physical distanding, menggunakan masker saat  mengunjungi mal, hingga mengimbau untuk menggunakan hand sanitiser yang akan disediakan oleh pihak pengelola mal.
&quot;Pentingnya menjaga ketertiban pengunjung menjadi poin utama dalam  era new normal nanti. Pihak pengelola gedung diwajibkan untuk  menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
