<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Program Jaring Pengaman Sosial untuk Hadapi Covid-19   </title><description>Pemerintah telah menyiapkan Jaring Pengaman Sosial untuk membantu masyarakat yang terkena dampak virus corona</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/24/320/2218835/7-program-jaring-pengaman-sosial-untuk-hadapi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/24/320/2218835/7-program-jaring-pengaman-sosial-untuk-hadapi-covid-19"/><item><title>7 Program Jaring Pengaman Sosial untuk Hadapi Covid-19   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/24/320/2218835/7-program-jaring-pengaman-sosial-untuk-hadapi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/24/320/2218835/7-program-jaring-pengaman-sosial-untuk-hadapi-covid-19</guid><pubDate>Minggu 24 Mei 2020 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Fajriah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/24/320/2218835/7-program-jaring-pengaman-sosial-untuk-hadapi-covid-19-s5zMadbS7S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penanganan Virus Corona. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/24/320/2218835/7-program-jaring-pengaman-sosial-untuk-hadapi-covid-19-s5zMadbS7S.jpg</image><title>Penanganan Virus Corona. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan Jaring Pengaman Sosial untuk membantu masyarakat yang terkena dampak virus corona. Mulai dari bantuan sembako, bantuan tunai hingga subsidi listrik kepada 24 juta pelanggan 450 Va.
&quot;Jaring Pengaman Sosial untuk masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan untuk menjaga daya beli dalam mengatasi dampak sosial ekonomi penyebaran Covid-19,&quot; tulis Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, di akun Instagramnya, Minggu (24/5/2020).
Terdapat tujuh prgram pemerintah yang dirancang sebagai program Jaring Pengaman Sosial. Berikut rinciannya:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH yang biasanya diberikan setiap tiga bulan sekali akan diberikan menjadi sebulan sekali. Selain itu, nilai manfaat yang diterima masyarakat juga akan dinaikkan 25%.
Baca Juga: Update Penyaluran Bansos hingga BLT, Simak Faktanya
Dana anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk program PKH adalah sebanyak Rp37.4 triliun.
2. Kartu Sembako
Pemerintah menyasar masyarakat penerima kartu sembako adalah sebanyak 20 juta keluarga. Jenis bantuan yang telah menggunakan anggaran sebanyak Rp43.6 triliun nanti nantinya akan dibagikan sebesar Rp200 ribu per bulan yang akan berlangsung selama 12 bulan ke masing-masing penerima.
3. Bantuan Sosial (Bansos) Sembako
Selama 3 bulan (April - Juni 2020), total anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk bantuan jenis ini adalah sejumlah Rp3.42 triliun diluar penerima PKH ataupun kartu sembako.
Baca Juga: Tumbuh 2,97%, Presiden Jokowi: Ekonomi RI Relatif Baik Dibandingkan Negara Lain
Target sasaran penerima bansos sembako ini ditaksir hingga 1.3 juta keluarga untuk daerah DKI Jakarta, serta 600 ribu keluarga untuk daerah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
4. Bantuan Sosial (Bansos) Tunai
Bantuan ini akan diberikan selama tiga bulan dengan indeks bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan per keluarga. Menurut Juliari, penerima bantuan ini adalah mereka yang belum menenerima bansos PKH, BPNT, maupun kartu pra kerja.
Para penerima bantuan program ini adalah seluruh keluarga yang ada di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data tambahan dari pemerintah daerah yang selama ini tidak pernah menerima bansos.5. Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Sama seperti skema bansos tunai, para penerima BLT juga akan  mendapatkan dana Rp600 ribu per bulan per keluarga. Total anggaran yang  telah disiapkan untuk bantuan jenis ini sebanyak Rp21.2 triliun yang  menyasar ke 20 juta penerima.
6. Subsidi Listrik
Seperti disampaikan sebelumnya, bahwa pemerintah akan menyalurkan  bantuan bagi pelanggan listrik, terutama bagi pelanggan listrik 450 VA  dan 900 VA. Bagi pelanggan 450 VA, tarif listrik mereka akan digratiskan  selama tiga bulan ke depan. Jumlahnya mencapai 24 juta pelanggan.
Sementara, pelanggan 900 VA akan dipangkas biaya pemakaian listriknya  hingga 50 persen. Kebijakan ini berlaku bagi 7 juta pelanggan.
7. Kartu Prakerja
Penyaluran Kartu Prakerja ditargetkan sudah dimulai sejak April lalu.  Menurut Presiden, target utama dari penyaluran Kartu Prakerja ini  adalah masyarakat yang terkena kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK)  dari kantornya, pekerja informal dan pelaku UMKM yang terdampak  Covid-19.
Total Anggaran yang telah disiapkan untuk program ini sebayak Rp20  triliun. Dimana masing-masing penerima akan mendapatkan dana Rp600 ribu  dan akan berlangsung selama 4 bulan.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan Jaring Pengaman Sosial untuk membantu masyarakat yang terkena dampak virus corona. Mulai dari bantuan sembako, bantuan tunai hingga subsidi listrik kepada 24 juta pelanggan 450 Va.
&quot;Jaring Pengaman Sosial untuk masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan untuk menjaga daya beli dalam mengatasi dampak sosial ekonomi penyebaran Covid-19,&quot; tulis Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, di akun Instagramnya, Minggu (24/5/2020).
Terdapat tujuh prgram pemerintah yang dirancang sebagai program Jaring Pengaman Sosial. Berikut rinciannya:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH yang biasanya diberikan setiap tiga bulan sekali akan diberikan menjadi sebulan sekali. Selain itu, nilai manfaat yang diterima masyarakat juga akan dinaikkan 25%.
Baca Juga: Update Penyaluran Bansos hingga BLT, Simak Faktanya
Dana anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk program PKH adalah sebanyak Rp37.4 triliun.
2. Kartu Sembako
Pemerintah menyasar masyarakat penerima kartu sembako adalah sebanyak 20 juta keluarga. Jenis bantuan yang telah menggunakan anggaran sebanyak Rp43.6 triliun nanti nantinya akan dibagikan sebesar Rp200 ribu per bulan yang akan berlangsung selama 12 bulan ke masing-masing penerima.
3. Bantuan Sosial (Bansos) Sembako
Selama 3 bulan (April - Juni 2020), total anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk bantuan jenis ini adalah sejumlah Rp3.42 triliun diluar penerima PKH ataupun kartu sembako.
Baca Juga: Tumbuh 2,97%, Presiden Jokowi: Ekonomi RI Relatif Baik Dibandingkan Negara Lain
Target sasaran penerima bansos sembako ini ditaksir hingga 1.3 juta keluarga untuk daerah DKI Jakarta, serta 600 ribu keluarga untuk daerah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
4. Bantuan Sosial (Bansos) Tunai
Bantuan ini akan diberikan selama tiga bulan dengan indeks bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan per keluarga. Menurut Juliari, penerima bantuan ini adalah mereka yang belum menenerima bansos PKH, BPNT, maupun kartu pra kerja.
Para penerima bantuan program ini adalah seluruh keluarga yang ada di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data tambahan dari pemerintah daerah yang selama ini tidak pernah menerima bansos.5. Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Sama seperti skema bansos tunai, para penerima BLT juga akan  mendapatkan dana Rp600 ribu per bulan per keluarga. Total anggaran yang  telah disiapkan untuk bantuan jenis ini sebanyak Rp21.2 triliun yang  menyasar ke 20 juta penerima.
6. Subsidi Listrik
Seperti disampaikan sebelumnya, bahwa pemerintah akan menyalurkan  bantuan bagi pelanggan listrik, terutama bagi pelanggan listrik 450 VA  dan 900 VA. Bagi pelanggan 450 VA, tarif listrik mereka akan digratiskan  selama tiga bulan ke depan. Jumlahnya mencapai 24 juta pelanggan.
Sementara, pelanggan 900 VA akan dipangkas biaya pemakaian listriknya  hingga 50 persen. Kebijakan ini berlaku bagi 7 juta pelanggan.
7. Kartu Prakerja
Penyaluran Kartu Prakerja ditargetkan sudah dimulai sejak April lalu.  Menurut Presiden, target utama dari penyaluran Kartu Prakerja ini  adalah masyarakat yang terkena kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK)  dari kantornya, pekerja informal dan pelaku UMKM yang terdampak  Covid-19.
Total Anggaran yang telah disiapkan untuk program ini sebayak Rp20  triliun. Dimana masing-masing penerima akan mendapatkan dana Rp600 ribu  dan akan berlangsung selama 4 bulan.</content:encoded></item></channel></rss>
