<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WFH Vs WFO, Mana Lebih Produktif?</title><description>Istilah bekerja dari rumah Work From Home (WFH) kini menjadi tren hampir di setiap perkantoran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2222052/wfh-vs-wfo-mana-lebih-produktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2222052/wfh-vs-wfo-mana-lebih-produktif"/><item><title>WFH Vs WFO, Mana Lebih Produktif?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2222052/wfh-vs-wfo-mana-lebih-produktif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2222052/wfh-vs-wfo-mana-lebih-produktif</guid><pubDate>Sabtu 30 Mei 2020 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/30/320/2222052/wfh-vs-wfo-mana-lebih-produktif-oHaFZib9LV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karyawan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/30/320/2222052/wfh-vs-wfo-mana-lebih-produktif-oHaFZib9LV.jpg</image><title>Karyawan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Istilah bekerja dari rumah Work From Home (WFH) kini menjadi tren hampir di setiap perkantoran. Istilah WFH mencuat setelah pemerintah memutuskan untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah untuk memutus mata rantai pandemi virus corona.
Lantas mana yang lebih produktif antara kerja dari rumah (WFH) atau bekerja dari kantor (Work From Office/WFO)? Pakar Marketing Hermawan Kartajaya mengatakan, baik WFH maupun WFO akan tetap sama-sama produktif.
Dirinya menjabarkan, untuk yang bekerja dari rumah bisa tetap terlihat produktif dari segi kuantitas pekerjaan. Karena menurutnya, jika dibandingkan dengan WFO, bekerja dari rumah memiliki banyak waktu dan pekerjaan yang bisa digarap.
Baca Juga: Sistem Kerja New Normal, PNS Bisa WFH atau WFO
 
&quot;Tapi offline itu juga produktif, produktifnya lain karena kalau online itu produktifnya banyak banyakan, tapi kalau quality-nya tetap waktu ketemu toh,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (30/5/2020).
Sebagai salah satu contohnya adalah ketika suatu kantor melakukan pertemuan atau meeting. Jika bekerja dari kantor, maka hanya 1 hingga 2 kali saja bisa melakukan pertemuan atau rapat.
Sedangkan jika bekerja dari rumah, dalam sehari seseorang bisa melakukan rapat hingga 5 kali. Pasalnya, seluruh rapat dan juga pertemuan atau meeting sudah bisa dilakukan dengan online atau lewat video call.
Baca Juga: Menko Airlangga: Sebelum Ada Vaksin, Cara Kerja Harus Berubah
 
&quot;Kalau banyak-banyakan kerja banyakan sekarang karena enggak banyak waktu yang termakan di jalan kan. Banyak rapat banyak kerja lebih tenang sudah biasa kita kerja seperti sekarang ini,&quot; ucapnya.
Founder dan Chairman MarkPlus, Inc ini menambahkan, jika dibandingkan dengan melihat kualitas, maka bekerja dari kantor masih lebih efektif. Mengingat, jika bertatap muka langsung kualitas kerja juga akan jauh lebih baik.
&quot;Jadi kita itu nanti ketemu orang itu jarang tapi tetap harus ketemu. Human itu enggak bisa hilang,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Istilah bekerja dari rumah Work From Home (WFH) kini menjadi tren hampir di setiap perkantoran. Istilah WFH mencuat setelah pemerintah memutuskan untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah untuk memutus mata rantai pandemi virus corona.
Lantas mana yang lebih produktif antara kerja dari rumah (WFH) atau bekerja dari kantor (Work From Office/WFO)? Pakar Marketing Hermawan Kartajaya mengatakan, baik WFH maupun WFO akan tetap sama-sama produktif.
Dirinya menjabarkan, untuk yang bekerja dari rumah bisa tetap terlihat produktif dari segi kuantitas pekerjaan. Karena menurutnya, jika dibandingkan dengan WFO, bekerja dari rumah memiliki banyak waktu dan pekerjaan yang bisa digarap.
Baca Juga: Sistem Kerja New Normal, PNS Bisa WFH atau WFO
 
&quot;Tapi offline itu juga produktif, produktifnya lain karena kalau online itu produktifnya banyak banyakan, tapi kalau quality-nya tetap waktu ketemu toh,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (30/5/2020).
Sebagai salah satu contohnya adalah ketika suatu kantor melakukan pertemuan atau meeting. Jika bekerja dari kantor, maka hanya 1 hingga 2 kali saja bisa melakukan pertemuan atau rapat.
Sedangkan jika bekerja dari rumah, dalam sehari seseorang bisa melakukan rapat hingga 5 kali. Pasalnya, seluruh rapat dan juga pertemuan atau meeting sudah bisa dilakukan dengan online atau lewat video call.
Baca Juga: Menko Airlangga: Sebelum Ada Vaksin, Cara Kerja Harus Berubah
 
&quot;Kalau banyak-banyakan kerja banyakan sekarang karena enggak banyak waktu yang termakan di jalan kan. Banyak rapat banyak kerja lebih tenang sudah biasa kita kerja seperti sekarang ini,&quot; ucapnya.
Founder dan Chairman MarkPlus, Inc ini menambahkan, jika dibandingkan dengan melihat kualitas, maka bekerja dari kantor masih lebih efektif. Mengingat, jika bertatap muka langsung kualitas kerja juga akan jauh lebih baik.
&quot;Jadi kita itu nanti ketemu orang itu jarang tapi tetap harus ketemu. Human itu enggak bisa hilang,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
