<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan Covid-19, Buruh Pabrik Lebih Disiplin</title><description>Menko Airlangga Hartarto menilai,  pekerja di industri padat karya terutama yang bekerja di pabrik lebih  disiplin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2221980/lawan-covid-19-buruh-pabrik-lebih-disiplin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2221980/lawan-covid-19-buruh-pabrik-lebih-disiplin"/><item><title>Lawan Covid-19, Buruh Pabrik Lebih Disiplin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2221980/lawan-covid-19-buruh-pabrik-lebih-disiplin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2221980/lawan-covid-19-buruh-pabrik-lebih-disiplin</guid><pubDate>Sabtu 30 Mei 2020 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/30/320/2221980/lawan-covid-19-buruh-pabrik-lebih-disiplin-oya85dAAa3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buruh (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/30/320/2221980/lawan-covid-19-buruh-pabrik-lebih-disiplin-oya85dAAa3.jpg</image><title>Buruh (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, pekerja di industri padat karya terutama yang bekerja di pabrik lebih disiplin dalam menghadapi virus Corona atau Covid-19.
Dia mengatakan, para indutri padat karya sampai saat ini sudah menerapkan social distancing. Selain itu, penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan dengan baik.
Baca Juga: New Normal di Kantor, Apa yang Harus Dipersiapkan Karyawan Paranoid?
&quot;Jadi rujukan di Cikarang, (kawasan industri) sangat disiplin dan tidak terdampak Covid-19,&quot; ujar Airlangga dalam special report di iNews Tv, Jakarta, dikutip Sabtu (30/5/2020).
Namun, masih ada kendala akan menghadapi new normal di industri padat karya. Salah satunya transportasi.
Airlangga Hartarto menilai, transportasi para buruh perlu dijaga terutama dari pabrik menuju rumah.
Baca Juga: New Normal, Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Wajib Rapid Test
 
&quot;Ini yang perlu diatur Pemda dan kementerian lembaga,&quot; ujarnya.
Dirinya mengatakan, Kementerian Perhubungan sudah membuat surat edaran dari setiap Direktorat Jenderal. Surat edaran tersebut mengatur antara jarak hingga waktu.
&quot;(Sekarang) tinggal minta koordinasi mengenai jamnya agar kegiatan itu tidak mulai bersama dan akhirnya sama. Sehingga menimbulkan penumpukan kerumunan orang,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, pekerja di industri padat karya terutama yang bekerja di pabrik lebih disiplin dalam menghadapi virus Corona atau Covid-19.
Dia mengatakan, para indutri padat karya sampai saat ini sudah menerapkan social distancing. Selain itu, penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan dengan baik.
Baca Juga: New Normal di Kantor, Apa yang Harus Dipersiapkan Karyawan Paranoid?
&quot;Jadi rujukan di Cikarang, (kawasan industri) sangat disiplin dan tidak terdampak Covid-19,&quot; ujar Airlangga dalam special report di iNews Tv, Jakarta, dikutip Sabtu (30/5/2020).
Namun, masih ada kendala akan menghadapi new normal di industri padat karya. Salah satunya transportasi.
Airlangga Hartarto menilai, transportasi para buruh perlu dijaga terutama dari pabrik menuju rumah.
Baca Juga: New Normal, Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Wajib Rapid Test
 
&quot;Ini yang perlu diatur Pemda dan kementerian lembaga,&quot; ujarnya.
Dirinya mengatakan, Kementerian Perhubungan sudah membuat surat edaran dari setiap Direktorat Jenderal. Surat edaran tersebut mengatur antara jarak hingga waktu.
&quot;(Sekarang) tinggal minta koordinasi mengenai jamnya agar kegiatan itu tidak mulai bersama dan akhirnya sama. Sehingga menimbulkan penumpukan kerumunan orang,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
