<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Bisnis Makanan Bertahan di Tengah Pandemi</title><description>Sejumlah bisnis terkena dampak dari pandemi covid-19. Termasuk bisnis makanan dan restoran yang sepi pengunjung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2222169/tips-bisnis-makanan-bertahan-di-tengah-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2222169/tips-bisnis-makanan-bertahan-di-tengah-pandemi"/><item><title>Tips Bisnis Makanan Bertahan di Tengah Pandemi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2222169/tips-bisnis-makanan-bertahan-di-tengah-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/05/30/320/2222169/tips-bisnis-makanan-bertahan-di-tengah-pandemi</guid><pubDate>Sabtu 30 Mei 2020 21:44 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/30/320/2222169/tips-bisnis-makanan-bertahan-di-tengah-pandemi-pdp63FINoX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Woolloo Mooloo (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/30/320/2222169/tips-bisnis-makanan-bertahan-di-tengah-pandemi-pdp63FINoX.jpg</image><title>Woolloo Mooloo (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah bisnis terkena dampak dari pandemi covid-19. Termasuk bisnis makanan dan restoran yang sepi pengunjung selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
CEO PT Produser Pangan Asia Valencia Tanoesoedibjo memberikan tips agar bisnis restoran bisa bertahan di tengah pandemi covid-19. Menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah penghematan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cara Pemilik Toko Komik Bertahan Hidup di Tengah Covid-19
&quot;Sebisa mungkin cost-cost yang enggak terlalu penting kita cut, kita harus lebih slim spendingnya,&quot; kata Valencia dalam talkshow di RCTI+, Sabtu (30/5/2020).
Kemudian, langkah berikutnya adalah harus kreatif memperluas distribusi channel. Jika sebelumnya restoran hanya fokus melayani karyawan, di masa pandemi ini harus kreatif misalnya dengan menyediakan delivery order.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/04/12/35860/206119_medium.jpg&quot; alt=&quot;Dubes Australia Cicipi Kopi  Woolloomooloo&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kemarin kan banyak orang yang Work From Home jadi ini berdampak ke sales, jadi kita perluas distribusinya misal delivery,&quot; papar founder Woolloomooloo dan Wasabae ini.
Langkah berikutnya adalah mengenalkan produk pilihan. Contohnya dengan menyediakan frozen food siap saji yang bisa dibeli dan dimasak di rumah.
&quot;Kita juga buat frozen food orang bisa beli paket dan masak di rumah dan bersih,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah bisnis terkena dampak dari pandemi covid-19. Termasuk bisnis makanan dan restoran yang sepi pengunjung selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
CEO PT Produser Pangan Asia Valencia Tanoesoedibjo memberikan tips agar bisnis restoran bisa bertahan di tengah pandemi covid-19. Menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah penghematan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cara Pemilik Toko Komik Bertahan Hidup di Tengah Covid-19
&quot;Sebisa mungkin cost-cost yang enggak terlalu penting kita cut, kita harus lebih slim spendingnya,&quot; kata Valencia dalam talkshow di RCTI+, Sabtu (30/5/2020).
Kemudian, langkah berikutnya adalah harus kreatif memperluas distribusi channel. Jika sebelumnya restoran hanya fokus melayani karyawan, di masa pandemi ini harus kreatif misalnya dengan menyediakan delivery order.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/04/12/35860/206119_medium.jpg&quot; alt=&quot;Dubes Australia Cicipi Kopi  Woolloomooloo&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kemarin kan banyak orang yang Work From Home jadi ini berdampak ke sales, jadi kita perluas distribusinya misal delivery,&quot; papar founder Woolloomooloo dan Wasabae ini.
Langkah berikutnya adalah mengenalkan produk pilihan. Contohnya dengan menyediakan frozen food siap saji yang bisa dibeli dan dimasak di rumah.
&quot;Kita juga buat frozen food orang bisa beli paket dan masak di rumah dan bersih,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
