<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebutuhan Dapur Diserbu Pembeli, Tukang Pakaian Ini Gigit Jari</title><description>&quot;Dagangan saya sepi. Belum laku satu pun dari tadi,&quot; kata pedagangan pakaian</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/23/320/2218531/kebutuhan-dapur-diserbu-pembeli-tukang-pakaian-ini-gigit-jari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/23/320/2218531/kebutuhan-dapur-diserbu-pembeli-tukang-pakaian-ini-gigit-jari"/><item><title>Kebutuhan Dapur Diserbu Pembeli, Tukang Pakaian Ini Gigit Jari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/23/320/2218531/kebutuhan-dapur-diserbu-pembeli-tukang-pakaian-ini-gigit-jari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/23/320/2218531/kebutuhan-dapur-diserbu-pembeli-tukang-pakaian-ini-gigit-jari</guid><pubDate>Sabtu 23 Mei 2020 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Fajriah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/23/320/2218531/kebutuhan-dapur-diserbu-pembeli-tukang-pakaian-ini-gigit-jari-Z2sCU5ymzv.png" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan Pakaian Sepi di Tengah Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/23/320/2218531/kebutuhan-dapur-diserbu-pembeli-tukang-pakaian-ini-gigit-jari-Z2sCU5ymzv.png</image><title>Penjualan Pakaian Sepi di Tengah Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Business Insider)</title></images><description>JAKARTA - Sehari menjelang Lebaran, masyarakat berduyun-duyun memenuhi pasar tradisional. Seperti kepadatan di Pasar Kebayoran Lama.
Pantauan Okezone, tradisi masyarakat menyiapkan berbagai menu makanan jelang Lebaran, membuat para pedagang bahan pangan ramai-ramai diserbu pembeli.
Namun tampaknya berbeda dengan tukang pakaian di Pasar Kebayoran Lama ini. Hanya sedikit pelanggan yang menghampiri lapaknya.
Baca Juga: Besok Lebaran, Ini Daftar Harga Pangan yang Naik
&quot;Dagangan saya sepi. Belum laku satu pun dari tadi. Mungkin karena tahun ini enggak ada Lebaran jadi orang-orang pada enggak beli pakaian,&quot; ujar Seorang Penjual Pakaian Dalam Dedi, di Pasar Kebayoran Lama, Sabtu (23/5/2020).
Walaupun dia merupakan satu-satunya lapak yang menjajakan pakaian dalam, namun tak satu orang pun berminat untuk mampir ke lapaknya. Dedi mengaku pasrah karena bahwa Lebaran tahun ini memang dalam kondisi yang berbeda.
Baca Juga: Virus Corona Bikin Harga Jengkol Meroket Jadi Rp50.000/Kg
&quot;Ya pasrah aja deh. Memang kita sudah tahu kalau tahun ini enggak ada lebaran. Kan lagi physical distancing, jadi mungkin minat masyarakat untuk beli pakaian sangat sedikit,&quot; sambungnya.
Dibanding tahun-tahun sebelumnya, jelang Lebaran, dirinya bisa menjual berlusin-lusin pakaian dalam dalam waktu sehari.&quot;Tahun lalu bisa berlusin-lusin pakaian dalam terjual dalam sehari.  Apalagi kan perempuan ya, walaupun cuma pakaian dalam, tetap saja dibeli  namanya juga Lebaran,&quot; ungkap Dedi.
Dirinya pun berharap pandemi virus corona ini akan segera berakhir.  Karena diakuinya, penjualan pakaian dalam di waktu pandemi memang  menurun drastis.
&quot;Wah turun banget deh pokoknya semenjak ada corona. Saya mah ingin  ganti profesi, jadi jualan yang lain. Cuma ya bagaimana modalnya enggak  ada,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sehari menjelang Lebaran, masyarakat berduyun-duyun memenuhi pasar tradisional. Seperti kepadatan di Pasar Kebayoran Lama.
Pantauan Okezone, tradisi masyarakat menyiapkan berbagai menu makanan jelang Lebaran, membuat para pedagang bahan pangan ramai-ramai diserbu pembeli.
Namun tampaknya berbeda dengan tukang pakaian di Pasar Kebayoran Lama ini. Hanya sedikit pelanggan yang menghampiri lapaknya.
Baca Juga: Besok Lebaran, Ini Daftar Harga Pangan yang Naik
&quot;Dagangan saya sepi. Belum laku satu pun dari tadi. Mungkin karena tahun ini enggak ada Lebaran jadi orang-orang pada enggak beli pakaian,&quot; ujar Seorang Penjual Pakaian Dalam Dedi, di Pasar Kebayoran Lama, Sabtu (23/5/2020).
Walaupun dia merupakan satu-satunya lapak yang menjajakan pakaian dalam, namun tak satu orang pun berminat untuk mampir ke lapaknya. Dedi mengaku pasrah karena bahwa Lebaran tahun ini memang dalam kondisi yang berbeda.
Baca Juga: Virus Corona Bikin Harga Jengkol Meroket Jadi Rp50.000/Kg
&quot;Ya pasrah aja deh. Memang kita sudah tahu kalau tahun ini enggak ada lebaran. Kan lagi physical distancing, jadi mungkin minat masyarakat untuk beli pakaian sangat sedikit,&quot; sambungnya.
Dibanding tahun-tahun sebelumnya, jelang Lebaran, dirinya bisa menjual berlusin-lusin pakaian dalam dalam waktu sehari.&quot;Tahun lalu bisa berlusin-lusin pakaian dalam terjual dalam sehari.  Apalagi kan perempuan ya, walaupun cuma pakaian dalam, tetap saja dibeli  namanya juga Lebaran,&quot; ungkap Dedi.
Dirinya pun berharap pandemi virus corona ini akan segera berakhir.  Karena diakuinya, penjualan pakaian dalam di waktu pandemi memang  menurun drastis.
&quot;Wah turun banget deh pokoknya semenjak ada corona. Saya mah ingin  ganti profesi, jadi jualan yang lain. Cuma ya bagaimana modalnya enggak  ada,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
