<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Jatuh karena Hubungan AS-China Memanas</title><description>Harga minyak dunia turun pada perdagangan kemarin di tengah kekhawatiran permintaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220173/harga-minyak-jatuh-karena-hubungan-as-china-memanas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220173/harga-minyak-jatuh-karena-hubungan-as-china-memanas"/><item><title>Harga Minyak Jatuh karena Hubungan AS-China Memanas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220173/harga-minyak-jatuh-karena-hubungan-as-china-memanas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220173/harga-minyak-jatuh-karena-hubungan-as-china-memanas</guid><pubDate>Rabu 27 Mei 2020 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/27/320/2220173/harga-minyak-jatuh-karena-hubungan-as-china-memanas-R1PsUex2vK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kilang Minyak (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/27/320/2220173/harga-minyak-jatuh-karena-hubungan-as-china-memanas-R1PsUex2vK.jpg</image><title>Kilang Minyak (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada perdagangan kemarin di tengah kekhawatiran permintaan. Di sisi lain, ketegangan AS-China menambah tekanan terhadap harga minyak.
Minyak mentah berjangka Brent turun 40 sen atau 0,7%, menjadi USD35,77 setelah jatuh 1,8%. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 49 sen atau 1,2% menjadi USD33,95 per barel, setelah naik 3,3% pada sesi sebelumnya.
Baca Juga: Harga Minyak Turun 2%, Brent Dijual USD35,1/Barel
Organisasi negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen termasuk Rusia, sebuah kelompok yang disebut OPEC +, memangkas produksi mereka hampir 10 juta barel per hari pada Mei-Juni untuk menopang harga karena karantina pandemi corona virus telah memangkas permintaan bahan bakar.
&quot;Perkiraan awal menunjukkan permintaan bensin turun sebanyak 30% dari tahun lalu karena orang tinggal dekat dengan rumah,&quot; kata ANZ Research dalam sebuah catatan dilansir dari Reuters, Rabu (27/5/2020).

Harga juga berada di bawah tekanan setelah penasihat ekonomi Presiden AS Donald Trump, Larry Kudlow, mengatakan China membuat &quot;kesalahan besar&quot; dengan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada perdagangan kemarin di tengah kekhawatiran permintaan. Di sisi lain, ketegangan AS-China menambah tekanan terhadap harga minyak.
Minyak mentah berjangka Brent turun 40 sen atau 0,7%, menjadi USD35,77 setelah jatuh 1,8%. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 49 sen atau 1,2% menjadi USD33,95 per barel, setelah naik 3,3% pada sesi sebelumnya.
Baca Juga: Harga Minyak Turun 2%, Brent Dijual USD35,1/Barel
Organisasi negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen termasuk Rusia, sebuah kelompok yang disebut OPEC +, memangkas produksi mereka hampir 10 juta barel per hari pada Mei-Juni untuk menopang harga karena karantina pandemi corona virus telah memangkas permintaan bahan bakar.
&quot;Perkiraan awal menunjukkan permintaan bensin turun sebanyak 30% dari tahun lalu karena orang tinggal dekat dengan rumah,&quot; kata ANZ Research dalam sebuah catatan dilansir dari Reuters, Rabu (27/5/2020).

Harga juga berada di bawah tekanan setelah penasihat ekonomi Presiden AS Donald Trump, Larry Kudlow, mengatakan China membuat &quot;kesalahan besar&quot; dengan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong.</content:encoded></item></channel></rss>
