<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hati-Hati, Penyaluran BLT Dana Desa Diawasi Warga</title><description>Segenap proses BLT Dana Desa berprinsip dari desa, oleh desa, untuk desa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223998/hati-hati-penyaluran-blt-dana-desa-diawasi-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223998/hati-hati-penyaluran-blt-dana-desa-diawasi-warga"/><item><title>Hati-Hati, Penyaluran BLT Dana Desa Diawasi Warga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223998/hati-hati-penyaluran-blt-dana-desa-diawasi-warga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223998/hati-hati-penyaluran-blt-dana-desa-diawasi-warga</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2020 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/03/320/2223998/hati-hati-penyaluran-blt-dana-desa-diawasi-warga-btduj5Z5dd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi BLT (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/03/320/2223998/hati-hati-penyaluran-blt-dana-desa-diawasi-warga-btduj5Z5dd.jpg</image><title>Ilustrasi BLT (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tertangkapnya seorang kepala dusun (AM) dan Ef, anggota Badan Permusyawaratan Desa Banpres, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan karena berupaya memotong Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) merupakan wujud dari transparansi jaring pengaman sosial ini. Jadi peristiwa ini menunjukkan kalau sebenarnya penyaluran BLT Dana Desa diawasi warga.
&amp;ldquo;Saya sangat menyesalkan perilaku tokoh masyarakat desa ini,&amp;rdquo; kata Menteri Desa Abdul Halim Iskandar dalam keterangan persnya, Rabu, (3/6/2020).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Segenap proses BLT Dana Desa berprinsip dari  desa, oleh  desa, untuk  desa. Dengan transparansi  seluruh tahapan seperti ini, seharusnya tidak ada pihak yang berani coba-coba mengambil keuntungan pribadi karena mudah diketahui warga desa lainnya. Warga desa leluasa mengawasi secara partisipatoris, mengontrolnya, dan melaporkannya hingga kepada   yang berwajib,&amp;rdquo; terang Abdul.
&amp;nbsp;Baca juga: Bansos dan BLT Dipangkas, dari Rp600.000 Jadi Rp300.000
Di Desa Banpres, proses pengumpulan data hingga penetapannya dalam musyawarah desa dilaksanakan secara terbuka. Daftar penerima BLT Dana Desa juga ditempelkan di balai desa sehingga mudah diakses oleh warga desa.
Untuk mempercepat penyaluran BLT Dana Desa kepada keluarga miskin, lanjut Abdul, penyaluran  secara  tunai   juga  disaksikan  oleh  banyak   pihak  di  balai  desa. Dalam  berbagai kesempatan, telah  diumumkan bahwa nilai bantuan Rp 600 ribu yang diterima untuk waktu 3 bulan, yang tidak bisa disatukan atau dirapel.
&amp;nbsp;Baca juga: BLT Diperpanjang hingga September, Ini Rinciannya
&quot;Kemendesa PDTT juga terus memantau kasus ini sampai terselesaikan,&quot; ujar Abdul.</description><content:encoded>JAKARTA - Tertangkapnya seorang kepala dusun (AM) dan Ef, anggota Badan Permusyawaratan Desa Banpres, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan karena berupaya memotong Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) merupakan wujud dari transparansi jaring pengaman sosial ini. Jadi peristiwa ini menunjukkan kalau sebenarnya penyaluran BLT Dana Desa diawasi warga.
&amp;ldquo;Saya sangat menyesalkan perilaku tokoh masyarakat desa ini,&amp;rdquo; kata Menteri Desa Abdul Halim Iskandar dalam keterangan persnya, Rabu, (3/6/2020).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Segenap proses BLT Dana Desa berprinsip dari  desa, oleh  desa, untuk  desa. Dengan transparansi  seluruh tahapan seperti ini, seharusnya tidak ada pihak yang berani coba-coba mengambil keuntungan pribadi karena mudah diketahui warga desa lainnya. Warga desa leluasa mengawasi secara partisipatoris, mengontrolnya, dan melaporkannya hingga kepada   yang berwajib,&amp;rdquo; terang Abdul.
&amp;nbsp;Baca juga: Bansos dan BLT Dipangkas, dari Rp600.000 Jadi Rp300.000
Di Desa Banpres, proses pengumpulan data hingga penetapannya dalam musyawarah desa dilaksanakan secara terbuka. Daftar penerima BLT Dana Desa juga ditempelkan di balai desa sehingga mudah diakses oleh warga desa.
Untuk mempercepat penyaluran BLT Dana Desa kepada keluarga miskin, lanjut Abdul, penyaluran  secara  tunai   juga  disaksikan  oleh  banyak   pihak  di  balai  desa. Dalam  berbagai kesempatan, telah  diumumkan bahwa nilai bantuan Rp 600 ribu yang diterima untuk waktu 3 bulan, yang tidak bisa disatukan atau dirapel.
&amp;nbsp;Baca juga: BLT Diperpanjang hingga September, Ini Rinciannya
&quot;Kemendesa PDTT juga terus memantau kasus ini sampai terselesaikan,&quot; ujar Abdul.</content:encoded></item></channel></rss>
