<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerbangan Tak Sepenuhnya Kembali Normal Sampai Vaksin Covid-19 Didistribusikan di Dunia</title><description>Akibat pandemi Covid-19, ratusan negara di berbagai belahan dunia menerapkan pembatasan perjalanan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223987/penerbangan-tak-sepenuhnya-kembali-normal-sampai-vaksin-covid-19-didistribusikan-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223987/penerbangan-tak-sepenuhnya-kembali-normal-sampai-vaksin-covid-19-didistribusikan-di-dunia"/><item><title>Penerbangan Tak Sepenuhnya Kembali Normal Sampai Vaksin Covid-19 Didistribusikan di Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223987/penerbangan-tak-sepenuhnya-kembali-normal-sampai-vaksin-covid-19-didistribusikan-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223987/penerbangan-tak-sepenuhnya-kembali-normal-sampai-vaksin-covid-19-didistribusikan-di-dunia</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2020 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/03/320/2223987/penerbangan-tak-sepenuhnya-kembali-normal-sampai-vaksin-covid-19-didistribusikan-di-dunia-lU93EhFZRY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Foto: Freepik) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/03/320/2223987/penerbangan-tak-sepenuhnya-kembali-normal-sampai-vaksin-covid-19-didistribusikan-di-dunia-lU93EhFZRY.jpg</image><title>Vaksin Covid-19 (Foto: Freepik) </title></images><description>JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah menghentikan perjalanan global untuk mencegah penyebaran virus corona. Banyak pesawat mangkrak, kamar-kamar hotel kosong. Tak ada gelak tawa traveler yang biasanya membuat suasana ramai.

Akibat pandemi Covid-19, ratusan negara di berbagai belahan dunia menerapkan pembatasan perjalanan. Mereka menutup perbatasannya, sebagian atau seluruhnya.
&amp;nbsp;
Seperti dilansir dari Time, Rabu (3/6/2020), Profesor di Bidang Kesehatan Masyarakat di University of Otago, Michael Baker mengatakan, Anda dapat membayangkan belahan timur negara-negara yang benar-benar sangat sukses dalam menahan pandemi ini
Baca juga: AS dan Eropa Dinilai Belum Mampu Buka Penerbangan Lagi
&quot;Negara-negara di sana cenderung menjadi tempat yang pertama dibuka kembali,&quot; tambahnya.
Baca juga: Lockdown Dicabut, Maskapai Penerbangan Siap Buka Rute Internasional
Namun para pakar menjelaskan, perjalanan global tidak akan sepenuhnya kembali normal sampai vaksin Covid-19 dapat didistribusikan secara luas di seluruh dunia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah menghentikan perjalanan global untuk mencegah penyebaran virus corona. Banyak pesawat mangkrak, kamar-kamar hotel kosong. Tak ada gelak tawa traveler yang biasanya membuat suasana ramai.

Akibat pandemi Covid-19, ratusan negara di berbagai belahan dunia menerapkan pembatasan perjalanan. Mereka menutup perbatasannya, sebagian atau seluruhnya.
&amp;nbsp;
Seperti dilansir dari Time, Rabu (3/6/2020), Profesor di Bidang Kesehatan Masyarakat di University of Otago, Michael Baker mengatakan, Anda dapat membayangkan belahan timur negara-negara yang benar-benar sangat sukses dalam menahan pandemi ini
Baca juga: AS dan Eropa Dinilai Belum Mampu Buka Penerbangan Lagi
&quot;Negara-negara di sana cenderung menjadi tempat yang pertama dibuka kembali,&quot; tambahnya.
Baca juga: Lockdown Dicabut, Maskapai Penerbangan Siap Buka Rute Internasional
Namun para pakar menjelaskan, perjalanan global tidak akan sepenuhnya kembali normal sampai vaksin Covid-19 dapat didistribusikan secara luas di seluruh dunia.
</content:encoded></item></channel></rss>
