<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Kerusuhan soal Kematian George Floyd, Ritel Tutup hingga Dijarah</title><description>George Floyd, seorang pria kulit hitam meninggal dunia saat ditahan  polisi. Hal ini berujung unjuk rasa hingga kerusuhan di Amerika Serikat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225645/fakta-kerusuhan-soal-kematian-george-floyd-ritel-tutup-hingga-dijarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225645/fakta-kerusuhan-soal-kematian-george-floyd-ritel-tutup-hingga-dijarah"/><item><title>Fakta Kerusuhan soal Kematian George Floyd, Ritel Tutup hingga Dijarah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225645/fakta-kerusuhan-soal-kematian-george-floyd-ritel-tutup-hingga-dijarah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225645/fakta-kerusuhan-soal-kematian-george-floyd-ritel-tutup-hingga-dijarah</guid><pubDate>Minggu 07 Juni 2020 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/06/320/2225645/fakta-kerusuhan-soal-kematian-george-floyd-ritel-tutup-hingga-dijarah-QZ9Ss12yGL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ritel (reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/06/320/2225645/fakta-kerusuhan-soal-kematian-george-floyd-ritel-tutup-hingga-dijarah-QZ9Ss12yGL.jpg</image><title>Ritel (reuters)</title></images><description>JAKARTA - George Floyd, seorang pria kulit hitam meninggal dunia saat ditahan polisi. Hal ini berujung unjuk rasa hingga kerusuhan di Amerika Serikat.

Namun sayang unjuk yang bermulai damai jadi penuh kekerasan. Bahkan hingga merusak banyak toko dan menjarah barang-barangnya.

Berikut dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (7/6/2020), berikut fakta-fakta penjarahan toko ritel di AS:
 
&amp;nbsp;Baca juga: Amazon Hapus Pesan Rasis yang Terpampang di Beberapa Daftar Produk
 
1. Penjarahan di Toko Ritel

Unjuk rasa yang berubah jadi penjarahan terjadi di New York, Chicago, Los Angeles. Di Los Angeles sendiri, penjarahan terjadi di toko pakaian Alexander McQueen di Rodeo Drive.

Sedangkan toko Gucci ditandai dengan slogan grafiti berbunyi, &quot;Ganyang orang kaya.&quot; Benar-benar kerusuhan mirip kerusuhan 98 di Indonesia akibat kesenjangan ekonomi dan sosial.

Sementara di Grove Shopping Centre di dekatnya, yang menampung 51 toko kelas atas, Nordstrom, Ray Ban, dan Apple dibobol.

 
2. Ritel Tutup Gerainya

Target Corporation dan Walmart mengatakan bahwa mereka menutup seluruh toko-toko di Amerika Serikat karena perusahaan ritel sudah terguncang imbas lockdown karena pandemi virus corona.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kerusuhan di AS Picu Kemerosotan Harga Minyak Dunia
Ditambah demonstrasi yang dilakukan oleh warga di banyak kota di Amerika Serikat karena kematian George Floyd yang berujung pada penjarahan toko.

 
3. Apple Inc Tutup Gerai di Pusat Kerusuhan AS

Apple Inc mengatakan dalam pernyataan email bahwa mereka juga telah memutuskan untuk menutup sejumlah toko di AS pada hari Minggu. Perusahaan tidak merinci berapa banyak toko yang tutup, atau apakah penutupan akan diperpanjang.

Kekerasan itu menyebar luas, dan Target yang bermarkas di Minnesota mengatakan mereka menutup atau membatasi jam di lebih dari 200 toko. Itu tidak menentukan berapa lama penutupan akan berlangsung.

Perusahaan mengatakan bahwa mereka mulai menimbun toko Lake Street di Minneapolis, dekat tempat Floyd dibunuh, demi keselamatan dan memulai upaya pemulihan. Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berencana untuk membuka kembali toko akhir tahun ini.

 
4. Amazon Masih Pantau Pergerakan Kerusuhan

Pengecer online Amazon mengatakan sedang memantau situasi dengan cermat. &quot;Di beberapa kota, kami telah menyesuaikan rute atau mengurangi operasi pengiriman tipikal untuk memastikan keamanan tim kami,&quot; kata perusahaan itu dalam pernyataan emailnya.

 
5. Apple Buat Gebrakan soal Penjarahan Gerainya

Unjuk rasa akibat kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam saat ditahan polisi terus berlanjut. Namun sayang unjuk yang bermula damai jadi penuh kekerasan.

Bahkan unjuk rasa berubah hingga merusak banyak toko dan menjarah barang-barangnya. Toko-toko Apple termasuk salah satu toko yang dijarah.

Para penjarah mengambil produk-produk Apple. Namun Apple, tidak tinggal diam. Apple akan melacak siapapun yang mencuri iPhone-nya lewat teknologinya.

Bahkan Apple mengirimkan pesan kepada para penjarah produknya. Sehingga saat penjarah menghidupkan perangkat baru curian mereka. Maka mereka akan membaca pesan, &quot;Perangkat ini telah dinonaktifkan dan dilacak. Otoritas setempat akan disiagakan.&quot;</description><content:encoded>JAKARTA - George Floyd, seorang pria kulit hitam meninggal dunia saat ditahan polisi. Hal ini berujung unjuk rasa hingga kerusuhan di Amerika Serikat.

Namun sayang unjuk yang bermulai damai jadi penuh kekerasan. Bahkan hingga merusak banyak toko dan menjarah barang-barangnya.

Berikut dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (7/6/2020), berikut fakta-fakta penjarahan toko ritel di AS:
 
&amp;nbsp;Baca juga: Amazon Hapus Pesan Rasis yang Terpampang di Beberapa Daftar Produk
 
1. Penjarahan di Toko Ritel

Unjuk rasa yang berubah jadi penjarahan terjadi di New York, Chicago, Los Angeles. Di Los Angeles sendiri, penjarahan terjadi di toko pakaian Alexander McQueen di Rodeo Drive.

Sedangkan toko Gucci ditandai dengan slogan grafiti berbunyi, &quot;Ganyang orang kaya.&quot; Benar-benar kerusuhan mirip kerusuhan 98 di Indonesia akibat kesenjangan ekonomi dan sosial.

Sementara di Grove Shopping Centre di dekatnya, yang menampung 51 toko kelas atas, Nordstrom, Ray Ban, dan Apple dibobol.

 
2. Ritel Tutup Gerainya

Target Corporation dan Walmart mengatakan bahwa mereka menutup seluruh toko-toko di Amerika Serikat karena perusahaan ritel sudah terguncang imbas lockdown karena pandemi virus corona.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kerusuhan di AS Picu Kemerosotan Harga Minyak Dunia
Ditambah demonstrasi yang dilakukan oleh warga di banyak kota di Amerika Serikat karena kematian George Floyd yang berujung pada penjarahan toko.

 
3. Apple Inc Tutup Gerai di Pusat Kerusuhan AS

Apple Inc mengatakan dalam pernyataan email bahwa mereka juga telah memutuskan untuk menutup sejumlah toko di AS pada hari Minggu. Perusahaan tidak merinci berapa banyak toko yang tutup, atau apakah penutupan akan diperpanjang.

Kekerasan itu menyebar luas, dan Target yang bermarkas di Minnesota mengatakan mereka menutup atau membatasi jam di lebih dari 200 toko. Itu tidak menentukan berapa lama penutupan akan berlangsung.

Perusahaan mengatakan bahwa mereka mulai menimbun toko Lake Street di Minneapolis, dekat tempat Floyd dibunuh, demi keselamatan dan memulai upaya pemulihan. Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berencana untuk membuka kembali toko akhir tahun ini.

 
4. Amazon Masih Pantau Pergerakan Kerusuhan

Pengecer online Amazon mengatakan sedang memantau situasi dengan cermat. &quot;Di beberapa kota, kami telah menyesuaikan rute atau mengurangi operasi pengiriman tipikal untuk memastikan keamanan tim kami,&quot; kata perusahaan itu dalam pernyataan emailnya.

 
5. Apple Buat Gebrakan soal Penjarahan Gerainya

Unjuk rasa akibat kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam saat ditahan polisi terus berlanjut. Namun sayang unjuk yang bermula damai jadi penuh kekerasan.

Bahkan unjuk rasa berubah hingga merusak banyak toko dan menjarah barang-barangnya. Toko-toko Apple termasuk salah satu toko yang dijarah.

Para penjarah mengambil produk-produk Apple. Namun Apple, tidak tinggal diam. Apple akan melacak siapapun yang mencuri iPhone-nya lewat teknologinya.

Bahkan Apple mengirimkan pesan kepada para penjarah produknya. Sehingga saat penjarah menghidupkan perangkat baru curian mereka. Maka mereka akan membaca pesan, &quot;Perangkat ini telah dinonaktifkan dan dilacak. Otoritas setempat akan disiagakan.&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
