<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPPU 'Pelototi' Dugaan Pelanggaran Tender Pengadaan Bantuan Covid-19</title><description>KPPU Republik Indonesia ikut mengawasi pelaksanaan tender bantuan yang  untuk masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/10/320/2227343/kppu-pelototi-dugaan-pelanggaran-tender-pengadaan-bantuan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/10/320/2227343/kppu-pelototi-dugaan-pelanggaran-tender-pengadaan-bantuan-covid-19"/><item><title>KPPU 'Pelototi' Dugaan Pelanggaran Tender Pengadaan Bantuan Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/10/320/2227343/kppu-pelototi-dugaan-pelanggaran-tender-pengadaan-bantuan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/10/320/2227343/kppu-pelototi-dugaan-pelanggaran-tender-pengadaan-bantuan-covid-19</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2020 08:54 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/10/320/2227343/kppu-pelototi-dugaan-pelanggaran-tender-pengadaan-bantuan-covid-19-lo6OdidvL9.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/10/320/2227343/kppu-pelototi-dugaan-pelanggaran-tender-pengadaan-bantuan-covid-19-lo6OdidvL9.jpeg</image><title>Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia ikut mengawasi pelaksanaan tender bantuan yang untuk masyarakat yang terdampak Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).
Hal itu ditegaskan, Kepala Kantor Wilayah I KPPU-RI, Ramli Simanjuntak saat menggelar diskusi lewat telekonfrensi bersama para jurnalis di Medan, Selasa (9/6/2020) petang.
Baca Juga: Sepi, Bisnis Sewa Helikopter Terdampak Corona
 
&amp;ldquo;Iya tentunya kita awasi. Apalagi pengadaan barang dan jasa ini dilakukan di seluruh tingkatan, mulai dari pusat, provinsi dan kabupaten/kota,&amp;rdquo; sebut Ramli.
Saat ini, kata Ramli, pihaknya tengah mengumpulkan data-data bantuan tender pengadaan barang dan jasa untuk bantuan tersebut.
Baca Juga: Dua Sebab Lonjakan Kasus Covid-19: Penularan saat Lebaran dan Masifnya Pemeriksaan
 
&amp;ldquo;Sementara ini kita masih lakukan penelitian. Belum penyelidikan. Tapi jika nanti kita temukan ada indikasi, ya bisa saja langsung kita lakukan penyelidikan,&amp;rdquo; tukasnya.
Dalam pengumpulan data-data itu, lanjut Ramli, pihaknya juga ikut mendata pengusaha yang mengikuti tender. Pihaknya juga mendalami kemungkinan adanya persekongkolan, monopoli dalam tender pengadaan bantuan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8zMC8xLzEyMTM2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita kumpulkan data-datanya. Sampai ke perusahaan-perusahaan. Berapa harga yang mereka gunakan. Semuanya indikasi yang ada kita teliti.&amp;rdquo; terangnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sendiri sudah menyiapkan dana  senilai Rp300 miliar untuk bantuan pangan kepada sekitar 1,3 juta kepala  keluarga miskin di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang terdampak  Pandemi Covid-19. Dana tersebut diperoleh dari refocusing anggaran APBD  Sumut tahun 2020.
Bantuan untuk warga miskin terdampak Covid-19 juga dianggarkan oleh  pemerintah kabupaten/kota di Sumut. Angka ratusan juta hingga miliaran  rupiah disiapkan masing-masing pemerintah kabupaten/kota untuk membantu  memenuhi kebutuhan pangan warganya.
Sedangkan pemerintah pusat, menggelontorkan dana mencapai lebih dari  Rp.400 triliun untuk menangani Pandemi Covid-19. Baik untuk kebutuhan  medis, non-medis, hingga bantuan sosial kepada masyarakat.</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia ikut mengawasi pelaksanaan tender bantuan yang untuk masyarakat yang terdampak Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).
Hal itu ditegaskan, Kepala Kantor Wilayah I KPPU-RI, Ramli Simanjuntak saat menggelar diskusi lewat telekonfrensi bersama para jurnalis di Medan, Selasa (9/6/2020) petang.
Baca Juga: Sepi, Bisnis Sewa Helikopter Terdampak Corona
 
&amp;ldquo;Iya tentunya kita awasi. Apalagi pengadaan barang dan jasa ini dilakukan di seluruh tingkatan, mulai dari pusat, provinsi dan kabupaten/kota,&amp;rdquo; sebut Ramli.
Saat ini, kata Ramli, pihaknya tengah mengumpulkan data-data bantuan tender pengadaan barang dan jasa untuk bantuan tersebut.
Baca Juga: Dua Sebab Lonjakan Kasus Covid-19: Penularan saat Lebaran dan Masifnya Pemeriksaan
 
&amp;ldquo;Sementara ini kita masih lakukan penelitian. Belum penyelidikan. Tapi jika nanti kita temukan ada indikasi, ya bisa saja langsung kita lakukan penyelidikan,&amp;rdquo; tukasnya.
Dalam pengumpulan data-data itu, lanjut Ramli, pihaknya juga ikut mendata pengusaha yang mengikuti tender. Pihaknya juga mendalami kemungkinan adanya persekongkolan, monopoli dalam tender pengadaan bantuan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8zMC8xLzEyMTM2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita kumpulkan data-datanya. Sampai ke perusahaan-perusahaan. Berapa harga yang mereka gunakan. Semuanya indikasi yang ada kita teliti.&amp;rdquo; terangnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sendiri sudah menyiapkan dana  senilai Rp300 miliar untuk bantuan pangan kepada sekitar 1,3 juta kepala  keluarga miskin di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang terdampak  Pandemi Covid-19. Dana tersebut diperoleh dari refocusing anggaran APBD  Sumut tahun 2020.
Bantuan untuk warga miskin terdampak Covid-19 juga dianggarkan oleh  pemerintah kabupaten/kota di Sumut. Angka ratusan juta hingga miliaran  rupiah disiapkan masing-masing pemerintah kabupaten/kota untuk membantu  memenuhi kebutuhan pangan warganya.
Sedangkan pemerintah pusat, menggelontorkan dana mencapai lebih dari  Rp.400 triliun untuk menangani Pandemi Covid-19. Baik untuk kebutuhan  medis, non-medis, hingga bantuan sosial kepada masyarakat.</content:encoded></item></channel></rss>
