<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>58% Perusahaan Gunakan Media Sosial untuk Rekrut Karyawan di Tengah Pandemi Covid-19</title><description>Kebanyakan perusahaan yang bertahan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, telekomunikasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/25/320/2219217/58-perusahaan-gunakan-media-sosial-untuk-rekrut-karyawan-di-tengah-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/25/320/2219217/58-perusahaan-gunakan-media-sosial-untuk-rekrut-karyawan-di-tengah-pandemi-covid-19"/><item><title>58% Perusahaan Gunakan Media Sosial untuk Rekrut Karyawan di Tengah Pandemi Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/25/320/2219217/58-perusahaan-gunakan-media-sosial-untuk-rekrut-karyawan-di-tengah-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/25/320/2219217/58-perusahaan-gunakan-media-sosial-untuk-rekrut-karyawan-di-tengah-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Senin 25 Mei 2020 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Fajriah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/25/320/2219217/58-perusahaan-gunakan-media-sosial-untuk-rekrut-karyawan-di-tengah-pandemi-covid-19-YYIFrFzX65.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Sosial (Foto: The Verge) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/25/320/2219217/58-perusahaan-gunakan-media-sosial-untuk-rekrut-karyawan-di-tengah-pandemi-covid-19-YYIFrFzX65.jpg</image><title>Media Sosial (Foto: The Verge) </title></images><description>JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 banyak orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan menganggur sebab banyak perusahaan yang ambruk akibat hantaman pandemi Covid-19. Meski demikian masih ada perusahaan-perusahaan yang bertahan.

Kebanyakan perusahaan yang bertahan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, telekomunikasi, dan perawatan kesehatan. Mereka terus melakukan perekrutan di tengah pandemi Covid-19.
&amp;nbsp;
Perusahaan-perusahaan mencari cara baru untuk merekrut karyawannya. Mereka berusaha memanfaatkan teknologi baru untuk merekrut karyawan di era kerja secara jarak jauh dan physical distancing.

&quot;Perekrutan karyawan hari lebih menantang. Situasi di tengah pandemi Covid-19 ini memaksa banyak perusahaan untuk meningkatkan penggunaan teknologi baru mereka dalam mencari karyawan,&quot; ujar CEO Jobvite Aman Brar.
&amp;nbsp;Baca juga: Karyawan Masih Kerja di Kantor, PLN Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19
 
&amp;nbsp;
Seperti dilansir CNBC pada Senin (25/5/2020), menurut riset Jobvite 84% dari perekrut saat ini mengadaptasi proses perekrutan mereka untuk memfasilitasi perekrutan jarak jauh. Sebanyak 58% perusahaan sekarang menggunakan jaringan media sosial seperti LinkedIn, Facebook, dan bahkan Instagram untuk terhubung dengan calon karyawan.
&amp;nbsp;Baca juga: 5 Jawaban Pintar saat Interview Agar Diterima Kerja
Sementara hampir setengahnya meningkatkan jumlah posting-an yang mereka buat pada layanan ini untuk mengiklankan lowongan kerja.

</description><content:encoded>JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 banyak orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan menganggur sebab banyak perusahaan yang ambruk akibat hantaman pandemi Covid-19. Meski demikian masih ada perusahaan-perusahaan yang bertahan.

Kebanyakan perusahaan yang bertahan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, telekomunikasi, dan perawatan kesehatan. Mereka terus melakukan perekrutan di tengah pandemi Covid-19.
&amp;nbsp;
Perusahaan-perusahaan mencari cara baru untuk merekrut karyawannya. Mereka berusaha memanfaatkan teknologi baru untuk merekrut karyawan di era kerja secara jarak jauh dan physical distancing.

&quot;Perekrutan karyawan hari lebih menantang. Situasi di tengah pandemi Covid-19 ini memaksa banyak perusahaan untuk meningkatkan penggunaan teknologi baru mereka dalam mencari karyawan,&quot; ujar CEO Jobvite Aman Brar.
&amp;nbsp;Baca juga: Karyawan Masih Kerja di Kantor, PLN Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19
 
&amp;nbsp;
Seperti dilansir CNBC pada Senin (25/5/2020), menurut riset Jobvite 84% dari perekrut saat ini mengadaptasi proses perekrutan mereka untuk memfasilitasi perekrutan jarak jauh. Sebanyak 58% perusahaan sekarang menggunakan jaringan media sosial seperti LinkedIn, Facebook, dan bahkan Instagram untuk terhubung dengan calon karyawan.
&amp;nbsp;Baca juga: 5 Jawaban Pintar saat Interview Agar Diterima Kerja
Sementara hampir setengahnya meningkatkan jumlah posting-an yang mereka buat pada layanan ini untuk mengiklankan lowongan kerja.

</content:encoded></item></channel></rss>
