<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BCA Restrukturisasi Kredit hingga Rp82,6 Triliun Selama Pandemi Covid-19</title><description>PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sedang memproses restrukturisasi kredit sekitar Rp65 triliun hingga Rp82,6 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/278/2220394/bca-restrukturisasi-kredit-hingga-rp82-6-triliun-selama-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/278/2220394/bca-restrukturisasi-kredit-hingga-rp82-6-triliun-selama-pandemi-covid-19"/><item><title>BCA Restrukturisasi Kredit hingga Rp82,6 Triliun Selama Pandemi Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/278/2220394/bca-restrukturisasi-kredit-hingga-rp82-6-triliun-selama-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/278/2220394/bca-restrukturisasi-kredit-hingga-rp82-6-triliun-selama-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Rabu 27 Mei 2020 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/27/278/2220394/bca-restrukturisasi-kredit-hingga-rp82-6-triliun-selama-pandemi-covid-19-IFGjxOUadg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/27/278/2220394/bca-restrukturisasi-kredit-hingga-rp82-6-triliun-selama-pandemi-covid-19-IFGjxOUadg.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sedang memproses restrukturisasi kredit sekitar Rp65 triliun hingga Rp82,6 triliun. Kredit tersebut setara dengan 10% - 14% dari keseluruhan portofolio kredit, yang berasal dari sekitar 72.000 debitur atau 10% dari total debitur seluruh segmen.
&amp;ldquo;Upaya ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam mendukung kelanjutan usaha pelaku bisnis dan perekonomian nasional,&amp;rdquo; kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam telekonferensi, Rabu (27/5/2020).
Baca Juga: BCA Naikkan Limit Transfer Jadi Rp250 Juta
BCA melihat ada potensi peningkatan jumlah restrukturisasi kredit beberapa bulan ke depan hingga sekitar 20%-30% dari total kredit yang berasal dari 250.000 &amp;ndash; 300.000 debitur.
Sementara itu, hingga Maret 2020, portofolio kredit Bank tumbuh 12,3% YoY menjadi Rp612,2 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh kredit korporasi yang meningkat 25,4% YoY menjadi Rp260,4 triliun. Sementara itu, kredit komersial dan UKM naik 5,0% YoY menjadi Rp191,2 triliun.
Baca Juga: Cegah Penyebaran COVID-19, Bank Mantap Ubah Jam Layanan
Kredit konsumer tumbuh moderat sebesar 3,0% YoY menjadi Rp154,9 triliun sejalan dengan tren pertumbuhan pembelian rumah dan otomotif yang lambat. Pada segmen kredit konsumer, KPR tumbuh 7,0% menjadi Rp92,5 triliun; KKB turun 2,1% YoY menjadi Rp47,2 triliun; dan outstanding kartu kredit turun 3,7% YoY menjadi Rp12,4 triliun.
Pada periode yang sama, pembiayaan Syariah meningkat 19,8% YoY menjadi Rp5,7 triliun. Dari perspektif Sustainable Finance, portofolio pembiayaan untuk kegiatan usaha berbasis lingkungan mencapai Rp118,6 triliun pada akhir Maret 2020, tumbuh 17,0% YoY.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sedang memproses restrukturisasi kredit sekitar Rp65 triliun hingga Rp82,6 triliun. Kredit tersebut setara dengan 10% - 14% dari keseluruhan portofolio kredit, yang berasal dari sekitar 72.000 debitur atau 10% dari total debitur seluruh segmen.
&amp;ldquo;Upaya ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam mendukung kelanjutan usaha pelaku bisnis dan perekonomian nasional,&amp;rdquo; kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam telekonferensi, Rabu (27/5/2020).
Baca Juga: BCA Naikkan Limit Transfer Jadi Rp250 Juta
BCA melihat ada potensi peningkatan jumlah restrukturisasi kredit beberapa bulan ke depan hingga sekitar 20%-30% dari total kredit yang berasal dari 250.000 &amp;ndash; 300.000 debitur.
Sementara itu, hingga Maret 2020, portofolio kredit Bank tumbuh 12,3% YoY menjadi Rp612,2 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh kredit korporasi yang meningkat 25,4% YoY menjadi Rp260,4 triliun. Sementara itu, kredit komersial dan UKM naik 5,0% YoY menjadi Rp191,2 triliun.
Baca Juga: Cegah Penyebaran COVID-19, Bank Mantap Ubah Jam Layanan
Kredit konsumer tumbuh moderat sebesar 3,0% YoY menjadi Rp154,9 triliun sejalan dengan tren pertumbuhan pembelian rumah dan otomotif yang lambat. Pada segmen kredit konsumer, KPR tumbuh 7,0% menjadi Rp92,5 triliun; KKB turun 2,1% YoY menjadi Rp47,2 triliun; dan outstanding kartu kredit turun 3,7% YoY menjadi Rp12,4 triliun.
Pada periode yang sama, pembiayaan Syariah meningkat 19,8% YoY menjadi Rp5,7 triliun. Dari perspektif Sustainable Finance, portofolio pembiayaan untuk kegiatan usaha berbasis lingkungan mencapai Rp118,6 triliun pada akhir Maret 2020, tumbuh 17,0% YoY.</content:encoded></item></channel></rss>
