<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meski Menguat, Dolar AS Masih di Bawah Rp14.000</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah pada perdagangan pagi ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/08/278/2226085/meski-menguat-dolar-as-masih-di-bawah-rp14-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/08/278/2226085/meski-menguat-dolar-as-masih-di-bawah-rp14-000"/><item><title>Meski Menguat, Dolar AS Masih di Bawah Rp14.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/08/278/2226085/meski-menguat-dolar-as-masih-di-bawah-rp14-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/08/278/2226085/meski-menguat-dolar-as-masih-di-bawah-rp14-000</guid><pubDate>Senin 08 Juni 2020 09:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/08/278/2226085/meski-menguat-dolar-as-masih-di-bawah-rp14-000-48oFj1wbCa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah Melemah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/08/278/2226085/meski-menguat-dolar-as-masih-di-bawah-rp14-000-48oFj1wbCa.jpg</image><title>Rupiah Melemah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah pada perdagangan pagi ini. Rupiah kembali ke level Rp13.900-an per USD.

Mengutip Bloomberg Dollar Index, Senin  (8/6/2020) pukul 09.26 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 32,5 poin atau 0,23% ke level Rp13.910 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.872-Rp14.910 per USD.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terus Menguat, Rupiah Ditutup di Level Rp13.877/USD&amp;nbsp;
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat Rupiah bergerak ke Rp14.096 per USD. Dalam pergerakannya, Rupiah berada di level Rp14.096-Rp14.096 per USD.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry warjiyo mengatakan, Rupiah masih undervalue. Bahkan akan terus berpotensi menguat.

&quot;Ke depannya Rupiah masih berpotensi menguat,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Jumat 5 Juni 2020.
Baca Juga: Menguat ke Rp13.900/USD, Gubernur BI Beberkan Indikator Penopang Rupiah

Dirinya menjelaskan, Rupiah yang masih undervalue dan berpotensi menguat setelah melihat dari indikator premi risikonya. Di mana, premi risikonya sudah menurun namun masih belum kembali seperti sebelum wabah virus Corona atau Covid-19.

&quot;Indikator premi risiko yang saya sebut CDS (credit default swap) itu sekarang kurang lebih 126,&quot; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/05/19/64115/326303_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sore Ini Rupiah Ditutup Menguat Rp14.770 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah pada perdagangan pagi ini. Rupiah kembali ke level Rp13.900-an per USD.

Mengutip Bloomberg Dollar Index, Senin  (8/6/2020) pukul 09.26 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 32,5 poin atau 0,23% ke level Rp13.910 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.872-Rp14.910 per USD.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terus Menguat, Rupiah Ditutup di Level Rp13.877/USD&amp;nbsp;
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat Rupiah bergerak ke Rp14.096 per USD. Dalam pergerakannya, Rupiah berada di level Rp14.096-Rp14.096 per USD.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry warjiyo mengatakan, Rupiah masih undervalue. Bahkan akan terus berpotensi menguat.

&quot;Ke depannya Rupiah masih berpotensi menguat,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Jumat 5 Juni 2020.
Baca Juga: Menguat ke Rp13.900/USD, Gubernur BI Beberkan Indikator Penopang Rupiah

Dirinya menjelaskan, Rupiah yang masih undervalue dan berpotensi menguat setelah melihat dari indikator premi risikonya. Di mana, premi risikonya sudah menurun namun masih belum kembali seperti sebelum wabah virus Corona atau Covid-19.

&quot;Indikator premi risiko yang saya sebut CDS (credit default swap) itu sekarang kurang lebih 126,&quot; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/05/19/64115/326303_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sore Ini Rupiah Ditutup Menguat Rp14.770 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
