<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Virus Corona buat Implementasi Sistem Kerja PNS Berbasis Digital Dipercepat</title><description>Menghadapi new normal, Aparatur Sipil Negara (ASN) akan melakukan penyesuaian pelayanan masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223483/virus-corona-buat-implementasi-sistem-kerja-pns-berbasis-digital-dipercepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223483/virus-corona-buat-implementasi-sistem-kerja-pns-berbasis-digital-dipercepat"/><item><title>Virus Corona buat Implementasi Sistem Kerja PNS Berbasis Digital Dipercepat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223483/virus-corona-buat-implementasi-sistem-kerja-pns-berbasis-digital-dipercepat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223483/virus-corona-buat-implementasi-sistem-kerja-pns-berbasis-digital-dipercepat</guid><pubDate>Selasa 02 Juni 2020 19:49 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Fajriah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/02/320/2223483/virus-corona-buat-implementasi-sistem-kerja-pns-berbasis-digital-dipercepat-DBh24XHdqA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PNS (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/02/320/2223483/virus-corona-buat-implementasi-sistem-kerja-pns-berbasis-digital-dipercepat-DBh24XHdqA.jpg</image><title>PNS (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menghadapi new normal, Aparatur Sipil Negara (ASN) akan melakukan penyesuaian pelayanan masyarakat. Salah satunya adalah dengan menerapkan sistem informasi teknologi.

Deputi Kelembagaan dan tata laksana kemenpan RB, Rini Widyantini mengatakan, penggunaan sistem informasi teknologi atau digital sudah ditekankan sejak sebelum pandemi virus Corona atau Covid-19. Namun, wabah tersebut membuat implementasi digital harus segera dipercepat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bisa WFH atau WFO, Ini Fakta-Fakta soal Sistem Kerja PNS saat New Normal
&quot;Sebelum pandemi kita dorong pemerintah berbasis digital, tapi dengan ada pandemi kita melakukan percepatan,&quot; ujarnya dalam live report di iNews, Jakarta, Selasa (2/6/2020).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8zMS8xLzEyMTM2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Akan tetapi, lanjutnya, Kemenpan RB menkaji adanya kelemahan dalam penerapan tersebut. Pasalnya, tidak semua instansi pemerintah baik pusat dan daerah infrastruktur IT-nya belum berkembang cukup baik.

 
&amp;nbsp;Baca juga: PNS Bisa Pergi Dinas ke Luar Kota dengan Sistem Kerja New Normal
&quot;Ini perlu perhatian ke kementerian yang menyiapkan infras supaya masyarakat dapat mendapatkan hak yang sama,&quot; ujarnya.

Namun, dirinya memastikan, untuk Sumber Daya Manusia (SDM) pastinya sudah siap menghadapi digitalisasi. Hal tersebut karena telah dilakukan dari beberapa tahun lalu.

&quot;SDM juga saya kira sudah siapkan secara seksama, ini kan digital sudah kkta dorong dari beberapa tahun yang lalu,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menghadapi new normal, Aparatur Sipil Negara (ASN) akan melakukan penyesuaian pelayanan masyarakat. Salah satunya adalah dengan menerapkan sistem informasi teknologi.

Deputi Kelembagaan dan tata laksana kemenpan RB, Rini Widyantini mengatakan, penggunaan sistem informasi teknologi atau digital sudah ditekankan sejak sebelum pandemi virus Corona atau Covid-19. Namun, wabah tersebut membuat implementasi digital harus segera dipercepat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bisa WFH atau WFO, Ini Fakta-Fakta soal Sistem Kerja PNS saat New Normal
&quot;Sebelum pandemi kita dorong pemerintah berbasis digital, tapi dengan ada pandemi kita melakukan percepatan,&quot; ujarnya dalam live report di iNews, Jakarta, Selasa (2/6/2020).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8zMS8xLzEyMTM2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Akan tetapi, lanjutnya, Kemenpan RB menkaji adanya kelemahan dalam penerapan tersebut. Pasalnya, tidak semua instansi pemerintah baik pusat dan daerah infrastruktur IT-nya belum berkembang cukup baik.

 
&amp;nbsp;Baca juga: PNS Bisa Pergi Dinas ke Luar Kota dengan Sistem Kerja New Normal
&quot;Ini perlu perhatian ke kementerian yang menyiapkan infras supaya masyarakat dapat mendapatkan hak yang sama,&quot; ujarnya.

Namun, dirinya memastikan, untuk Sumber Daya Manusia (SDM) pastinya sudah siap menghadapi digitalisasi. Hal tersebut karena telah dilakukan dari beberapa tahun lalu.

&quot;SDM juga saya kira sudah siapkan secara seksama, ini kan digital sudah kkta dorong dari beberapa tahun yang lalu,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
