<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSBB Transisi, Karyawan Mal Terancam Dikurangi 50% Akibat Covid-19</title><description>Secara logika saja bila pengunjungnya berkurang maka tentunya pendapatan akan berkurang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225801/psbb-transisi-karyawan-mal-terancam-dikurangi-50-akibat-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225801/psbb-transisi-karyawan-mal-terancam-dikurangi-50-akibat-covid-19"/><item><title>PSBB Transisi, Karyawan Mal Terancam Dikurangi 50% Akibat Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225801/psbb-transisi-karyawan-mal-terancam-dikurangi-50-akibat-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225801/psbb-transisi-karyawan-mal-terancam-dikurangi-50-akibat-covid-19</guid><pubDate>Minggu 07 Juni 2020 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/07/320/2225801/psbb-transisi-karyawan-mal-terancam-dikurangi-50-akibat-mp4l9v7EYc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">New Normal di Mal. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/07/320/2225801/psbb-transisi-karyawan-mal-terancam-dikurangi-50-akibat-mp4l9v7EYc.jpg</image><title>New Normal di Mal. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengungkap dampaknya bila pengunjung mal dibatasi hanya 50%. Sebagaimana instruksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membatasi 50% kapasitas setiap tempat.
Ketua APPBI Ellen Hidayat mengatakan, secara logika saja bila pengunjungnya berkurang maka tentunya pendapatan akan berkurang. Karena pendapatan para tenant adalah dari traffic pengunjung.
Baca Juga: Cara Pengelola Mal Batasi Pengunjung 50%
&quot;Demikian pula jumlah karyawan juga akan berkurang sekitar 50% pada tahap awal dibukanya pusat belanja,&quot; ujarnya, dalam keterangannya, Minggu (7/6/2020).

Dia pun mencontohkan, sebuah pusat belanja dengan luas 65.000 m2 akan menyerap tenaga kerja dari para retailer/tenant dan juga karyawan pusat belanja beserta outsourcingnya sebanyak kurang lebih 3.500 karyawan.
Baca Juga: Mal Buka 15 Juni, Pembayaran Wajib Cashless
Saat transisi tahap 1 ini , maka daya serap karyawan paling banyak juga sekitar 50%, artinya ada sekitar 50% karyawan yang harus bersabar untuk dipekerjakan kembali bilamana keadaan sudah membaik.&quot;Ini butuh waktu juga,&quot; ujarnya.
Dia mengatakan, dampak keganasan Covid-19 menimpa semua lini bisnis  termasuk pengelola pusat belanja, di mana secara finansial kedua pihak  baik pengelola mal maupun tenant juga tidak mendapatkan income sama  sekali dan berakhir juga dengan pengurangan tenaga kerja, di mana banyak  bisnis lainnya yang terkait dengan pusat belanja juga tidak bergerak.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengungkap dampaknya bila pengunjung mal dibatasi hanya 50%. Sebagaimana instruksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membatasi 50% kapasitas setiap tempat.
Ketua APPBI Ellen Hidayat mengatakan, secara logika saja bila pengunjungnya berkurang maka tentunya pendapatan akan berkurang. Karena pendapatan para tenant adalah dari traffic pengunjung.
Baca Juga: Cara Pengelola Mal Batasi Pengunjung 50%
&quot;Demikian pula jumlah karyawan juga akan berkurang sekitar 50% pada tahap awal dibukanya pusat belanja,&quot; ujarnya, dalam keterangannya, Minggu (7/6/2020).

Dia pun mencontohkan, sebuah pusat belanja dengan luas 65.000 m2 akan menyerap tenaga kerja dari para retailer/tenant dan juga karyawan pusat belanja beserta outsourcingnya sebanyak kurang lebih 3.500 karyawan.
Baca Juga: Mal Buka 15 Juni, Pembayaran Wajib Cashless
Saat transisi tahap 1 ini , maka daya serap karyawan paling banyak juga sekitar 50%, artinya ada sekitar 50% karyawan yang harus bersabar untuk dipekerjakan kembali bilamana keadaan sudah membaik.&quot;Ini butuh waktu juga,&quot; ujarnya.
Dia mengatakan, dampak keganasan Covid-19 menimpa semua lini bisnis  termasuk pengelola pusat belanja, di mana secara finansial kedua pihak  baik pengelola mal maupun tenant juga tidak mendapatkan income sama  sekali dan berakhir juga dengan pengurangan tenaga kerja, di mana banyak  bisnis lainnya yang terkait dengan pusat belanja juga tidak bergerak.</content:encoded></item></channel></rss>
