<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Mamin Anjlok, Pengusaha Jaga Mata Rantai Pasokan di Market Place</title><description>Industri makanan dan minuman terkena dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223930/industri-mamin-anjlok-pengusaha-jaga-mata-rantai-pasokan-di-market-place</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223930/industri-mamin-anjlok-pengusaha-jaga-mata-rantai-pasokan-di-market-place"/><item><title>Industri Mamin Anjlok, Pengusaha Jaga Mata Rantai Pasokan di Market Place</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223930/industri-mamin-anjlok-pengusaha-jaga-mata-rantai-pasokan-di-market-place</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223930/industri-mamin-anjlok-pengusaha-jaga-mata-rantai-pasokan-di-market-place</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2020 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/03/320/2223930/penjualan-industri-makanan-dan-minuman-anjlok-imbas-covid-19-dUtnFtib5M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Makanan dan Minuman (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/03/320/2223930/penjualan-industri-makanan-dan-minuman-anjlok-imbas-covid-19-dUtnFtib5M.jpg</image><title>Makanan dan Minuman (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Industri makanan dan minuman terkena dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19. Pasalnya, penjualan industri makanan dan minuman mengalami penurunan.
Menurut Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman, penjualan menurun drastis akibat sektor distribusi yang terhalang. Hal ini disebabkan banyak toko, ritel, dan pasar yang ditutup. Sehingga ini juga menutup distribusi dari pabrik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Industri Makanan dan Minuman Diramal Tumbuh hingga 5%
&quot;Kami berusaha menghidupkan pemasaran secara online,&quot; ujar dia pada acara IDX Channel di Jakarta, Rabu (3/6/2020).
Kemudian, lanjut dia selain marketplace, banyak perusahaan-perusahaan anggota Gapmmi yang membuat virtual shop sendiri. Inisiatif ini untuk mengantisipasi putusnya rantai pasokan industri ke rumah tangga.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 1,3 Miliar Ton Makanan Terbuang Setiap Tahunnya di Indonesia
&quot;Tapi meski pemasaran online ini membantu, tidak serta meningkatkan penjualan secara drastis. Apabila distributor hidup, maka rantai pasok dan ekosistem ekonomi akan hidup kembali,&quot; ungkap dia.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkoordinasi dengan Gabungan Pengusaha Makan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) untuk memastikan stabilitas harga produk di pasaran jelang Lebaran.
&amp;ldquo;GAPMMI menyampaikan komitmen untuk menjaga stabilitas harga produk makanan dan minuman. Komitmen ini akan terus kami pantau,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Abdul Rochim seperti dilansir situs resmi Kemenperin. (rzy)



</description><content:encoded>JAKARTA - Industri makanan dan minuman terkena dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19. Pasalnya, penjualan industri makanan dan minuman mengalami penurunan.
Menurut Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman, penjualan menurun drastis akibat sektor distribusi yang terhalang. Hal ini disebabkan banyak toko, ritel, dan pasar yang ditutup. Sehingga ini juga menutup distribusi dari pabrik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Industri Makanan dan Minuman Diramal Tumbuh hingga 5%
&quot;Kami berusaha menghidupkan pemasaran secara online,&quot; ujar dia pada acara IDX Channel di Jakarta, Rabu (3/6/2020).
Kemudian, lanjut dia selain marketplace, banyak perusahaan-perusahaan anggota Gapmmi yang membuat virtual shop sendiri. Inisiatif ini untuk mengantisipasi putusnya rantai pasokan industri ke rumah tangga.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 1,3 Miliar Ton Makanan Terbuang Setiap Tahunnya di Indonesia
&quot;Tapi meski pemasaran online ini membantu, tidak serta meningkatkan penjualan secara drastis. Apabila distributor hidup, maka rantai pasok dan ekosistem ekonomi akan hidup kembali,&quot; ungkap dia.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkoordinasi dengan Gabungan Pengusaha Makan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) untuk memastikan stabilitas harga produk di pasaran jelang Lebaran.
&amp;ldquo;GAPMMI menyampaikan komitmen untuk menjaga stabilitas harga produk makanan dan minuman. Komitmen ini akan terus kami pantau,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Abdul Rochim seperti dilansir situs resmi Kemenperin. (rzy)



</content:encoded></item></channel></rss>
