<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Perusahaan Farmasi Ikut Bersuara soal Kematian George Floyd</title><description>CEO Merk Kenneth Frazier mengomentari pembunuhan George Floyd.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223115/bos-perusahaan-farmasi-ikut-bersuara-soal-kematian-george-floyd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223115/bos-perusahaan-farmasi-ikut-bersuara-soal-kematian-george-floyd"/><item><title>Bos Perusahaan Farmasi Ikut Bersuara soal Kematian George Floyd</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223115/bos-perusahaan-farmasi-ikut-bersuara-soal-kematian-george-floyd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223115/bos-perusahaan-farmasi-ikut-bersuara-soal-kematian-george-floyd</guid><pubDate>Selasa 02 Juni 2020 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/02/320/2223115/bos-perusahaan-farmasi-ikut-bersuara-soal-kematian-george-floyd-0RaBEysCmo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Merck (Foto: CEO Magazine)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/02/320/2223115/bos-perusahaan-farmasi-ikut-bersuara-soal-kematian-george-floyd-0RaBEysCmo.jpg</image><title>CEO Merck (Foto: CEO Magazine)</title></images><description>JAKARTA - Bos perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS) Merck, Kenneth Frazier ikut  bersuara atas kematian tahanan kulit hitam  di tangan polisi AS. Apalagi pembunuhan Geroge Floyd menimbulkan unjuk rasa di berbagai negara bagian AS.

CEO Merk Kenneth Frazier mengatakan, apa yang terjadi pada George Floyd oleh komunitas Afrika-Amerika dilihat sebagai peristiwa di mana pria Afrika-Amerika ini diperlakukan sangat tidak manusiawi.
&amp;nbsp;
&quot;Pria Afrika-Amerika itu, bisa jadi saya, atau pria Afrika-Amerika lainnya,&quot; ujar Frazier.
&amp;nbsp;Baca juga: Bos Perusahaan Farmasi: Uji Klinis Vaksin Butuh Waktu Lama
Seperti dilansir dari Forbes, Selasa (2/6/2020), meskipun saat ini Amerika tidak lagi memiliki undang-undang yang memisahkan orang-orang berdasarkan ras. Namun fakta di lapangan cukup berbeda.
&amp;nbsp;Baca juga: Sedihnya Toko-Toko di AS, Terkena Dampak Pandemi Covid-19 hingga Penjarahan
&quot;Sesungguhnya kami masih memiliki kebiasaan, memiliki kepercayaan, dan kami masih memiliki kebijakan dan praktik yang mengarah pada ketidakadilan,&quot; ujar Frazier.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bos perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS) Merck, Kenneth Frazier ikut  bersuara atas kematian tahanan kulit hitam  di tangan polisi AS. Apalagi pembunuhan Geroge Floyd menimbulkan unjuk rasa di berbagai negara bagian AS.

CEO Merk Kenneth Frazier mengatakan, apa yang terjadi pada George Floyd oleh komunitas Afrika-Amerika dilihat sebagai peristiwa di mana pria Afrika-Amerika ini diperlakukan sangat tidak manusiawi.
&amp;nbsp;
&quot;Pria Afrika-Amerika itu, bisa jadi saya, atau pria Afrika-Amerika lainnya,&quot; ujar Frazier.
&amp;nbsp;Baca juga: Bos Perusahaan Farmasi: Uji Klinis Vaksin Butuh Waktu Lama
Seperti dilansir dari Forbes, Selasa (2/6/2020), meskipun saat ini Amerika tidak lagi memiliki undang-undang yang memisahkan orang-orang berdasarkan ras. Namun fakta di lapangan cukup berbeda.
&amp;nbsp;Baca juga: Sedihnya Toko-Toko di AS, Terkena Dampak Pandemi Covid-19 hingga Penjarahan
&quot;Sesungguhnya kami masih memiliki kebiasaan, memiliki kepercayaan, dan kami masih memiliki kebijakan dan praktik yang mengarah pada ketidakadilan,&quot; ujar Frazier.
</content:encoded></item></channel></rss>
