<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Catat Konsumsi BBM Lebaran Turun, Ini Rinciannya</title><description>Pertamina mencatat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline selama tiga hari masa Lebaran H-1 hingga H+1.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220518/pertamina-catat-konsumsi-bbm-lebaran-turun-ini-rinciannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220518/pertamina-catat-konsumsi-bbm-lebaran-turun-ini-rinciannya"/><item><title>Pertamina Catat Konsumsi BBM Lebaran Turun, Ini Rinciannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220518/pertamina-catat-konsumsi-bbm-lebaran-turun-ini-rinciannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/27/320/2220518/pertamina-catat-konsumsi-bbm-lebaran-turun-ini-rinciannya</guid><pubDate>Rabu 27 Mei 2020 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/27/320/2220518/pertamina-catat-konsumsi-bbm-lebaran-turun-ini-rinciannya-U5Pe6zGEDN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BBM (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/27/320/2220518/pertamina-catat-konsumsi-bbm-lebaran-turun-ini-rinciannya-U5Pe6zGEDN.jpg</image><title>BBM (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline selama tiga hari masa Lebaran H-1 hingga H+1 masih 18% dibawah kondisi normal sebelum pandemi Covid-19, yakni periode Januari-Februari 2020. Meski konsumsi gasoline mengalami kenaikan pada H-1 Lebaran sebesar 99.932 kilo liter (KL), namun pada hari H lebaran konsumsi turun di angka 58.510 KL dan pada H+1 tercatat 72.978 KL.

Dengan demikian, rata-rata penyaluran gasoline selama tiga hari Lebaran tersebut mencapai 77.140 KL. Sementara, rata-rata penyaluran harian normal periode Januari-Februari 2020 mencapai 93.557 KL.
&amp;nbsp;
&quot;Pada H-1 gasoline sempat mengalami kenaikan 6,8% diatas konsumsi normal,  namun pada hari-hari selanjutnya konsumsi turun sehinga secara rata-rata selama H-1 sampai dengan H+1 Lebaran. Konsumsi BBM jenis gasoline masih 18% dibawah konsumsi normal,&quot; ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (27/5/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Kualitas BBM di Indonesia Rendah, Harganya Kok Tidak Turun?
Untuk gasoil, realisasi penyaluran pada H-1 mencapai 19.428 KL, hari H Lebaran sebesar 7.061 KL, dan pada H+1 mencapai 8.478 KL atau rata-rata dalam tiga hari Lebaran sebanyak 11.656 KL.
&amp;nbsp;Baca juga: Seberapa Penting Subsidi BBM di Tengah Pandemi Covid-19?
&quot;Kalau dibandingkan rata-rata penyaluran harian normal gasoil periode Januari-Februari 2020 sebesar 41.308 KL, maka penyaluran gasoil saat Lebaran turun 71,78 %,&quot; ungkap Fajriyah.

Sementara, untuk LPG 3 kg, rata-rata penyaluran selama tiga hari Lebaran mencapai 14.404 metrik ton (MT) dengan rincian H-1 25.860 MT, H tidak ada penyaluran karena libur Lebaran, dan H+1 mencapai 17.352 MT.

&quot;Penambahan penyaluran LPG 3 kg dilakukan mulai H-7 sampai H-1 dengan rata-rata penyaluran sekitar 7% di atas normal,&quot; ujar Fajriyah.

Satgas  Pertamina juga terus bersiaga hingga 8 Juni 2020 untuk memonitor distribusi BBM dan LPG serta memastikan stok dalam kondisi aman.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline selama tiga hari masa Lebaran H-1 hingga H+1 masih 18% dibawah kondisi normal sebelum pandemi Covid-19, yakni periode Januari-Februari 2020. Meski konsumsi gasoline mengalami kenaikan pada H-1 Lebaran sebesar 99.932 kilo liter (KL), namun pada hari H lebaran konsumsi turun di angka 58.510 KL dan pada H+1 tercatat 72.978 KL.

Dengan demikian, rata-rata penyaluran gasoline selama tiga hari Lebaran tersebut mencapai 77.140 KL. Sementara, rata-rata penyaluran harian normal periode Januari-Februari 2020 mencapai 93.557 KL.
&amp;nbsp;
&quot;Pada H-1 gasoline sempat mengalami kenaikan 6,8% diatas konsumsi normal,  namun pada hari-hari selanjutnya konsumsi turun sehinga secara rata-rata selama H-1 sampai dengan H+1 Lebaran. Konsumsi BBM jenis gasoline masih 18% dibawah konsumsi normal,&quot; ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (27/5/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Kualitas BBM di Indonesia Rendah, Harganya Kok Tidak Turun?
Untuk gasoil, realisasi penyaluran pada H-1 mencapai 19.428 KL, hari H Lebaran sebesar 7.061 KL, dan pada H+1 mencapai 8.478 KL atau rata-rata dalam tiga hari Lebaran sebanyak 11.656 KL.
&amp;nbsp;Baca juga: Seberapa Penting Subsidi BBM di Tengah Pandemi Covid-19?
&quot;Kalau dibandingkan rata-rata penyaluran harian normal gasoil periode Januari-Februari 2020 sebesar 41.308 KL, maka penyaluran gasoil saat Lebaran turun 71,78 %,&quot; ungkap Fajriyah.

Sementara, untuk LPG 3 kg, rata-rata penyaluran selama tiga hari Lebaran mencapai 14.404 metrik ton (MT) dengan rincian H-1 25.860 MT, H tidak ada penyaluran karena libur Lebaran, dan H+1 mencapai 17.352 MT.

&quot;Penambahan penyaluran LPG 3 kg dilakukan mulai H-7 sampai H-1 dengan rata-rata penyaluran sekitar 7% di atas normal,&quot; ujar Fajriyah.

Satgas  Pertamina juga terus bersiaga hingga 8 Juni 2020 untuk memonitor distribusi BBM dan LPG serta memastikan stok dalam kondisi aman.
</content:encoded></item></channel></rss>
