<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Infrastruktur Dilanjutkan, Kontraktor Siap Hadapi New Normal</title><description>Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan protokol untuk menghadapi situasi new normal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/04/320/2224360/proyek-infrastruktur-dilanjutkan-kontraktor-siap-hadapi-new-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/04/320/2224360/proyek-infrastruktur-dilanjutkan-kontraktor-siap-hadapi-new-normal"/><item><title>Proyek Infrastruktur Dilanjutkan, Kontraktor Siap Hadapi New Normal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/04/320/2224360/proyek-infrastruktur-dilanjutkan-kontraktor-siap-hadapi-new-normal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/04/320/2224360/proyek-infrastruktur-dilanjutkan-kontraktor-siap-hadapi-new-normal</guid><pubDate>Kamis 04 Juni 2020 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/04/320/2224360/proyek-infrastruktur-dilanjutkan-kontraktor-siap-hadapi-new-normal-sd6mJTrCcA.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Infrastruktur (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/04/320/2224360/proyek-infrastruktur-dilanjutkan-kontraktor-siap-hadapi-new-normal-sd6mJTrCcA.jpeg</image><title>Infrastruktur (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan protokol untuk menghadapi situasi new normal. Tak terkecuali di sektor konstruksi, perusahaan BUMN karya mulai menyiapkan protokol dalam menghadapi new normal.
Apalagi pemerintah sudah memastikan bahwa seluruh proyek infrastruktur akan tetap dilanjutkan. Khususnya yang masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN) yang akan menjadi prioritas.
Baca Juga: New Normal, Maskapai Siap Buka 80 Rute Penerbangan Internasional
 
Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Lukman Hidayat mengatakan pihaknya sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk menghadapi new normal. Langkah ini sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri BUMN dalam Surat Edaran Nomor S-36/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.
&amp;ldquo;Kami sangat optimistis dapat melaksanakan new normal di lingkungan kerja PTPP,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2020).
Baca Juga: Bepergian ke Luar Jabodetabek dan Banten, Warga Tangsel Wajib Urus SIKM 
 
Manajemen berharap dengan dilaksanakannya new normal ini dapat mendorong proses pemulihan ekonomi Indonesia di mana tahapan pemulihan ini rencananya akan diterapkan oleh Pemerintah dalam beberapa fase,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNC8xLzEyMTM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Menurut Lukman, langkah pertama dalam menyambut new normal adalah dengan membentuk tim task force. Nantinya tim ini bertugas untuk memastikan skenario new normal bisa berjalan dengan maksimal.
Nantinya, ada beberapa skema yang disiapkan oleh perseroan. Skema ini akan dibagi menjadi empat bagian yakni  Working From Office (WFO), Working From Home (WFH), Working From Project (WFP) dan Working From Site (WFS).&amp;ldquo;Saat ini, PT PP telah bersiap menghadapi kehidupan normal baru di  lingkungan perusahaan dengan melakukan sosialisasi terhadap empat  protokol yang telah disiapkan tim Task Force kepada seluruh manajemen  dan karyawan perusahaan. Selain itu, protokol tersebut juga akan  disosialisasikan kepada pelanggan, pemasok, mitra dan stakeholders  perusahaan lainnya,&amp;rdquo; jelasnya.
Selain itu lanjutnya, dalam menghadapi new normal, PT PP juga terus  mengembangkan teknologi digital melalui platform terbaru agar dapat  mudah diakses. Menurut Lukman, teknologi menjadi hal yang sangat penting  di era new normal ini untuk mempermudah segala sesuatu termasuk dalam  menjalankan roda perekonomian.
&quot;Manajemen berharap dengan dilaksanakannya new normal ini dapat  mendorong proses pemulihan ekonomi Indonesia dimana tahapan pemulihan  ini rencananya akan diterapkan oleh Pemerintah dalam beberapa fase,&amp;rdquo;  kata Lukman.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan protokol untuk menghadapi situasi new normal. Tak terkecuali di sektor konstruksi, perusahaan BUMN karya mulai menyiapkan protokol dalam menghadapi new normal.
Apalagi pemerintah sudah memastikan bahwa seluruh proyek infrastruktur akan tetap dilanjutkan. Khususnya yang masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN) yang akan menjadi prioritas.
Baca Juga: New Normal, Maskapai Siap Buka 80 Rute Penerbangan Internasional
 
Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Lukman Hidayat mengatakan pihaknya sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk menghadapi new normal. Langkah ini sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri BUMN dalam Surat Edaran Nomor S-36/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.
&amp;ldquo;Kami sangat optimistis dapat melaksanakan new normal di lingkungan kerja PTPP,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2020).
Baca Juga: Bepergian ke Luar Jabodetabek dan Banten, Warga Tangsel Wajib Urus SIKM 
 
Manajemen berharap dengan dilaksanakannya new normal ini dapat mendorong proses pemulihan ekonomi Indonesia di mana tahapan pemulihan ini rencananya akan diterapkan oleh Pemerintah dalam beberapa fase,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNC8xLzEyMTM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Menurut Lukman, langkah pertama dalam menyambut new normal adalah dengan membentuk tim task force. Nantinya tim ini bertugas untuk memastikan skenario new normal bisa berjalan dengan maksimal.
Nantinya, ada beberapa skema yang disiapkan oleh perseroan. Skema ini akan dibagi menjadi empat bagian yakni  Working From Office (WFO), Working From Home (WFH), Working From Project (WFP) dan Working From Site (WFS).&amp;ldquo;Saat ini, PT PP telah bersiap menghadapi kehidupan normal baru di  lingkungan perusahaan dengan melakukan sosialisasi terhadap empat  protokol yang telah disiapkan tim Task Force kepada seluruh manajemen  dan karyawan perusahaan. Selain itu, protokol tersebut juga akan  disosialisasikan kepada pelanggan, pemasok, mitra dan stakeholders  perusahaan lainnya,&amp;rdquo; jelasnya.
Selain itu lanjutnya, dalam menghadapi new normal, PT PP juga terus  mengembangkan teknologi digital melalui platform terbaru agar dapat  mudah diakses. Menurut Lukman, teknologi menjadi hal yang sangat penting  di era new normal ini untuk mempermudah segala sesuatu termasuk dalam  menjalankan roda perekonomian.
&quot;Manajemen berharap dengan dilaksanakannya new normal ini dapat  mendorong proses pemulihan ekonomi Indonesia dimana tahapan pemulihan  ini rencananya akan diterapkan oleh Pemerintah dalam beberapa fase,&amp;rdquo;  kata Lukman.</content:encoded></item></channel></rss>
