<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Strategi Pembangunan Proyek Wisata Super Prioritas di New Normal</title><description>Kawasan pariwisata perlu &amp;ldquo;dihantarkan&amp;rdquo; dengan tetenger dan koridor yang baik, seperti jalan, trotoar, pagar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/29/320/2221543/3-strategi-pembangunan-proyek-wisata-super-prioritas-di-new-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/29/320/2221543/3-strategi-pembangunan-proyek-wisata-super-prioritas-di-new-normal"/><item><title>3 Strategi Pembangunan Proyek Wisata Super Prioritas di New Normal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/29/320/2221543/3-strategi-pembangunan-proyek-wisata-super-prioritas-di-new-normal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/29/320/2221543/3-strategi-pembangunan-proyek-wisata-super-prioritas-di-new-normal</guid><pubDate>Jum'at 29 Mei 2020 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/29/320/2221543/3-strategi-pembangunan-proyek-wisata-super-prioritas-di-new-normal-GezkWanWYd.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Labuan Bajo Salah Satu Wisata Prioritas. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/29/320/2221543/3-strategi-pembangunan-proyek-wisata-super-prioritas-di-new-normal-GezkWanWYd.jpeg</image><title>Labuan Bajo Salah Satu Wisata Prioritas. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan strategi pembangunan pada tatanan normal baru (new normal), di tengah Pandemi Covid-19.  Dalam mendukung produktivitas di sektor pariwisata pada tatanan normal baru, Kementerian PUPR menekankan beberapa hal.
Pertama kawasan pariwisata perlu &amp;ldquo;dihantarkan&amp;rdquo; dengan tetenger dan koridor yang baik, seperti jalan, trotoar, pagar, pepohonan endemik/lokal dengan tajuk misal trembesi di Borobudur dan Mandalika, bougenville, flamboyan dan sakura NTT di Labuan Bajo.
Baca Juga: Pariwisata Akan Dibuka Kembali, Ini Tugas Wishnutama dari Presiden Jokowi
Kedua, fasilitas homestay dengan desain rumah adat termasuk pagar rumah di sepanjang koridor utama menuju destinasi wisata. Demikian dikutip dari keterangan Kementerian PUPR, Jumat (29/5/2020).
Ketiga, menjadikan KSPN Labuan Bajo sebagai good practice bila berhasil dalam penataan jalan dan trotoar sebagai kawasan pedestrian dengan kualitas premium, dimana seluruh kabel utilitas dimasukkan ke bawah tanah (underground utility box).
Baca Juga: Sektor Pariwisata Akan Dibuka Kembali saat New Normal, Daerah Mana Saja?
Selama Pandemi Covid-19 kegiatan di 5 KSPN dilaksanakan sesuai protokol pencegahan Covid-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan serta Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
Sementara itu, PUPR melanjutkan pekerjaan infrastruktur di 5 Kawasan  Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas, yakni Danau Toba,  Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado - Likupang. Pengerjaan ini  untuk mendukung sektor pariwisata pada tatanan normal baru (new normal)  di tengah pandemi virus corona.
&amp;ldquo;Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan Pandemi  Covid-19, Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat  rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada  kegiatan pembangunan infrastruktur pada 5 KSPN yang dihentikan,&amp;rdquo; kata  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan strategi pembangunan pada tatanan normal baru (new normal), di tengah Pandemi Covid-19.  Dalam mendukung produktivitas di sektor pariwisata pada tatanan normal baru, Kementerian PUPR menekankan beberapa hal.
Pertama kawasan pariwisata perlu &amp;ldquo;dihantarkan&amp;rdquo; dengan tetenger dan koridor yang baik, seperti jalan, trotoar, pagar, pepohonan endemik/lokal dengan tajuk misal trembesi di Borobudur dan Mandalika, bougenville, flamboyan dan sakura NTT di Labuan Bajo.
Baca Juga: Pariwisata Akan Dibuka Kembali, Ini Tugas Wishnutama dari Presiden Jokowi
Kedua, fasilitas homestay dengan desain rumah adat termasuk pagar rumah di sepanjang koridor utama menuju destinasi wisata. Demikian dikutip dari keterangan Kementerian PUPR, Jumat (29/5/2020).
Ketiga, menjadikan KSPN Labuan Bajo sebagai good practice bila berhasil dalam penataan jalan dan trotoar sebagai kawasan pedestrian dengan kualitas premium, dimana seluruh kabel utilitas dimasukkan ke bawah tanah (underground utility box).
Baca Juga: Sektor Pariwisata Akan Dibuka Kembali saat New Normal, Daerah Mana Saja?
Selama Pandemi Covid-19 kegiatan di 5 KSPN dilaksanakan sesuai protokol pencegahan Covid-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan serta Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
Sementara itu, PUPR melanjutkan pekerjaan infrastruktur di 5 Kawasan  Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas, yakni Danau Toba,  Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado - Likupang. Pengerjaan ini  untuk mendukung sektor pariwisata pada tatanan normal baru (new normal)  di tengah pandemi virus corona.
&amp;ldquo;Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan Pandemi  Covid-19, Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat  rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada  kegiatan pembangunan infrastruktur pada 5 KSPN yang dihentikan,&amp;rdquo; kata  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.</content:encoded></item></channel></rss>
