<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bus AKAP Masih Dilarang Keluar Masuk Jabodetabek, Bagaimana dengan Angkot Cs?</title><description>Pelayanan angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek tetap beroperasi normal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/01/320/2222760/bus-akap-masih-dilarang-keluar-masuk-jabodetabek-bagaimana-dengan-angkot-cs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/01/320/2222760/bus-akap-masih-dilarang-keluar-masuk-jabodetabek-bagaimana-dengan-angkot-cs"/><item><title>Bus AKAP Masih Dilarang Keluar Masuk Jabodetabek, Bagaimana dengan Angkot Cs?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/01/320/2222760/bus-akap-masih-dilarang-keluar-masuk-jabodetabek-bagaimana-dengan-angkot-cs</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/01/320/2222760/bus-akap-masih-dilarang-keluar-masuk-jabodetabek-bagaimana-dengan-angkot-cs</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2020 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/01/320/2222760/bus-akap-masih-dilarang-keluar-masuk-jabodetabek-bagaimana-dengan-angkot-cs-pOqcaQz2jT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/01/320/2222760/bus-akap-masih-dilarang-keluar-masuk-jabodetabek-bagaimana-dengan-angkot-cs-pOqcaQz2jT.jpg</image><title>Bus (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengelola Transprotasi Jabodetabek (BPJT) Kementerian Perhubungan memastikan pelayanan angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek tetap beroperasi normal. Meskipun masa penghentian sementara pelayanan bus antara kota antar provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal di Wilayah Jabodetabek hingga 7 Juni 2020.
Baca Juga: Penghentian Layanan Bus AKAP dan AKDP Diperpanjang hingga 7 Juni 2020
Kepala BPTJ Polana Pramesti mengatakan operasional angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek masih tetap beroperasi sejak 24 April hingga 25 Mei lalu. Meskipun, jam operasional dari angkutan tersebut dibatasi.
&quot;Penghentian operasi pelayanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek,&quot; ujarnya mengutip keterangan tertulis, Senin (1/6/2020).
Baca Juga: Pelayanan Bus AKAP dan AKDP di Jabodetabek Dihentikan
Menurut Polana, ada beberapa terminal yang masih terdapat permintaan layanan untuk angkutan perkotaan dan angkutan lintas wilayah dalam Jabodetabek. Misalnya, terminal Baranangsiang di Bogor.
Namun rata-rata penumpang yang dilayani setiap harinya masih relatif rendah. Mengingat selama 24 April hingga 25 Mei, setiap hari rata-rata melayani kurang lebih 77 penumpang saja.Kemudian ada juga Terminal Pulogebang dengan rata-rata 34 penumpang  per hari. Lalu ada Terminal Tanjung Priok 86 Penumpang per harinya.
Selanjutnya, ada Terminal Kalideres sejumlah 246 penumpang setiap  harinya. Dan yang terakhir adalah Terminal Kampung Rambutan yang realtif  tinggi dibandingkan yang lainnya
Angka penumpang per hari yang dilayani di terminal ini  mencapairata-rata 1.036 penumpang per hari. Sementara  untuk Terminal  Bekasi rata-rata setiap harinya melayani sebanyak 12 penumpang per hari.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengelola Transprotasi Jabodetabek (BPJT) Kementerian Perhubungan memastikan pelayanan angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek tetap beroperasi normal. Meskipun masa penghentian sementara pelayanan bus antara kota antar provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal di Wilayah Jabodetabek hingga 7 Juni 2020.
Baca Juga: Penghentian Layanan Bus AKAP dan AKDP Diperpanjang hingga 7 Juni 2020
Kepala BPTJ Polana Pramesti mengatakan operasional angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek masih tetap beroperasi sejak 24 April hingga 25 Mei lalu. Meskipun, jam operasional dari angkutan tersebut dibatasi.
&quot;Penghentian operasi pelayanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek,&quot; ujarnya mengutip keterangan tertulis, Senin (1/6/2020).
Baca Juga: Pelayanan Bus AKAP dan AKDP di Jabodetabek Dihentikan
Menurut Polana, ada beberapa terminal yang masih terdapat permintaan layanan untuk angkutan perkotaan dan angkutan lintas wilayah dalam Jabodetabek. Misalnya, terminal Baranangsiang di Bogor.
Namun rata-rata penumpang yang dilayani setiap harinya masih relatif rendah. Mengingat selama 24 April hingga 25 Mei, setiap hari rata-rata melayani kurang lebih 77 penumpang saja.Kemudian ada juga Terminal Pulogebang dengan rata-rata 34 penumpang  per hari. Lalu ada Terminal Tanjung Priok 86 Penumpang per harinya.
Selanjutnya, ada Terminal Kalideres sejumlah 246 penumpang setiap  harinya. Dan yang terakhir adalah Terminal Kampung Rambutan yang realtif  tinggi dibandingkan yang lainnya
Angka penumpang per hari yang dilayani di terminal ini  mencapairata-rata 1.036 penumpang per hari. Sementara  untuk Terminal  Bekasi rata-rata setiap harinya melayani sebanyak 12 penumpang per hari.</content:encoded></item></channel></rss>
