<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Gelombang Kedua Covid-19, Presiden Jokowi Minta Arus Balik Diperketat</title><description>Presiden Joko Widodo meminta agar para jajarannya untuk memperketat transportasi keluar masuk daerah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220283/cegah-gelombang-kedua-covid-19-presiden-jokowi-minta-arus-balik-diperketat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220283/cegah-gelombang-kedua-covid-19-presiden-jokowi-minta-arus-balik-diperketat"/><item><title>Cegah Gelombang Kedua Covid-19, Presiden Jokowi Minta Arus Balik Diperketat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220283/cegah-gelombang-kedua-covid-19-presiden-jokowi-minta-arus-balik-diperketat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220283/cegah-gelombang-kedua-covid-19-presiden-jokowi-minta-arus-balik-diperketat</guid><pubDate>Rabu 27 Mei 2020 13:02 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/27/320/2220283/cegah-gelombang-kedua-covid-19-presiden-jokowi-minta-arus-balik-diperketat-wBUwPchVJF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/27/320/2220283/cegah-gelombang-kedua-covid-19-presiden-jokowi-minta-arus-balik-diperketat-wBUwPchVJF.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar para jajarannya untuk memperketat transportasi keluar masuk daerah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah lonjakan arus balik yang terjadi setelah lebaran.

Menurut Jokowi,  pengendalian arus balik sangat penting untuk mencegah adannya gelombang kedua penularan virus. Salah satu contohnya adalah wilayah Jabodetabek yang saat ini angka penulrana covid-19 sudah menurun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mau ke Jakarta Lewat Jalur Darat Harus Siapkan SIKM
&quot;Berkaitan pengendalian arus balik, ini penting agar enggak ada sirkulasi bolak balik dalam penyebaran virus yang berpotensi yang memunculkan lubang yang kedua. Utamanya di Jabodetabek,&quot; ujarnya dalam rapat terbatas virtual, Rabu (27/5/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, jika melihat R0 dan Rt (R0 terhadap waktu tertentu) untuk wilayah Jabodetabek sudah di bawah angka 1. Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah menekan agar angka bisa menjadi 0.

Asal tahu saja, R0 menjadi salah satu indikator untuk memberikan interpretasi mengenai seberapa parah proses penularan suatu penyakit. Semakin tinggi angkannya semakin parah juga penularan covid di suatu daerah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menperin Agus Gumiwang: Silaturahmi Tak Boleh Berhenti karena Covid-19
&quot;Data terakhir tadi pagi tren untuk R0 RT dari DKI Jakarta sudah di bawah 1 sehingga perlu terus ditekan agar lebih menurun lagi,&quot; jelasnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 untuk fokus pada Provinsi-provinsi dengan kasus tertinggi. Utamanya yang berada di Provinsi Jawa Timur yang saat ini angkanya masih sangat tinggi.

&quot;Saya ingin gugus tugas dan kementerian fokus agar provinsi yg punya kasus baru tinggi di Jawa terutama agar dibantu diberikan dukungan penuh untuk provinsi Jawa Timur terutama berkaitan kesiapan rumah sakit-rumah sakit rujukan dan daruratnya,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar para jajarannya untuk memperketat transportasi keluar masuk daerah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah lonjakan arus balik yang terjadi setelah lebaran.

Menurut Jokowi,  pengendalian arus balik sangat penting untuk mencegah adannya gelombang kedua penularan virus. Salah satu contohnya adalah wilayah Jabodetabek yang saat ini angka penulrana covid-19 sudah menurun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mau ke Jakarta Lewat Jalur Darat Harus Siapkan SIKM
&quot;Berkaitan pengendalian arus balik, ini penting agar enggak ada sirkulasi bolak balik dalam penyebaran virus yang berpotensi yang memunculkan lubang yang kedua. Utamanya di Jabodetabek,&quot; ujarnya dalam rapat terbatas virtual, Rabu (27/5/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, jika melihat R0 dan Rt (R0 terhadap waktu tertentu) untuk wilayah Jabodetabek sudah di bawah angka 1. Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah menekan agar angka bisa menjadi 0.

Asal tahu saja, R0 menjadi salah satu indikator untuk memberikan interpretasi mengenai seberapa parah proses penularan suatu penyakit. Semakin tinggi angkannya semakin parah juga penularan covid di suatu daerah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menperin Agus Gumiwang: Silaturahmi Tak Boleh Berhenti karena Covid-19
&quot;Data terakhir tadi pagi tren untuk R0 RT dari DKI Jakarta sudah di bawah 1 sehingga perlu terus ditekan agar lebih menurun lagi,&quot; jelasnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 untuk fokus pada Provinsi-provinsi dengan kasus tertinggi. Utamanya yang berada di Provinsi Jawa Timur yang saat ini angkanya masih sangat tinggi.

&quot;Saya ingin gugus tugas dan kementerian fokus agar provinsi yg punya kasus baru tinggi di Jawa terutama agar dibantu diberikan dukungan penuh untuk provinsi Jawa Timur terutama berkaitan kesiapan rumah sakit-rumah sakit rujukan dan daruratnya,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
