<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Progres Pembangunan Rusun Pasar Jumat Capai 88,12%</title><description>Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/01/470/2222719/progres-pembangunan-rusun-pasar-jumat-capai-88-12</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/01/470/2222719/progres-pembangunan-rusun-pasar-jumat-capai-88-12"/><item><title>Progres Pembangunan Rusun Pasar Jumat Capai 88,12%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/01/470/2222719/progres-pembangunan-rusun-pasar-jumat-capai-88-12</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/01/470/2222719/progres-pembangunan-rusun-pasar-jumat-capai-88-12</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2020 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Fajriah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/01/470/2222719/progres-pembangunan-rusun-pasar-jumat-capai-88-12-H4IdsZgEbq.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rusunawa (Foto: Kementerian PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/01/470/2222719/progres-pembangunan-rusun-pasar-jumat-capai-88-12-H4IdsZgEbq.jpeg</image><title>Rusunawa (Foto: Kementerian PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan infrastruktur perumahan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Setelah menyelesaikan Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), di DKI Jakarta juga tengah dibangun Rusun Tingkat Tinggi Pasar Jumat terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat ini progres konstruksinya telah mencapai 88,12%.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rusun di samping untuk MBR, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri. Diharapkan dengan penyediaan hunian yang layak berupa rusun dapat memberikan kontribusi nyata bagi produktivitas masyarakat dalam bekerja, sekaligus sebagai persiapan menghadapi tatanan baru (new normal).
Baca Juga:&amp;nbsp;Listrik, Gas hingga Internet Tersambung ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet
Melansir laman Kementerian PUPR, Senin (1/6/2020), Rusun Pasar Jumat berdiri di atas lahan seluas 5.300 meter persegi berada di Komplek Perumahan Kementerian PUPR yang tidak jauh dari Stasiun moda transportasi berbasis rel Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu di Lebak Bulus, Jakarta. Kehadiran Rusun berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang lokasinya dekat dengan transportasi publik diharapkan memberikan nilai efisiensi tinggi bagi masyarakat perkotaan, khususnya para ASN.
Diharapkan konsep hunian terintegrasi ini dapat lebih banyak dikembangkan di kota-kota besar lainnya di Indonesia, sehingga dapat menurunkan angka backlog pemilikan dan penghunian rumah sekaligus meningkatkan kualitas hunian yang layak.
Baca Juga:&amp;nbsp;PLN Pasok Daya listrik hingga 11.080 Kva untuk Wisma Atlet Kemayoran
Luas bangunan utama Rusun Pasar Jumat sekitar 2.800 meter persegi terdiri dari 18 lantai yakni 16 lantai untuk hunian sebanyak 460 unit dan 2 lantai untuk fasilitas bermain anak dan fasilitas umum yang berada di lantai 1 dan 2.
Untuk menambah kenyamanan penghuni, setiap unit pada Rusun Pasar Jumat didesain dengan tipe 36 yang dilengkapi dengan fasilitas 1 kamar utama, 1 kamar anak, ruang tamu, kamar mandi shower dan toilet duduk, dan ruang jemur pakaian dengan daya listrik 2.200 KWh.Pembangunan Pasar Jumat menerapkan sistem teknologi beton ringan  precast lantai dan dinding. Untuk precast pada lantai menggunakan Hollow  Core Slab (HCS) dan untuk precast pada dinding menggunakan Lightweight  Cement Wall (LCW) sebagai wujud kemajuan teknologi konstruksi di  Indonesia.
LCW merupakan salah satu inovasi material beton ringan dan sangat  efisien dari sisi waktu kerja dengan kualitas kedap suara, tahan api,  dan tes beban yang cukup banyak. Sementara HCS sebagai salah satu  terobosan dalam konstruksi lantai beton untuk bangunan bertingkat yang  menggunakan sistem prategang dimana kabel ditarik terlebih dahulu pada  suatu dudukan khusus yang telah disiapkan dan kemudian dilakukan  pengecoran.
Sebelumnya Kementerian PUPR melalui Ditjen Perumahan telah  menyelesaikan pembangunan Rusunawa Pasar Rumput dengan 25 lantai  sebanyak tiga tower. Rusunawa ini menggunakan konsep mixed use atau  penggunaan campuran antara hunian, komersial, dan pasar. Untuk bagian  bawah Rusunawa dimanfaatkan sebagai pasar, sedangkan di bagian atas  dibangun unit hunian tempat tinggal beserta prasarana pendidikan untuk  anak-anak.
Rusunawa Pasar Rumput dibangun sejak tahun 2016 memiliki jumlah unit  hunian sebanyak 1.984 unit dan 1.314 kios. Lokasi Rusunawa tidak jauh  dari Terminal Manggarai yang juga bertujuan untuk mengintegrasikan  hunian layak dengan transportasi publik.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan infrastruktur perumahan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Setelah menyelesaikan Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), di DKI Jakarta juga tengah dibangun Rusun Tingkat Tinggi Pasar Jumat terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat ini progres konstruksinya telah mencapai 88,12%.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rusun di samping untuk MBR, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri. Diharapkan dengan penyediaan hunian yang layak berupa rusun dapat memberikan kontribusi nyata bagi produktivitas masyarakat dalam bekerja, sekaligus sebagai persiapan menghadapi tatanan baru (new normal).
Baca Juga:&amp;nbsp;Listrik, Gas hingga Internet Tersambung ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet
Melansir laman Kementerian PUPR, Senin (1/6/2020), Rusun Pasar Jumat berdiri di atas lahan seluas 5.300 meter persegi berada di Komplek Perumahan Kementerian PUPR yang tidak jauh dari Stasiun moda transportasi berbasis rel Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu di Lebak Bulus, Jakarta. Kehadiran Rusun berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang lokasinya dekat dengan transportasi publik diharapkan memberikan nilai efisiensi tinggi bagi masyarakat perkotaan, khususnya para ASN.
Diharapkan konsep hunian terintegrasi ini dapat lebih banyak dikembangkan di kota-kota besar lainnya di Indonesia, sehingga dapat menurunkan angka backlog pemilikan dan penghunian rumah sekaligus meningkatkan kualitas hunian yang layak.
Baca Juga:&amp;nbsp;PLN Pasok Daya listrik hingga 11.080 Kva untuk Wisma Atlet Kemayoran
Luas bangunan utama Rusun Pasar Jumat sekitar 2.800 meter persegi terdiri dari 18 lantai yakni 16 lantai untuk hunian sebanyak 460 unit dan 2 lantai untuk fasilitas bermain anak dan fasilitas umum yang berada di lantai 1 dan 2.
Untuk menambah kenyamanan penghuni, setiap unit pada Rusun Pasar Jumat didesain dengan tipe 36 yang dilengkapi dengan fasilitas 1 kamar utama, 1 kamar anak, ruang tamu, kamar mandi shower dan toilet duduk, dan ruang jemur pakaian dengan daya listrik 2.200 KWh.Pembangunan Pasar Jumat menerapkan sistem teknologi beton ringan  precast lantai dan dinding. Untuk precast pada lantai menggunakan Hollow  Core Slab (HCS) dan untuk precast pada dinding menggunakan Lightweight  Cement Wall (LCW) sebagai wujud kemajuan teknologi konstruksi di  Indonesia.
LCW merupakan salah satu inovasi material beton ringan dan sangat  efisien dari sisi waktu kerja dengan kualitas kedap suara, tahan api,  dan tes beban yang cukup banyak. Sementara HCS sebagai salah satu  terobosan dalam konstruksi lantai beton untuk bangunan bertingkat yang  menggunakan sistem prategang dimana kabel ditarik terlebih dahulu pada  suatu dudukan khusus yang telah disiapkan dan kemudian dilakukan  pengecoran.
Sebelumnya Kementerian PUPR melalui Ditjen Perumahan telah  menyelesaikan pembangunan Rusunawa Pasar Rumput dengan 25 lantai  sebanyak tiga tower. Rusunawa ini menggunakan konsep mixed use atau  penggunaan campuran antara hunian, komersial, dan pasar. Untuk bagian  bawah Rusunawa dimanfaatkan sebagai pasar, sedangkan di bagian atas  dibangun unit hunian tempat tinggal beserta prasarana pendidikan untuk  anak-anak.
Rusunawa Pasar Rumput dibangun sejak tahun 2016 memiliki jumlah unit  hunian sebanyak 1.984 unit dan 1.314 kios. Lokasi Rusunawa tidak jauh  dari Terminal Manggarai yang juga bertujuan untuk mengintegrasikan  hunian layak dengan transportasi publik.</content:encoded></item></channel></rss>
